Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PEMBERDAYAAN KOMUNITAS NELAYAN MELALUI PEMBENTUKAN LEMBAGA EKONOMI KERAKYATAN DI DESA BAJO INDAH, KECAMATAN SOROPIA, KABUPATEN KONAWE

Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi · Vol. 1 No. 1 (2020) · pp. 36–43

DOI
10.52423/anoa.v1i01.10823
Published
2020-01-31
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Komunitas nelayan adalah kelompok masyarakat yang hidup di daerah pesisir. Streotipe yang melekat pada mereka adalah kelompok yang minim dalam peningaktan Sumber Daya Manusia (SDM). Pada konteks penghasilan, komunitas nelayan memiliki pendapatan yang dapat digolongkan dalam kelompok masyarakat sejahtera. Namun, kurangnya SDM membuat kelompok ini tidak mampu mengelola keuangan secara baik. Olehnya itu, dipandang perlu melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mengusung konsep pemberdayaan komunitas nelayan melalui pemanfaatan Lembaga Ekonomi Kerakyatan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman komunitas nelayan dalam pengeloaan keuangan dan pentingnya lembaga ekonomi kerakyatan dalam peningkatan kesejahteraan. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Bajo Indah, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Dalam upaya pemecahan masalah komunitas nelayan, maka digunakan metode Focus Goup Discussion (FGD) atau diskusi kelompok terarah untuk mengetahui permasalah serta penanganan atau penemuan solusi secara bersama. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yakni; Kesepakatan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengikuti kelas belajar informal; Meningkatnya pemahaman komunitas nelayan terhadap tata kelola kuangan rumah tangga; Komunitas nelayan secara bersama-sama menentukan potensi resource, pemanfaatanya, serta pengelolaannya; Komunitas nelayan dan pemerintah desa sepakat membentuk koperasi desa yang bersumber dari dana ADD.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 276 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Aryuni Salpiana JabarUniversitas Halu Oleo14
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo11
Syaifudin Suhri KasimUniversitas Halu Oleo11
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo10
La Ode Monto BautoUniversitas Halu Oleo10
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo10
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo8
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo7
La TarifuUniversitas Halu Oleo7
Syaifuddin S. KasimAffiliation unknown7
Sulsalman MoitaUniversitas Halu Oleo7
Harnina RidwanUniversitas Halu Oleo7
Hartina BatoaAffiliation unknown6
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo6
Jamaluddin HosUniversitas Halu Oleo6
lutfiana Nur AzizahAffiliation unknown6
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo6
Masrul MasrulUniversitas Halu Oleo5
Sirajuddin SirajuddinUniversitas Halu Oleo5
Megafirmawanti LasintaAffiliation unknown4
Sukmawati AbdullahAffiliation unknown4
Damsid DamsidAffiliation unknown4
Muhammad RusliUniversitas Halu Oleo4
La NalefoAffiliation unknown3
Muhammad Aqil RusliUniversitas Halu Oleo3
La Ode EfriantoUniversitas Halu Oleo3
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo3
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo3
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo3

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/anoa/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMBERDAYAAN KOMUNITAS NELAYAN MELALUI PEMBENTUKAN LEMBAGA EKONOMI KERAKYATAN  DI DESA BAJO INDAH, KECAMATAN SOROPIA, KABUPATEN KONAWE</dc:title>
	<dc:creator>Tunda, Amin</dc:creator>
	<dc:creator>Jabar, Aryuni S.</dc:creator>
	<dc:creator>Sarmadan, Sarmadan</dc:creator>
	<dc:creator>Sofian, Nur I.</dc:creator>
	<dc:creator>Tawulo, Megawati Asrul</dc:creator>
	<dc:creator>Tuwu, Darmin</dc:creator>
	<dc:creator>Lusianai, Wa Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Jayadisastra, Yoenita</dc:creator>
	<dc:creator>Yusuf, Bakri</dc:creator>
	<dc:creator>Ibrahim, Irianto</dc:creator>
	<dc:creator>Supiah, Hj. Ratna</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">komunitas nelayan, pemberdayaan, lembaga ekonomi kerakyatan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Komunitas nelayan adalah kelompok masyarakat yang hidup di daerah pesisir. Streotipe yang melekat pada mereka adalah kelompok yang minim dalam peningaktan Sumber Daya Manusia (SDM). Pada konteks penghasilan, komunitas nelayan memiliki pendapatan yang dapat digolongkan dalam kelompok masyarakat sejahtera. Namun, kurangnya SDM membuat kelompok ini tidak mampu mengelola keuangan secara baik. Olehnya itu, dipandang perlu melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mengusung konsep pemberdayaan komunitas nelayan melalui pemanfaatan Lembaga Ekonomi Kerakyatan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman komunitas nelayan dalam pengeloaan keuangan dan pentingnya lembaga ekonomi kerakyatan dalam peningkatan kesejahteraan. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Bajo Indah, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Dalam upaya pemecahan masalah komunitas nelayan, maka digunakan metode Focus Goup Discussion (FGD) atau diskusi kelompok terarah untuk mengetahui permasalah serta penanganan atau penemuan solusi secara bersama. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yakni; Kesepakatan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengikuti kelas belajar informal; Meningkatnya pemahaman komunitas nelayan terhadap tata kelola kuangan rumah tangga; Komunitas nelayan secara bersama-sama menentukan potensi resource, pemanfaatanya, serta pengelolaannya; Komunitas nelayan dan pemerintah desa sepakat membentuk koperasi desa yang bersumber dari dana ADD.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-01-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/anoa/article/view/10823</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/anoa.v1i01.10823</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi; Vol 1, No 1 (2020): JANUARI; 36-43</dc:source>
	<dc:source>27220516</dc:source>
	<dc:source>10.52423/anoa.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/anoa/article/view/10823/7640</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 JURNAL ANOA</dc:rights>
</oai_dc:dc>