Jurnal SINTA 2
Membandingkan Tingkat Kemiripan Rekaman Voice Changer Menggunakan Analisis Pitch, Formant dan Spectogram
Membandingkan Tingkat Kemiripan Rekaman Voice Changer Menggunakan Analisis Pitch, Formant Dan Spectogram
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 5 No. 1 (2018) · pp. 17–22
- ISSN
- 2528-6579, 2355-7699
- Published
- 2018-02-23
- Publisher
- Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
- Language
- en
Abstract
English
Audio forensik merupakan salah satu ilmu yang mnyandingkan antara ilmu pengetahuan dan metode ilmiah dalam proses analisis rekaman suara untuk membantu dan mendukung pengungkapan suatu tindak kejahatan yang diperlukan dalam proses persidangan. Undang-undang ITE No.19 Tahun 2016 menyebutkan bahwa rekaman suara merupakan salah satu alat bukti digital yang sah dan dapat digunakan sebagai penguat dakwaan. Rekaman suara yang merupakan barang bukti digital sangatlah mudah dan rentan dimanipulasi, baik secara sengaja maupun tidak disengaja. Pada penelitian ini dilakukan analisis terkait tingkat kemiripan antara rekaman suara voice changer dengan rekaman suara asli menggunakan analisis pitch, formant dan spectogram, rekaman suara yang dianalisis ada dua jenis rekaman suara yaitu suara laki-laki dan suara perempuan. Rekaman suara voice changer dan rekaman suara asli, diekstrak menggunakan tools praat kemudian informasi yang diperoleh dianalisis dengan analisis statistik pitch, formant dan spectrogrammenggunakan tools gnumeric. Penelitian ini menghasilkan bahwa analisis rekaman suara voice changer dengan rekaman suara asli dapat menggunakan analisis statistik pitch, formant dan spectrogram, rekaman suara voice changer A memiliki tingkat kemiripan yang paling tinggi dengan rekaman suara asli pada posisi low pitch, sedangkan voice changer yang lain lebih sulit untuk diidentifikasi.
Bahasa Indonesia
AbstrakAudio forensik merupakan salah satu ilmu yang mnyandingkan antara ilmu pengetahuan dan metode ilmiah dalam proses analisis rekaman suara untuk membantu dan mendukung pengungkapan suatu tindak kejahatan yang diperlukan dalam proses persidangan. Undang-undang ITE No.19 Tahun 2016 menyebutkan bahwa rekaman suara merupakan salah satu alat bukti digital yang sah dan dapat digunakan sebagai penguat dakwaan. Rekaman suara yang merupakan barang bukti digital sangatlah mudah dan rentan dimanipulasi, baik secara sengaja maupun tidak disengaja. Pada penelitian ini dilakukan analisis terkait tingkat kemiripan antara rekaman suara voice changer dengan rekaman suara asli menggunakan analisis pitch, formant dan spectogram, rekaman suara yang dianalisis ada dua jenis rekaman suara yaitu suara laki-laki dan suara perempuan. Rekaman suara voice changer dan rekaman suara asli, diekstrak menggunakan tools praat kemudian informasi yang diperoleh dianalisis dengan analisis statistik pitch, formant dan spectrogrammenggunakan tools gnumeric. Penelitian ini menghasilkan bahwa analisis rekaman suara voice changer dengan rekaman suara asli dapat menggunakan analisis statistik pitch, formant dan spectrogram, rekaman suara voice changer A memiliki tingkat kemiripan yang paling tinggi dengan rekaman suara asli pada posisi low pitch, sedangkan voice changer yang lain lebih sulit untuk diidentifikasi.Kata Kunci: Audio Forensik, Voice Changer, Rekaman Suara, Pitch, Formant, SpectogramAbstractAudio forensics is one of the sciences that mnyandingkan between science and scientific methods in the process of sound recording analysis to assist and support the disclosure of a crime required in the trial process. The ITE Act No.19 of 2016 states that voice recording is one of the most valid digital instruments and can be used as an indictment. Voice recordings that are digital evidence are extremely easy and prone to be manipulated, either intentionally or unintentionally. In this research, there is an analysis related to the similarity level between the voice changer voice recording with the original sound recordings using pitch, formant and spectogram analysis. The sound recording that is analyzed are two types of sound recording, namely male voice and female voice. Voice recording of voice changer and original sound recording, extracted using praat tools then the information obtained is analyzed by pitch, formant and spectrogram analysis using gnumeric tools. This study resulted in the analysis of voice changer voice recording with original sound recording using pitch, formant and spectrogram statistical analysis, voice changer A voice recording has the highest level of resemblance with original sound recording in low pitch position, while other voice changer more difficult to be identifiedKeywords: Audio forensics, Voice Changer, Sound Recording, Pitch, Formant, Spectogram
Keywords
Collaboration network of the authors
10 authors · 13 co-authorship links · 4 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Islamic University of Indonesia
- Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta
- Universitas Ahmad Dahlan
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Imam Riadi | Universitas Ahmad Dahlan | 3 |
| Fauzan Natsir | Affiliation unknown | 1 |
| Rahmadhan Gatra | Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta | 1 |
| Rizki Dewantara | Affiliation unknown | 1 |
| Nurmi Hidayasari | Islamic University of Indonesia | 1 |
| Ruuhwan Ruuhwan | Affiliation unknown | 1 |
| Muhamad Zaki Anbari | Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.