Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Karakteristik Mie Kering Dengan Penambahan Tepung Tulang Ikan Bandeng (Chanos Chanos)

Jurnal Fish Protech · Vol. 6 No. 1 (2023) · pp. 31–38

DOI
10.33772/jfp.v6i1.30014
ISSN
2621-1475
Published
2023-04-30
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik tepung tulang ikan bandeng untuk mendapatkan kualitas mie kering terbaik dan membuktikan pengaruh perbedaan konsentrasi tepung tulang ikan bandeng terhadap sifat fisik, kimia dan organoleptik pada produk mie kering. Penelitian ini menggunakan satu faktor perlakuan yaitu penambahan tepung tulang ikan bandeng dengan 2 kali ulangan. Konsentrasi penambahan tepung tulang ikan bandeng adalah: 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Karakteristik mie kering dengan nilai penambahan tepung tulang bandeng tertinggi adalah warna 6,52% (agak suka), aroma 6,48% (agak suka), tekstur 5,45% (netral), rasa 5,64% (agak suka), kadar air 5,05%, Kadar abu 9,85%, kadar protein 14,91%, kadar kalsium 2351,51 mg dan daya serap air 120,36%. Pada penelitian ini perlakuan yang menjadi pilihan adalah penambahan tepung tulang ikan bandeng sebanyak 20%, karena memiliki kandungan protein tertinggi pada mie kering.

Collaboration network of the authors

16 authors · 55 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Gadjah Mada
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Desy ArisandiAffiliation unknown3
Devi Faustine Elvina NuryadinAffiliation unknown3
Anne Mumtaza PutriAffiliation unknown3
Ginanjar PratamaAffiliation unknown3
Bhatara Ayi MeataAffiliation unknown3
Ato UdinAffiliation unknown3
Friska AmaliaUniversitas Gadjah Mada1
Dwi Rara AmaliaAffiliation unknown1
Rifki Prayoga AditiaAffiliation unknown1
Fara WibawaAffiliation unknown1
Nilam SariAffiliation unknown1
Tasqia Siti Nurul Samsa HadiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jfp/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Karakteristik Mie Kering Dengan Penambahan Tepung Tulang Ikan Bandeng (Chanos Chanos)</dc:title>
	<dc:creator>Setiawati, Aisyah Rahma</dc:creator>
	<dc:creator>Haryati, Sakinah</dc:creator>
	<dc:creator>Surilayani, Dini</dc:creator>
	<dc:creator>Munandar, Aris</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik tepung tulang ikan bandeng untuk mendapatkan kualitas mie kering terbaik dan membuktikan pengaruh perbedaan konsentrasi tepung tulang ikan bandeng terhadap sifat fisik, kimia dan organoleptik pada produk mie kering. Penelitian ini menggunakan satu faktor perlakuan yaitu penambahan tepung tulang ikan bandeng dengan 2 kali ulangan. Konsentrasi penambahan tepung tulang ikan bandeng adalah : 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Karakteristik mie kering dengan nilai penambahan tepung tulang bandeng tertinggi adalah warna 6,52% (agak suka), aroma 6,48% (agak suka), tekstur 5,45% (netral), rasa 5,64% (agak suka), kadar air 5,05%, Kadar abu 9,85%, kadar protein 14,91%, kadar kalsium 2351,51 mg dan daya serap air 120,36%. Pada penelitian ini perlakuan yang menjadi pilihan adalah penambahan tepung tulang ikan bandeng sebanyak 20%, karena memiliki kandungan protein tertinggi pada mie kering.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jfp/article/view/30014</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jfp.v6i1.30014</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Fish Protech; Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Fish Protech Vol. 6 No. 1 April 2023; 31-38</dc:source>
	<dc:source>2621-1475</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jfp.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jfp/article/view/30014/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Fish Protech</dc:rights>
</oai_dc:dc>