STUDI PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO DENGAN MENGGUNAKAN 2 MACAM SISTEM PENGUKURAN, DENGAN METODE PENGGUNAAN CURRENT METER DAN PELAMPUNG DESA TAMPABULU KECAMATAN POLEANG KABUPATEN BOMBANA
ABSTRAK - Bahan bakar minyak sebagai sumber utama energi dunia saat ini mempunyai cadangan yang terbatas dengan tingkat konsumsi yang terus meningkat dari tahun ke tahun.Untuk mengatasi krisis energi yang terjadi di negara ini, maka tidak ada pilihan selain meningkatkan pemanfaatan energi alternatif sebagaimana yang dilakukan negara-negara lain, baik itu negara berkembang maupun negara maju, antara lain peningkatan pemanfaatan energi terbarukan.Maka perlu adanya dukungan mengenai hal tersebut dengan kegiatan penelitian dan perencanaan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dapat dimanfaatkan sebagai salah satu kebutuhan untuk ketahanan nasional di bidang energi, dimana masih ada masyarakat Indonesia yang belum dapat menikmati listrik yaitu di daerah terpencil, tepatnya di Desa Tampabulu, Kecamatan Poleang, KabupatenBombana, Sulawesi Tenggara. Potensi debit air di Sungai Poleang yang terukur adalah1.0143 m3/s dan besar head yang terukur yaitu 15meter. Sedangkan potensi daya listrik yang dapat dibangkitkan PLTMH adalah 91.787kW. PLTMH akan menggunakan penstock sepanjang83meter. Pemasangan instalasi listrik diutamakan pada pusat desa dan menjangkau 150KK yang terbagi dalam instalasi listrik rumah warga, fasilitas umum, dan fasilitas sosial.Kata Kunci:Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro, Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara.
Collaboration network of the authors
4 authors ·
6 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Halu Oleo
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.