Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

Peramalan Butuhan Hidup Minimum Menggunakan Automatic Clustering dan Fuzzy Logical Relationship

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 3 No. 2 (2016) · pp. 94–102

DOI
10.25126/jtiik.201632202
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2016-12-15
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
en

Abstract

Kebutuhan hidup minimum (KHM) adalah standar kebutuhan seorang pekerja atau lanjang untuk dapat hidup layak secara fisik untuk kebutuhan satu bulan. Selain itu KHM berpengaruh terhadap upah minum provinsi dan kota. Oleh karena itu diperlukan suatu peramalan KHM untuk mengetahui nilai KHM di tahun yang akan datang. Peramalan ini bermanfaat untuk perusahaan dalam merencanakan keuangan perusahaan tahun depan. Dalam melakukan peramalan KHM menggunakan metode automatic clustering dan fuzzy logical relationship. Automatic clustering digunakan untuk membentuk sub-interval dari data time series yang ada. Sedangkan fuzzy logical relationship digunakan untuk melakukan peramalan KHM berdasarkan relasi fuzzy yang telah dikelompokan. Automatic clustering dapat menghasilkan cluster-cluster yang sangat baik sehingga dalam melakukan peramalan dalam fuzzy logical relationship memberikan akurasi yang tinggi. Dalam menghitung kesalahan menggunakan mean squere error (MSE), nilai kesalahan semakin berkurang ketika diterapkan automatic clustering dalam fuzzy logical relationship. Hasil peramalan memiliki nilai koefisien korelasi yang hampir mendekati satu.

Collaboration network of the authors

40 authors · 69 co-authorship links · 5 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Brawijaya
  • State University of Malang
  • Universitas Merdeka Malang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Adyan Nur AlfiyatinUniversity of Brawijaya3
Asyrofa RahmiUniversity of Brawijaya2
Syaiful AnamUniversity of Brawijaya2
Aprilia Nur FauziyahUniversity of Brawijaya2
Candra Fajri AnandaUniversity of Brawijaya2
Firnanda Al Islama Achyunda PutraUniversity of Brawijaya1
Fitri UtaminingrumUniversity of Brawijaya1
Ida WahyuniUniversity of Brawijaya1
Ervin YohannesUniversity of Brawijaya1
Hilman Nuril HadiUniversity of Brawijaya1
Rizal Setya PerdanaUniversity of Brawijaya1
Ghenniy RachmansyahUniversity of Brawijaya1
Ria FebriyanaUniversity of Brawijaya1
Vitara Nindya Putri HasanUniversity of Brawijaya1
Mohammad Zoqi SarwaniUniversity of Brawijaya1
Luthfi HidayatUniversity of Brawijaya1
Rifki Setya ArmandaUniversity of Brawijaya1
Garsinia Ely RianiUniversity of Brawijaya1
Fita Lathifatul Mu’asyarohAffiliation unknown1
Agus Wahyu WidodoUniversity of Brawijaya1
Diva KurnianingtyasUniversity of Brawijaya1
Muchammad Chandra Cahyo UtomoUniversity of Brawijaya1
Imam CholissodinUniversity of Brawijaya1
Winda CahyaningrumUniversity of Brawijaya1
Irma Lailatul KhoiriyahUniversity of Brawijaya1
Oktavianis KartikasariUniversity of Brawijaya1
Farhanna Mar’iUniversity of Brawijaya1
Cleoputri YusainyUniversity of Brawijaya1
Qoirul KotimahUniversity of Brawijaya1
Vivi Nur WijayaningrumUniversity of Brawijaya1
Gayatri Dwi SantikaUniversity of Brawijaya1
Agus NabaUniversity of Brawijaya1
Aji Prasetya WibawaState University of Malang1
Nadia Roosmalita SariUniversity of Brawijaya1
Elta SonalithaUniversitas Merdeka Malang1
Gusti Ahmad Fanshuri AlfarisyUniversity of Brawijaya1
Muhammad Halim NatsirUniversity of Brawijaya1
Gusti Eka YuliastutiUniversity of Brawijaya1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Peramalan  Butuhan Hidup Minimum Menggunakan Automatic Clustering dan Fuzzy Logical Relationship</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Anggodo, Yusuf Priyo</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mahmudy, Wayan Firdaus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id">Kebutuhan hidup minimum (KHM) adalah standar kebutuhan seorang pekerja atau lanjang untuk dapat hidup layak secara fisik untuk kebutuhan satu bulan. Selain itu KHM berpengaruh terhadap upah minum provinsi dan kota. Oleh karena itu diperlukan suatu peramalan KHM untuk mengetahui nilai KHM di tahun yang akan datang. Peramalan ini bermanfaat untuk perusahaan dalam merencanakan keuangan perusahaan tahun depan. Dalam melakukan peramalan KHM menggunakan metode automatic clustering dan fuzzy logical relationship. Automatic clustering digunakan untuk membentuk sub-interval dari data time series yang ada. Sedangkan fuzzy logical relationship digunakan untuk melakukan peramalan KHM berdasarkan relasi fuzzy yang telah dikelompokan. Automatic clustering dapat menghasilkan cluster-cluster yang sangat baik sehingga dalam melakukan peramalan dalam fuzzy logical relationship memberikan akurasi yang tinggi. Dalam menghitung kesalahan menggunakan mean squere error (MSE), nilai kesalahan semakin berkurang ketika diterapkan automatic clustering dalam fuzzy logical relationship. Hasil peramalan memiliki nilai koefisien korelasi yang hampir mendekati satu.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2016-12-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/202</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.201632202</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 3 No 2: Juni 2016; 94-102</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 3 No. 2: Juni 2016; 94-102</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.201632</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/202/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
</oai_dc:dc>