Open access Jurnal
Tinjauan Tingkat Kerusakan Jalan Berdasarkan Metode Surface Distress Index (SDI) Studi Kasus: Ruas Jalan Brigjen Katamso Kota Kendari
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil · Vol. 8 No. 4 (2024) · pp. 213–220
- ISSN
- 2503-2712
- Published
- 2024-02-02
- Publisher
- PRODI D3 TEKNIK SIPIL
- Language
- eng
Abstract
Abstrak Jalan Brigjen Katamso is to identify the type of damage to the surface layer, assess the condition of the road surface, provide solutions to overcome it, and calculate the budget plan required for handling costs. The analytical method used is the Surface Distress Index (SDI) method and the segment length is 200 m. The results of this study are that there are 4 elements of damage, namely the percentage of crack area, the average crack width, the number of holes, and the average rutting depth of the ruts. With the SDI value obtained, it has an average value of 53 which is included in the value range of 50-100 for moderate road conditions, with the worst level of damage in segment 7, which has an SDI value of 133, while the lowest value is in segment 6 which has an SDI value of 0. The handling method for alligator cracks is additional layers, elongated cracks, namely crack repair based on the size and level of damage and holes, namely patching throughout the depth. As well as obtaining a budget plan needed for handling damage to the Brigadier General Katamso road, which is Rp. 135,400,000.00-. Abstrak Jalan Brigjen Katamso Kecamatan, Baruga Kota Kendari merupakan jalan 2 arah yaitu jalur kanan dan jalur kiri yang memiliki panjang keseluruhan yaitu 1,6 km, telah mengalami kerusakan yaitu mulai dari retak-retak, kerusakan pada permukaan perkerasan, dan berlubang.. Tujuan dari penelitian Jalan Brigjen Katamso adalah untuk mengidentifikasi jenis kerusakan lapis permukaan, menilai kondisi permukaan jalan, memberikan solusi penanggulangannya, dan menghitung rencana angara biaya yang di butuhkan untuk biaya penanganan. Metode analisis yang digunakan adalah metode Surface Distress Indeks (SDI) dan Panjang persegmennya yaitu 200 m persegmen. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 4 unsur kerusakan yaitu persentase luas retak, rata - rata lebar retak, jumlah lubang, dan rata-rata kedalaman rutting bekas roda. Dengan niai SDI yang di dapatkan yaitu memiliki nilai rata – rata sebesar 53 dimana termasuk pada rentang nilai 50 – 100 untuk kondisi jalan sedang, dengan tingkat kerusakan terparah terdepat pada segmen 7, yang memiliki nilai SDI sebesar 133, sedangkan nilai terendah terdapat pada segmen 6 yang memiliki nilai SDI 0. Cara penangannya untuk retak buaya yaitu lapisan tambahan, retak memanjang, yaitu perbaikan retakan didasarkan pada ukuran dan tingkat kerusakan dan lubang yaitu penaambalan diseluruh kedalaman. Serta didapatkan rencana anggaran biaya yang dibutuhkan untuk penanganan kerusakan jalan Brigjen Katamso yaitu sebesar Rp. 145.4000.000,00-.
Collaboration network of the authors
40 authors · 169 co-authorship links · 11 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Universitas Sembilanbelas November Kolaka
- Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
- Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe Cepu
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| La Welendo | Affiliation unknown | 8 |
| sulha sulha | Affiliation unknown | 7 |
| Siti Nurjanah Ahmad | Universitas Halu Oleo | 7 |
| La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Ridwan Syah Nuhun | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Fathur Rahman Rustan | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 5 |
| Wayan Mustika | Affiliation unknown | 4 |
| Fitriah Mas'ud | Affiliation unknown | 4 |
| Nasrul Nasrul | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Fitriah Fitriah | Universitas Islam Negeri Ar-Raniry | 3 |
| Anafi Minmahddun | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Rini Sriyani | Affiliation unknown | 3 |
| Statiswaty Statiswaty | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Ainussalbi Al Ikhsan | Affiliation unknown | 2 |
| Muhammad Syarif Prasetia | Affiliation unknown | 2 |
| Mappa Nasrun | Affiliation unknown | 2 |
| La Ode Muhammad Nurrakhmad Arsyad | Affiliation unknown | 2 |
| Mappa Nashrun | Affiliation unknown | 2 |
| St Nawal Jaya | Universitas Halu Oleo | 2 |
| ARMAN FASLIH | Affiliation unknown | 2 |
| Adris A. Putra | Affiliation unknown | 2 |
| Masdiana Masdiana | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Laode Muhammad Nurrakhmad | Affiliation unknown | 2 |
| La Ode Rizki Darmawan | Affiliation unknown | 2 |
| Ainul Fatayaatis Salaamah | Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe Cepu | 1 |
| Gede Agus Sutrayasa | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Laode Deny | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Kadir Ramadan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Galih Adi Sulistyo | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Jalba Nirah | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La ode Muhammad Fadil | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Dhalmaz Prasetya | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Dwi Bayu Putra P | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muhammad Alfian Ali | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Ismayana Ismayana | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Meri Apriani | Universitas Halu Oleo | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.