Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

COBEK ANTIK: The Effect of Cocor Bebek Leaves Extract to Blood Sugar Level on Diabetic Model Rat

MEDULA (JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALU OLEO) · Vol. 6 No. 3 (2019)

DOI
10.46496/medula.v6i3.9654
ISSN
2443-0218, 2339-1006
Published
2019-11-28
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang dapat diolah menjadi berbagai macam obat. Salah satunya adalah cocor bebek (Kalanchoe pinnata). Kalanchoe pinnata mengandung fenol total, Flavonoid, Lycophenes dan β–Carotenes dan diketahui memiliki berbagai macam aktivitas farmakologi antara lain penyembuh luka, anti-diabetes, anti- inflamasi dan analgesik yang baik, bahkan secara empiris efektif sebagai antipiretik. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata) terhadap kadar gula darah tikus diabetes. Metode: Daun cocor bebek yang sudah dikeringkan diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Tikus yang digunakan sebanyak 15 ekor yang dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok I sebagai kontrol positif diberikan suspense glibenclamide,dan kelompok II, III, dan IV sebagai kelompok perlakuan yang diberikan suspense ekstrak etanol daun cocor bebek dengan masing-masing konsentrasi 10%, 20%, 30% b/v. Dan kelompok V sebagai kontrol negatif diberikan NaCMC 1% b/v. Hasil: Hasil penelitian berdasarkan analisis uji normalitas Shapiro-Wilk dilanjutkan dengan uji beda T berpasangan menujukkan bahwa pemberian ekstrak daun cocor bebek dengan konsentrasi 5%,10%,15% b/v dapat berpengaruh sebagai antidiabetik dan khusus untuk konsentrasi ekstrak 30% memiliki pengaruh yang lebih baik dan memiliki kemiripan dengan kelompok kontrol positif yang diberi obat glibenclamide. Simpulan: pemberian ekstrak daun cocoe bebek, berpengaruh terhadap penuruan kadar gula darah tikus model diabetik. Daun cocor bebek dapat dikembangkan menjadi produk herbal anti diabetik alias Cobek Antik. Kata kunci: antidiabetik, cocor bebek, gula darah, Kalanchoe pinnata, tikus diabetik

Collaboration network of the authors

40 authors · 86 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ershanty Rahayu Safitrinas YasinAffiliation unknown1
Lianawati LianawatiAffiliation unknown1
Siti Atikah NurjannahAffiliation unknown1
Steven RidwanAffiliation unknown1
Andi Noor KholidhaAffiliation unknown1
Parawansah ParawansahAffiliation unknown1
Misdayanti TakdirAffiliation unknown1
Amiruddin EAffiliation unknown1
Fani Nestianti Achmad YaniAffiliation unknown1
Kartika Eka PutriAffiliation unknown1
Ardina FebriantiAffiliation unknown1
Mubarak MubarakAffiliation unknown1
Tri Dian MaisyarahAffiliation unknown1
Putu Agustin KusumawatiAffiliation unknown1
Juriadi PaddoAffiliation unknown1
Yori BittikakaAffiliation unknown1
Nur Malisa SalamAffiliation unknown1
I. Sahidin I. SahidinAffiliation unknown1
Nurul Aulia Humairah HalimAffiliation unknown1
Sitti Nur Aisyah PurnamaAffiliation unknown1
La Ode Muhammad Novriyanto RuslanAffiliation unknown1
Indah KurniatiAffiliation unknown1
Asmarani AsmaraniAffiliation unknown1
Ade Ratna DewiAffiliation unknown1
Andi Noor Kholidha SAffiliation unknown1
Laode Anugrah Alhadzah EffendyAffiliation unknown1
Juminten SaiminAffiliation unknown1
Heny HastutiAffiliation unknown1
Sulastrianah SulastrianahAffiliation unknown1
Muhamad Rifki HidayatAffiliation unknown1
Sjarif SubijaktoAffiliation unknown1
Wa Ode Asfiyai SahrulAffiliation unknown1
Ratih Harlyan LawengaAffiliation unknown1
Amiruddin EsoUniversitas Halu Oleo1
Dwi PascawitasariAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/medula/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">COBEK ANTIK : The Effect of Cocor Bebek Leaves Extract to Blood Sugar Level on Diabetic Model Rat</dc:title>
	<dc:creator>Sawitri, Putu Ayu</dc:creator>
	<dc:creator>Sety Dewi, Wayan Chandra</dc:creator>
	<dc:creator>Amalia, Annisa Rizky</dc:creator>
	<dc:creator>Sudayasa, I Putu</dc:creator>
	<dc:creator>Agastia, Gayuh</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK Latar  Belakang:  Indonesia  merupakan  negara  yang  memiliki  keanekaragaman  hayati  yang dapat diolah menjadi berbagai macam obat. Salah satunya adalah cocor bebek (Kalanchoe pinnata). Kalanchoe pinnata  mengandung  fenol total, Flavonoid, Lycophenes dan  β–Carotenes dan diketahui memiliki  berbagai  macam  aktivitas  farmakologi  antara  lain  penyembuh  luka,  anti-diabetes,  anti- inflamasi dan analgesik yang baik, bahkan secara empiris efektif sebagai antipiretik. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun  cocor bebek (Kalanchoe pinnata) terhadap  kadar  gula  darah  tikus  diabetes.  Metode  :  Daun  cocor  bebek  yang  sudah  dikeringkan diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut  etanol. Tikus yang digunakan sebanyak 15 ekor yang dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok I sebagai kontrol positif diberikan suspense glibenclamide ,dan  kelompok II, III,    dan IV sebagai kelompok perlakuan  yang  diberikan  suspense ekstrak etanol daun cocor bebek dengan masing-masing konsentrasi 10%, 20%, 30% b/v. Dan kelompok V sebagai kontrol negatif diberikan  NaCMC 1% b/v. Hasil : Hasil penelitian berdasarkan analisis uji normalitas Shapiro-Wilk dilanjutkan dengan uji beda T berpasangan   menujukkan bahwa pemberian ekstrak daun cocor bebek dengan konsentrasi 5%,10%,15% b/v dapat berpengaruh sebagai antidiabetik dan khusus untuk konsentrasi ekstrak 30% memiliki pengaruh yang lebih baik dan memiliki kemiripan dengan kelompok kontrol positif yang diberi obat glibenclamide. Simpulan : pemberian ekstrak daun cocoe bebek, berpengaruh terhadap penuruan kadar gula darah tikus model diabetik. Daun cocor bebek dapat dikembangkan menjadi produk herbal anti diabetik alias Cobek Antik. Kata kunci: antidiabetik, cocor bebek, gula darah, Kalanchoe pinnata, tikus diabetik</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-11-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/medula/article/view/9654</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.46496/medula.v6i3.9654</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MEDULA (JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALU OLEO); Vol 6, No 3 (2019): Edisi Suplemen</dc:source>
	<dc:source>2443-0218</dc:source>
	<dc:source>2339-1006</dc:source>
	<dc:source>10.46496/medula.v6i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/medula/article/view/9654/6837</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 MEDULA</dc:rights>
</oai_dc:dc>