Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) PADA PASIEN RSUD BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2017

Preventif Journal · Vol. 3 No. 1 (2019)

DOI
10.37887/epj.v3i1.6242
ISSN
2620-3294, 2540-8283
Published
2019-04-18
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan angkamortalitas dan morbiditas yang cukup tinggi. Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) saat ini berisiko untuk semuakalangan, terutama usia dewasa dan lansia. Beberapa faktor yang dapat mengakibatkan PPOK yakni genetik,riwayat penyakit infeksi pernapasan, jenis kelamin, usia, gizi, asap rokok, polusi udara dalam dan luar ruangan,serta gaya hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar faktor risiko paparan asap rokok,paparan asap obat nyamuk bakar dan konsumsi minuman ringan terhadap kejadian penyakit paru obstruktifkronik (PPOK) pada pasien Poli Paru RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2017. Jenis penelitianyang digunakan adalah analitik observasional menggunakan rancangan case control study dengan pendekatanfixed disease. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Poli Paru RSUD Bahteramas sejak bulan januarisampai dengan oktober tahun 2017, sampel dalam penelitian ini berjumlah 105 sampel yakni 35 kasus dan 70kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian pada tingkat kepercayaan95% menunjukkan faktor risiko tinggi kejadian PPOK yakni paparan asap rokok diperoleh nilai OR = 3,188 denganLower limit = 1,273 dan Upper limit = 7,980; dan paparan asap obat nyamuk bakar diperoleh nilai OR = 2,411dengan Lower limit = 1,039 dan Upper limit = 5,599, sedangkan yang bukan merupakan faktor risiko PPOK yaknikonsumsi minuman ringan diperoleh nilai OR = 2,016 dengan Lower limit = 0,278 dan Upper limit = 15,281. Bagimasyarakat diharapkan agar selalu menjaga kesehatan dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, sertamenghindari paparan asap rokok dan asap obat nyamuk bakar, dan menjaga pola makan dengan menerapkan giziseimbang. Kata kunci: Penyakit paru obstruktif kronik, asap rokok, asap obat nyamuk bakar, konsumsi minuman ringan.

Collaboration network of the authors

40 authors · 218 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Banten Jaya
  • Universitas Tribhuwana Tunggadewi
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo9
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo6
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo5
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo5
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo5
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo4
Suhadi SuhadiAffiliation unknown4
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown4
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo3
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo3
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo3
Irma IrmaAffiliation unknown2
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo2
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown2
Rasma RasmaAffiliation unknown2
Amrin FarzanAffiliation unknown2
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo2
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo2
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo2
Fikki PrasetyaAffiliation unknown2
Widyawati WidyawatiUniversitas Banten Jaya1
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo1
Nur FajarAffiliation unknown1
Arlita AbbasAffiliation unknown1
La DupaiAffiliation unknown1
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown1
Cathlya Vebrilia RahmanAffiliation unknown1
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo1
Vira PatmaliaAffiliation unknown1
Swaidatul MasluhiyaUniversitas Tribhuwana Tunggadewi1
Irawati IrawatiAffiliation unknown1
Andi Muhammad Fadhillah ArfyansahAffiliation unknown1
Hermayani HermayaniAffiliation unknown1
Waode Novi Indra CahayaAffiliation unknown1
Ayu DeliaAffiliation unknown1
Lia HartatiAffiliation unknown1
Farit RezalAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/preventifjournal/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) PADA PASIEN RSUD BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2017</dc:title>
	<dc:creator>Tina, Lymbran</dc:creator>
	<dc:creator>Kholifah, Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Junaid, Junaid</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan angkamortalitas dan morbiditas yang cukup tinggi. Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) saat ini berisiko untuk semuakalangan, terutama usia dewasa dan lansia. Beberapa faktor yang dapat mengakibatkan PPOK yakni genetik,riwayat penyakit infeksi pernapasan, jenis kelamin, usia, gizi, asap rokok, polusi udara dalam dan luar ruangan,serta gaya hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar faktor risiko paparan asap rokok,paparan asap obat nyamuk bakar dan konsumsi minuman ringan terhadap kejadian penyakit paru obstruktifkronik (PPOK) pada pasien Poli Paru RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2017. Jenis penelitianyang digunakan adalah analitik observasional menggunakan rancangan case control study dengan pendekatanfixed disease. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Poli Paru RSUD Bahteramas sejak bulan januarisampai dengan oktober tahun 2017, sampel dalam penelitian ini berjumlah 105 sampel yakni 35 kasus dan 70kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian pada tingkat kepercayaan95% menunjukkan faktor risiko tinggi kejadian PPOK yakni paparan asap rokok diperoleh nilai OR = 3,188 denganLower limit = 1,273 dan Upper limit = 7,980; dan paparan asap obat nyamuk bakar diperoleh nilai OR = 2,411dengan Lower limit = 1,039 dan Upper limit = 5,599, sedangkan yang bukan merupakan faktor risiko PPOK yaknikonsumsi minuman ringan diperoleh nilai OR = 2,016 dengan Lower limit = 0,278 dan Upper limit = 15,281. Bagimasyarakat diharapkan agar selalu menjaga kesehatan dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, sertamenghindari paparan asap rokok dan asap obat nyamuk bakar, dan menjaga pola makan dengan menerapkan giziseimbang. Kata kunci : Penyakit paru obstruktif kronik, asap rokok, asap obat nyamuk bakar, konsumsi minuman ringan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-04-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/preventifjournal/article/view/6242</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/epj.v3i1.6242</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Preventif Journal; Vol 3, No 1 (2018): PREVENTIF JOURNAL</dc:source>
	<dc:source>2620-3294</dc:source>
	<dc:source>2540-8283</dc:source>
	<dc:source>10.37887/epj.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/preventifjournal/article/view/6242/4559</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Preventif Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>