Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PEMBUANGAN SAMPAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP MASYARAKAT DI KOTA BAU-BAU PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Preventif Journal · Vol. 4 No. 1 (2019)

DOI
10.37887/epj.v4i1.9430
ISSN
2620-3294, 2540-8283
Published
2019-11-19
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

AbstrakKota Bau-Bau menghasilkan sampah mencapai 80-100 ton per hari, setiap tahunnya mengalami peningkatan.Timbulan sampah yang terus mengalami peningkatan akan mmenimbulkan kerusakan lingkungan. Selainlingkungan dampak yang ditimbulkan sampah dapat dirasakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui cara pembuangan sampah di Kota Bau-Bau dan dampaknya terhadap masyarakat. Jenis penelitian iniadalah observational study dengan jumlah sampel 2.630 yang diambil dengan teknik propotional randomsampling, responden adalah ibu rumah tangga umur 25-65 tahun. Hasil penelitian menunjukkan 53,8% sampahdibuan ke TPS, 32,9% dibakar 5,9% dibuang ke sungai, 5,2% dibuang ke halaman, 0,8% dibuang ke lubang tanahtidak ditutup, 0,7% dikumnpulkan kolektor pendaur ulang, 0,5% dibuang ke lubang tanah dan ditutup, 0,2%dibiarkan membusuk. Dampak yang ditimbulkan 44,1% sampah berserakan, 22,1% banyak lalat berada di, 21,9%banyak tiku, 20,9% banyak nyamuk, 10,7% anjing dan kucing mencari makan, 3,8% merasakan bau busuk yangmenyengat, dan 4,1% terjadi penyumbatan saluran air/drainase. Kesimpulan Sebagian besar masyarakat KotaBau-Bau membuang sampah pada Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS), namun masih ada yangmembakar, membuang di sekitar halaman rumah, sungai, membiarkannya sampai membusuk. Dampak yangditimbulkan dari pembuangan sampah di Kota Bau-bau adalah sampah yang berserahkan, keberadaan vektorpembawa penyakit, bau busuk yang mengganggu serta terjadi penyumbatan drainase.Kata kunci:dampak sampah; pembuangan sampah, sampah rumah tangga

Collaboration network of the authors

40 authors · 355 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo19
Suhadi SuhadiAffiliation unknown19
Irma IrmaAffiliation unknown15
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo15
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo14
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo14
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo14
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo12
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo11
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo10
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown10
Farit RezalAffiliation unknown9
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo8
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown8
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo8
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo7
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo7
Sabril MunandarAffiliation unknown6
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo6
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo6
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo6
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown6
Rasma RasmaAffiliation unknown5
Junaid JunaidAffiliation unknown5
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo5
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo5
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo5
Fikki PrasetyaAffiliation unknown5
Farid RezalAffiliation unknown4
Rahman RahmanAffiliation unknown4
Sartiah YusranAffiliation unknown4
Ambo SakkaAffiliation unknown4
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo3
Rizki Eka Sakti OctavianiAffiliation unknown3

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/preventifjournal/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMBUANGAN SAMPAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP MASYARAKAT DI KOTA BAU-BAU PROVINSI SULAWESI TENGGARA</dc:title>
	<dc:creator>Jumakil, Jumakil</dc:creator>
	<dc:creator>Sabilu, Yusuf</dc:creator>
	<dc:creator>Tina, Lymbran</dc:creator>
	<dc:creator>Yuslina, Yuslina</dc:creator>
	<dc:creator>Majid, Ruslan</dc:creator>
	<dc:creator>Zainuddin, Asnia</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakKota Bau-Bau menghasilkan sampah mencapai 80-100 ton per hari, setiap tahunnya mengalami peningkatan.Timbulan sampah yang terus mengalami peningkatan akan mmenimbulkan kerusakan lingkungan. Selainlingkungan dampak yang ditimbulkan sampah dapat dirasakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui cara pembuangan sampah di Kota Bau-Bau dan dampaknya terhadap masyarakat. Jenis penelitian iniadalah observational study dengan jumlah sampel 2.630 yang diambil dengan teknik propotional randomsampling, responden adalah ibu rumah tangga umur 25-65 tahun. Hasil penelitian menunjukkan 53,8% sampahdibuan ke TPS, 32,9% dibakar 5,9% dibuang ke sungai, 5,2% dibuang ke halaman, 0,8% dibuang ke lubang tanahtidak ditutup, 0,7% dikumnpulkan kolektor pendaur ulang, 0,5% dibuang ke lubang tanah dan ditutup, 0,2%dibiarkan membusuk. Dampak yang ditimbulkan 44,1% sampah berserakan, 22,1% banyak lalat berada di , 21,9%banyak tiku, 20,9% banyak nyamuk, 10,7% anjing dan kucing mencari makan, 3,8% merasakan bau busuk yangmenyengat, dan 4,1% terjadi penyumbatan saluran air/drainase. Kesimpulan Sebagian besar masyarakat KotaBau-Bau membuang sampah pada Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS), namun masih ada yangmembakar, membuang di sekitar halaman rumah, sungai, membiarkannya sampai membusuk. Dampak yangditimbulkan dari pembuangan sampah di Kota Bau-bau adalah sampah yang berserahkan, keberadaan vektorpembawa penyakit, bau busuk yang mengganggu serta terjadi penyumbatan drainase.Kata kunci:dampak sampah; pembuangan sampah, sampah rumah tangga </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-11-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/preventifjournal/article/view/9430</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/epj.v4i1.9430</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Preventif Journal; Vol 4, No 1 (2019): Preventif Journal</dc:source>
	<dc:source>2620-3294</dc:source>
	<dc:source>2540-8283</dc:source>
	<dc:source>10.37887/epj.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/preventifjournal/article/view/9430/6651</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Preventif Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>