Jurnal
Uji Diagnostik dengan Menggunakan Kriteria qSOFA dalam Mendiagnosis Awal Pasien Sepsis di Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara
MEDULA (JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALU OLEO) · Vol. 8 No. 2 (2021)
- ISSN
- 2443-0218, 2339-1006
- Published
- 2021-09-14
- Publisher
- Halu Oleo University
- Language
- eng
Abstract
ABSTRAKLatar Belakang: Sepsis merupakan salah satu masalah terbesar yang memerlukan perhatian, karena merupakan penyebab utama kematian dan penyakit kritis di seluruh dunia. Pada praktiknya, penilaian sepsis dengan skor SOFA membutuhkan pemeriksaan laboratorium, dan kriteria tersebut jarang digunakan di luar ruang rawat intensif. Mempertimbangkan hal tersebut, The Sepsis-3 Task Force memperkenalkan alat identifikasi yang lebih sederhana yaitu The Quick Sequential Organ Failure Assessment atau qSOFA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas, spesifisitas, akurasi, nilai duga negatif, nilai duga positif kriteria qSOFA dalam mendiagnosis awal pasien sepsis di Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Lokasi penelitian di ruang rekam Medik Rumah Sakit Umum Bahteramas. Sampel sebanyak 72 responden yang diambil menggunakan tehnik purposive sampling dengan menggunakan analisis data tabel 2x2. Hasil: Hasil penelitian didapatkan uji diagnostik kriteria qSOFA dalam mendiagnosis awal sepsis di RSU Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki sensitivitas 55%, spesifisitas 88%, akurasi 72%, nilai duga positif 85% dan nilai duga negatif 66%. Simpulan: Kriteria qSOFA memiliki sensitifitas kurang baik, namun spesifisitas yang baik dalam mendiagnosis awal pasien sepsis di RSU Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara.Kata Kunci: Sepsis, qSOFA, Uji Diagnostik
Collaboration network of the authors
26 authors · 55 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Tien Tien | Affiliation unknown | 2 |
| Parawansah Parawansah | Affiliation unknown | 2 |
| Indriah Hafizah | Affiliation unknown | 1 |
| Rahma Wati | Affiliation unknown | 1 |
| Sapto Raharjo | Affiliation unknown | 1 |
| Agus Chahyadi | Affiliation unknown | 1 |
| Aulia Fadhilah | Affiliation unknown | 1 |
| Sjarif Subijakto | Affiliation unknown | 1 |
| I Putu Sudayasa | Affiliation unknown | 1 |
| Misdayanti Takdir | Affiliation unknown | 1 |
| Amiruddin E | Affiliation unknown | 1 |
| La Ode Muhammad Widodo | Affiliation unknown | 1 |
| Nuralifah Nuralifah | Affiliation unknown | 1 |
| Iis Ainu Rahma | Affiliation unknown | 1 |
| Mario Polo Widjaya | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Rustam | Affiliation unknown | 1 |
| Fifi Nirmala | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Pranita Aritrina | Affiliation unknown | 1 |
| Erik Veri Ramadani | Affiliation unknown | 1 |
| Junuda RAF | Affiliation unknown | 1 |
| Zida Maulina | Affiliation unknown | 1 |
| Raja Al Fath | Affiliation unknown | 1 |
| Muh. Zainsa Asfar | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.