Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Lingkungan Terhadap Pengendalian Vektor Penyakit Demam Berdarah Dengue

MEDULA (JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALU OLEO) · Vol. 1 No. 1 (2015)

DOI
10.46496/medula.v1i1.186
ISSN
2443-0218, 2339-1006
Published
2015-03-27
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sampai saat ini merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang cenderung meningkat. Kejadian DBD di Kelurahan Anawai Kecamatan Wua-wua, Kendari, bulan Januari-Maret tahun 2013,sebanyak 10 kasus dengan jumlah kematian 1orang. Upaya yang dilakukan untuk mengurangi penularan penyakit DBD adalah dengan mengendalikan vektor penyakit DBD melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan lingkungan terhadap pengendalian vektor penyakit demam berdarah dengue di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua, Tahun 2013.Metode penelitian bersifat observasional analitik dengan rancangan penelitian cross-sectional study. Besar sampel penelitian 300 responden, diambil dengan menggunakan teknik stratified random sampling dan data diuji dengan Chi-Square.Hasil penelitian, terdapat hubungan antara pengetahuan kepala keluarga (ρ = 0,012), sikap kepala keluarga (ρ = 0,017), tempat perindukan nyamuk (ρ = 0,000), kebiasaan membersihkan tempat penampungan air (TPA) (ρ = 0,000) terhadap pengendalian vektor penyakit di Kelurahan Anawai Kecamatan Wua-wua,Kendari, tahun 2013.Simpulannya, terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap dan lingkungan terhadap pengendalian vektor penyakit DBD di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua tahun 2013. Kata kunci: pengendalian vektor penyakit demam berdarah dengue, pengetahuan, sikap, tempat perindukan, kebiasaan membersihkan tpa

Collaboration network of the authors

40 authors · 84 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ershanty Rahayu Safitrinas YasinAffiliation unknown1
Lianawati LianawatiAffiliation unknown1
Siti Atikah NurjannahAffiliation unknown1
Steven RidwanAffiliation unknown1
Andi Noor KholidhaAffiliation unknown1
Parawansah ParawansahAffiliation unknown1
Misdayanti TakdirAffiliation unknown1
Amiruddin EAffiliation unknown1
Fani Nestianti Achmad YaniAffiliation unknown1
Kartika Eka PutriAffiliation unknown1
Ardina FebriantiAffiliation unknown1
Mubarak MubarakAffiliation unknown1
Tri Dian MaisyarahAffiliation unknown1
Putu Agustin KusumawatiAffiliation unknown1
Juriadi PaddoAffiliation unknown1
Yori BittikakaAffiliation unknown1
Nur Malisa SalamAffiliation unknown1
I. Sahidin I. SahidinAffiliation unknown1
Nurul Aulia Humairah HalimAffiliation unknown1
Sitti Nur Aisyah PurnamaAffiliation unknown1
La Ode Muhammad Novriyanto RuslanAffiliation unknown1
Indah KurniatiAffiliation unknown1
Asmarani AsmaraniAffiliation unknown1
Ade Ratna DewiAffiliation unknown1
Andi Noor Kholidha SAffiliation unknown1
Laode Anugrah Alhadzah EffendyAffiliation unknown1
Dhilah HarfadhilahAffiliation unknown1
I Nyoman SunarkaAffiliation unknown1
Juminten SaiminAffiliation unknown1
Heny HastutiAffiliation unknown1
Sulastrianah SulastrianahAffiliation unknown1
Muhamad Rifki HidayatAffiliation unknown1
Putu Ayu SawitriAffiliation unknown1
Wayan Chandra Sety DewiAffiliation unknown1
Annisa Rizky AmaliaAffiliation unknown1
Gayuh AgastiaAffiliation unknown1
Sjarif SubijaktoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/medula/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Lingkungan Terhadap Pengendalian Vektor Penyakit Demam Berdarah Dengue</dc:title>
	<dc:creator>Ardiansyah, Muhammad Rizal</dc:creator>
	<dc:creator>Noor, Nur Nasry</dc:creator>
	<dc:creator>Sudayasa, I Putu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sampai saat ini merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang cenderung meningkat. Kejadian DBD di Kelurahan Anawai Kecamatan Wua-wua, Kendari, bulan Januari-Maret tahun 2013,sebanyak 10 kasus dengan jumlah kematian 1orang. Upaya yang dilakukan untuk mengurangi penularan penyakit DBD adalah dengan mengendalikan vektor penyakit DBD melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan lingkungan terhadap pengendalian vektor penyakit demam berdarah dengue di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua, Tahun 2013.Metode penelitian bersifat observasional analitik dengan rancangan penelitian cross-sectional study. Besar sampel penelitian 300 responden, diambil dengan menggunakan teknik stratified random sampling dan data diuji dengan Chi-Square.Hasil penelitian, terdapat hubungan antara pengetahuan kepala keluarga (ρ = 0,012), sikap kepala keluarga (ρ = 0,017), tempat perindukan nyamuk (ρ = 0,000), kebiasaan membersihkan tempat penampungan air (TPA) (ρ = 0,000) terhadap pengendalian vektor penyakit di Kelurahan Anawai Kecamatan Wua-wua,Kendari, tahun 2013.Simpulannya, terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap dan lingkungan terhadap pengendalian vektor penyakit DBD di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua tahun 2013. Kata kunci : pengendalian vektor penyakit demam berdarah dengue, pengetahuan, sikap, tempat perindukan, kebiasaan membersihkan tpa</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-03-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/medula/article/view/186</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.46496/medula.v1i1.186</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MEDULA (JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALU OLEO); Vol 1, No 1 (2013)</dc:source>
	<dc:source>2443-0218</dc:source>
	<dc:source>2339-1006</dc:source>
	<dc:source>10.46496/medula.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/medula/article/view/186/129</dc:relation>
</oai_dc:dc>