Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Identifikasi Miskonsepsi Suhu dan Kalor pada Peserta Didik Kelas X IPA SMA Negeri 5 Kendari Menggunakan Four Tier Test Diagnostic

Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika · Vol. 7 No. 1 (2022) · pp. 26–35

DOI
10.36709/jipfi.v7i1.23466
ISSN
2715-551X, 2502-3861
Published
2022-01-26
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk:(1) mengetahui tingkat miskonsepsi yang terjadi pada peserta didik kelas X IPA SMA Negeri 5 Kendari berdasarkan sub-konsep suhu dan kalor; (2) mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadi miskonsepsi peserta didik pada kelas X IPA SMA Negeri 5 Kendari pada materi suhu dan kalor; (3) mengetahui sub konsep apa saja yang mengalami miskonsepsi peserta didik pada materi suhu dan kalor. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kelas X IPA SMA Negeri 5 Kendari yang terdiri dari 6 kelas paralel dengan jumlah siswa 216 orang.Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling sehingga diperoleh tiga kelas yaitu X IPA 1, X IPA 2 dan X IPA3. Teknikpengambilan data dilakukan dengan melakukan tes, wawancara dan dokumentasi. Analisis tes dilakukan dengan menggunakan instrumen Tes Diagnostik Empat Tingkat (Diagnostic four tier tets diagnostic). Berdasarkan data hasil analisis dan pembahasan diperoleh dari 108 peserta didik 55,59% mengalami miskonsepsi, 31,48% paham konsep, 7,69% tidak paham konsep dan 5,27% menebak. Pada sub materi suhu dan kalor secara keseluruhan mengalami miskonsepsi dengan rentang kategori sedang sampai dengan tinggi. Pada konsep kalor mengalami miskonsepsi sebesar 21,02%; Konsep suhu sebesar 56,7%; kesetimbangan termal (asas black) 56,48%; pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda sebesar 61,34%; pemuaian sebesar 46,30%; pengaruh kalor terhadap perubahan wujud benda sebesar61,42%; dan faktor-faktor yang mempengaruhi laju perpindahan kalor sebesar 56,48%.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 101 co-authorship links · 6 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Arman ArmanUniversitas Halu Oleo4
HUSEIN HUSEINUniversitas Halu Oleo3
La AgusuAffiliation unknown2
La Ode SafiuddinAffiliation unknown2
La SaharaAffiliation unknown2
Laode SafiuddinAffiliation unknown2
Saras SarasAffiliation unknown2
Nur Hasiyatin HamunduAffiliation unknown2
Sitti KasmiatiAffiliation unknown2
La Ode SaifuddinAffiliation unknown2
Mardiana NAffiliation unknown2
Muhammad AnasAffiliation unknown2
Abdul KadirUniversitas Halu Oleo1
Tahir ZulqarnainInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
JahidinUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Shaleh AssingkilyInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Mustapa AhmadAffiliation unknown1
Gunawan GunawanAffiliation unknown1
Murni NiaUniversitas Halu Oleo1
Abdullah Igo B.DAffiliation unknown1
La Ode RusmanAffiliation unknown1
Zulqarnain ZulqarnainAffiliation unknown1
Muhammad Zamrun FirihuAffiliation unknown1
Babeningsi BabeningsiAffiliation unknown1
I Nyoman SudianaAffiliation unknown1
Nursyamsi DermawatiAffiliation unknown1
La AbaUniversitas Halu Oleo1
Harsup HarsupAffiliation unknown1
Mustari MustariAffiliation unknown1
Erniwati ErniwatiAffiliation unknown1
Agus TrisnawatiAffiliation unknown1
Miftah KhairaniAffiliation unknown1
Sasdayang SasdayangAffiliation unknown1
Silfia AstutiAffiliation unknown1
Asmawati MunirUniversitas Halu Oleo1
La Maronta GalibAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIPFI/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Identifikasi Miskonsepsi Suhu dan Kalor pada Peserta Didik Kelas X IPA SMA  Negeri 5 Kendari Menggunakan Four Tier Test Diagnostic</dc:title>
	<dc:creator>Risnawati, Wa Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Takda, Amiruddin</dc:creator>
	<dc:creator>Eso, Rosliana</dc:creator>
	<dc:creator>Tahir, Tahir</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Miskonsepsi; suhu dan kalor; four-tier diagnostic test</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk:(1) mengetahui tingkat miskonsepsi yang terjadi pada peserta didik  kelas X IPA SMA Negeri 5 Kendari  berdasarkan  sub-konsep  suhu  dan  kalor;  (2) mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadi miskonsepsi peserta didik pada kelas X IPA SMA Negeri 5 Kendari pada materi suhu dan kalor; (3) mengetahui sub konsep apa saja yang mengalami miskonsepsi peserta didik pada materi suhu dan kalor. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kelas X IPA SMA Negeri 5 Kendari yang terdiri dari 6 kelas paralel dengan jumlah siswa 216 orang.Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling sehingga diperoleh tiga kelas yaitu X IPA 1, X IPA 2 dan X IPA3. Teknikpengambilan data dilakukan dengan melakukan tes, wawancara dan dokumentasi. Analisis tes dilakukan dengan menggunakan instrumen Tes Diagnostik Empat Tingkat (Diagnostic four tier tets diagnostic). Berdasarkan data hasil analisis dan pembahasan diperoleh dari 108 peserta didik 55,59% mengalami miskonsepsi, 31,48% paham konsep, 7,69% tidak paham konsep dan 5,27% menebak. Pada sub materi suhu dan kalor secara keseluruhan mengalami miskonsepsi dengan rentang  kategori  sedang sampai dengan tinggi. Pada konsep kalor mengalami miskonsepsi sebesar 21,02%; Konsep suhu sebesar 56,7%; kesetimbangan termal (asas black) 56,48%; pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda sebesar  61,34%; pemuaian sebesar 46,30%; pengaruh kalor terhadap perubahan wujud benda sebesar61,42%; dan faktor-faktor yang mempengaruhi laju perpindahan kalor sebesar 56,48%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-01-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIPFI/article/view/23466</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jipfi.v7i1.23466</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika; Vol 7, No 1 (2022): Edisi Januari 2022; 26-35</dc:source>
	<dc:source>2715-551X</dc:source>
	<dc:source>2502-3861</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIPFI/article/view/23466/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>