Jurnal
WORKSHOP GURU BERPRESTASI BAGI GURU SD DAN SMP LINGKUP DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA BAUBAU
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi · Vol. 1 No. 3 (2022) · pp. 276–283
Published 2022-03-25
Publisher Universitas Halu Oleo
Language eng
Abstract
Kompetensi dan profesionalisme seorang guru patut ditingkatkan karena imbasnya adalah kualitas atau mutu siswa, utamanya di era revolusi industri 4.0 yang menuntut daya saing tinggi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru adalah melalui pelaksanaan lomba guru berprestasi. Akan tetapi, berbagai kendala menyebabkan kurangnya minat para guru untuk berkompetisi dalam lomba tersebut diantaranya adalah di Kota Baubau. Oleh karena itu, tim pengabdian berupaya untuk mengatasinya melalui workshop guru berprestasi bagi guru SD dan SMP lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau. Workshop ini dilaksanakan dengan memperhatikan Juknis Guru Berprestasi SD dan SMP tahun 2019. Pada hasil workshop tersebut terlihat 21 orang guru kurang mengetahui tentang jenis karya yang dihasilkan sebagai salah satu syarat untuk menjadi guru berprestasi dan 27 orang guru kurang mengetahui tentang persyaratan pemilihan guru berprestasi. Pada akhir pelaksanaan workshop ini, kesulitan peserta dalam menyusun portofolio berkurang menjadi hanya 2 orang guru. Sementara guru yang kesulitan menulis karya tulis ilmiah berupa best practise dan PTK berkurang menjadi 11 orang, serta yang kesulitan membuat video pembelajaran berkurang menjadi 5 guru. Selain itu, guru yang kesulitan membuat PKG (Penilaian Kinerja Guru) berkurang menjadi 6 orang.
Collaboration network of the authors
23 authors ·
50 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Halu Oleo Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.
Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/anoa/oai,
first harvested 31 Okt 2026,
last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
<dc:title xml:lang="en-US">WORKSHOP GURU BERPRESTASI BAGI GURU SD DAN SMP LINGKUP DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA BAUBAU</dc:title>
<dc:creator>Harijaty, Erny</dc:creator>
<dc:creator>Masri, Fina Amalia</dc:creator>
<dc:creator>Ningsih, Nanik Indaryanti</dc:creator>
<dc:creator>Malik, Elmy Selfiana</dc:creator>
<dc:subject xml:lang="en-US">Guru Berprestasi; Guru SD dan SMP; Kota Baubau</dc:subject>
<dc:description xml:lang="en-US">Kompetensi dan profesionalisme seorang guru patut ditingkatkan karena imbasnya adalah kualitas atau mutu siswa, utamanya di era revolusi industri 4.0 yang menuntut daya saing tinggi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru adalah melalui pelaksanaan lomba guru berprestasi. Akan tetapi, berbagai kendala menyebabkan kurangnya minat para guru untuk berkompetisi dalam lomba tersebut diantaranya adalah di Kota Baubau. Oleh karena itu, tim pengabdian berupaya untuk mengatasinya melalui workshop guru berprestasi bagi guru SD dan SMP lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau. Workshop ini dilaksanakan dengan memperhatikan Juknis Guru Berprestasi SD dan SMP tahun 2019. Pada hasil workshop tersebut terlihat 21 orang guru kurang mengetahui tentang jenis karya yang dihasilkan sebagai salah satu syarat untuk menjadi guru berprestasi dan 27 orang guru kurang mengetahui tentang persyaratan pemilihan guru berprestasi. Pada akhir pelaksanaan workshop ini, kesulitan peserta dalam menyusun portofolio berkurang menjadi hanya 2 orang guru. Sementara guru yang kesulitan menulis karya tulis ilmiah berupa best practise dan PTK berkurang menjadi 11 orang, serta yang kesulitan membuat video pembelajaran berkurang menjadi 5 guru. Selain itu, guru yang kesulitan membuat PKG (Penilaian Kinerja Guru) berkurang menjadi 6 orang.</dc:description>
<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
<dc:date>2022-03-25</dc:date>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
<dc:format>application/pdf</dc:format>
<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/anoa/article/view/14014</dc:identifier>
<dc:identifier>10.52423/anoa.v1i3.14014</dc:identifier>
<dc:source xml:lang="en-US">Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi; Vol 1, No 3 (2020): Edisi Khusus; 276-283</dc:source>
<dc:source>27220516</dc:source>
<dc:source>10.52423/anoa.v1i3</dc:source>
<dc:language>eng</dc:language>
<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/anoa/article/view/14014/pdf</dc:relation>
<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 JURNAL ANOA</dc:rights>
</oai_dc:dc>
Citations and indexing
OpenAlex
Not checked
Crossref
Not checked
Cite this article
APA 7
Harijaty, E., Masri, F. A., Ningsih, N. I., & Malik, E. S. (2022). WORKSHOP GURU BERPRESTASI BAGI GURU SD DAN SMP LINGKUP DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA BAUBAU. Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi, 1(3), 276–283. https://doi.org/10.52423/anoa.v1i3.14014
Copy
IEEE
E. Harijaty, F. A. Masri, N. I. Ningsih, and E. S. Malik, “WORKSHOP GURU BERPRESTASI BAGI GURU SD DAN SMP LINGKUP DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA BAUBAU,” Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi, vol. 1, no. 3, pp. 276–283, 2022, doi: 10.52423/anoa.v1i3.14014.
Copy
Generated from the journal's metadata; check author names before use.