Jurnal
ANALISA FAKTOR RISIKO LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU
MEDULA (JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALU OLEO) · Vol. 1 No. 1 (2015)
- ISSN
- 2443-0218, 2339-1006
- Published
- 2015-03-27
- Publisher
- Halu Oleo University
- Language
- eng
Abstract
WHO Report 2009 menyatakan bahwa Indonesia menempati peringkat kelima dari 22 negara di dunia dengan jumlah penderita TB terbanyak. Diperkirakan jumlah pasien TB di Indonesia sebanyak 0.34 sampai 0.52 juta kasus atau sekitar 5.7% dari jumlah penderita TB di dunia. Laporan P2TB Kota Kendari tahun 2011 tercatat penderita TB Paru BTA (+) sebanyak 448 kasus. Lingkungan merupakan salah satu faktor risiko yang mempengaruhi kejadian TB paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar risiko kondisi lingkungan terhadap kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Poasia tahun 2011-2012. Penelitian ini merupakan penelitian kasus kontrol dengan variabel independen yang diteliti adalah kepadatan hunian rumah, ventilasi, jenis dinding, jenis lantai rumah dan kontak serumah dengan keluarga yang menderita TB paru. Besar sampel untuk penelitian ini menggunakan total pada tahun 2011-September 2012, yaitu 68 sampel untuk kasus dan 68 sampel untuk kontrol. Analisis data untuk mengetahui besarnya risiko variabel independen dapat dilihat dari nilai Odds Ratio. Hasil analisis menunjukkan bahwa 5 variabel diperkirakan sebagai faktor risiko TB Paru, yaitu: Kepadatan hunian rumah (OR:7.756, CI 95%:3.546-16.967), ventilasi (OR:6.651, CI 95%:3.145-14.068), jenis lantai (OR:6.217, CI 95%:2.952-13.095), jenis dinding (OR:1.548, CI 95%:1.277-5.753), dan kontak serumah dengan keluarga yang TB (OR:18.962, CI 95%:2.426-148.192). Disarankan perlunya penyuluhan tentang syarat rumah sehat, perilaku hidup sehat, dan peningkatan kerja sama lintas sektoral yang lebih komprehensif dan adekuat.Kata kunci: tuberkulosis paru, faktor risiko lingkungan
Collaboration network of the authors
15 authors · 23 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Andi Selvi Yusnitasari | Affiliation unknown | 2 |
| I Putu Sudayasa | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Rizal Ardiansyah | Affiliation unknown | 1 |
| Stang Stang | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Hardianti | Affiliation unknown | 1 |
| Nur Fadhilah | Affiliation unknown | 1 |
| Jumriani Ansar | Affiliation unknown | 1 |
| Briliana Aulia Rahmah | Affiliation unknown | 1 |
| Imanuelle Tamara Audrey Siampa | Affiliation unknown | 1 |
| Rismayanti Rismayanti | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Firda Nurul Fadilah Farid | Affiliation unknown | 1 |
| Frensi Arynanti Tangki' | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.