Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

UJI PERBANDINGAN EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle Linn) DENGAN EKSTRAK DAUN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb) TERHADAP KEMATIAN LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI TAHUN 2018

Preventif Journal · Vol. 3 No. 1 (2019)

DOI
10.37887/epj.v3i1.5448
ISSN
2620-3294, 2540-8283
Published
2019-01-21
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demamberdarah. Selain dengue, A. aegypti juga merupakan pembawa virus demam kuning (yellow fever) danchikungunya. Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Salahsatu upaya pemberantas DBD yaitu dengan memberantas vektornya yaitu Aedes aegypti. Daun sirih hijau (Piperbetle Linn) memiliki potensi sebagai larvasida karena mengandung fenol dan senyawa turunannya seperti kavikoldan eugenol, mengandung alkaloid, tanin, flavonoid, saponin dan minyak atsiri yang bersifat sebagai larvasidabegitupun dengan daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb) mengandung alkaloid, saponin, flavonoid,tanin, polifenol dan zat warna yang dapat bersifat larvasida. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandinganefektivitas ekstrak daun sirih hijau dan ekstrak daun pandan wangi sebagai larvasida terhadap kematian larvaAedes aegypti. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen quasi dengan desain post test only controlgroup design. Sampel dalam penelitian ini adalah larva Aedes aegypti instar III/IV sebanyak 25 ekor pada masingmasing4 perlakuan dan 2 kontrol yaitu kontrol negatif (0%) dan kontrol positif (Abate) dengan 4 kalipengulangan.Hasil uji one way Annova menunjukkan nilai p-value adalah 0,05 menunjukkan terdapatperbedaan signifikan jumlah larva yang mati antar kelompok yang dibandingkan. Berdasarkan uji analisis probitnilai LC50 dan LC90 ekstrak daun sirih hijau yaitu 0,19% dan 0,34% sedangkan nilai LC50 dan LC90 ekstrak daunpandan wangi yaitu 0,23% dan 0,48%. Sehingga disimpulkan bahwa ekstrak daun sirih hijau lebih efektivmematikan larva uji (nyamuk Aedes aegypty) dibandingkan dengan ekstrak daun pandan wangi.Kata kunci: Aedes aegypti, Larvasida, Sirih hijau(Piper betle Linn), Pandan Wangi (Pandanus amaryllipoliusRoxb), LC50 dan LC90

Collaboration network of the authors

40 authors · 223 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Tribhuwana Tunggadewi
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo9
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo8
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo6
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo5
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo5
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo4
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo4
Sabarudin SabarudinUniversitas Halu Oleo3
Suhadi SuhadiAffiliation unknown3
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo3
Irma IrmaAffiliation unknown3
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo2
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo2
Sunandar IhsanUniversitas Halu Oleo2
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown2
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo2
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo2
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo2
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo2
La Ode Liaumin AzimUniversitas Halu Oleo2
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown2
Sartiah YusranAffiliation unknown2
La Ode NggawuUniversitas Halu Oleo1
Astrid IndalifianyUniversitas Halu Oleo1
Halik HalikUniversitas Halu Oleo1
Nurull HikmahUniversitas Halu Oleo1
Asrul JayaUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muh UmranAffiliation unknown1
Nur FajarAffiliation unknown1
Farit RezalAffiliation unknown1
Andi Faisal FachleviAffiliation unknown1
Arlita AbbasAffiliation unknown1
Vira PatmaliaAffiliation unknown1
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo1
Swaidatul MasluhiyaUniversitas Tribhuwana Tunggadewi1
Irawati IrawatiAffiliation unknown1
Waode Sukmawati SyukurAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/preventifjournal/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">UJI PERBANDINGAN EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle Linn) DENGAN EKSTRAK DAUN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb) TERHADAP KEMATIAN LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI TAHUN 2018</dc:title>
	<dc:creator>Tina, Lymbran</dc:creator>
	<dc:creator>Misnawati, Misnawati</dc:creator>
	<dc:creator>Nirmala, Fifi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demamberdarah. Selain dengue, A. aegypti juga merupakan pembawa virus demam kuning (yellow fever) danchikungunya. Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Salahsatu upaya pemberantas DBD yaitu dengan memberantas vektornya yaitu Aedes aegypti. Daun sirih hijau (Piperbetle Linn) memiliki potensi sebagai larvasida karena mengandung fenol dan senyawa turunannya seperti kavikoldan eugenol, mengandung alkaloid, tanin, flavonoid, saponin dan minyak atsiri yang bersifat sebagai larvasidabegitupun dengan daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb) mengandung alkaloid, saponin, flavonoid,tanin, polifenol dan zat warna yang dapat bersifat larvasida. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandinganefektivitas ekstrak daun sirih hijau dan ekstrak daun pandan wangi sebagai larvasida terhadap kematian larvaAedes aegypti. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen quasi dengan desain post test only controlgroup design. Sampel dalam penelitian ini adalah larva Aedes aegypti instar III/IV sebanyak 25 ekor pada masingmasing4 perlakuan dan 2 kontrol yaitu kontrol negatif (0%) dan kontrol positif (Abate) dengan 4 kalipengulangan.Hasil uji one way Annova menunjukkan nilai p-value adalah 0,05 menunjukkan terdapatperbedaan signifikan jumlah larva yang mati antar kelompok yang dibandingkan. Berdasarkan uji analisis probitnilai LC50 dan LC90 ekstrak daun sirih hijau yaitu 0,19% dan 0,34% sedangkan nilai LC50 dan LC90 ekstrak daunpandan wangi yaitu 0,23% dan 0,48%. Sehingga disimpulkan bahwa ekstrak daun sirih hijau lebih efektivmematikan larva uji (nyamuk Aedes aegypty) dibandingkan dengan ekstrak daun pandan wangi.Kata kunci : Aedes aegypti, Larvasida, Sirih hijau(Piper betle Linn), Pandan Wangi (Pandanus amaryllipoliusRoxb), LC50 dan LC90</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-01-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/preventifjournal/article/view/5448</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/epj.v3i1.5448</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Preventif Journal; Vol 3, No 1 (2018): PREVENTIF JOURNAL</dc:source>
	<dc:source>2620-3294</dc:source>
	<dc:source>2540-8283</dc:source>
	<dc:source>10.37887/epj.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/preventifjournal/article/view/5448/4054</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Preventif Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>