Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Bimbingan Teknis Pembuatan Pupuk Kompos Feses Ternak Sapi Bali Sebagai Sumber Pendapatan Peternak Pasca Covid-19 Di Desa Kiaea Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan

Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan · Vol. 5 No. 2 (2023) · pp. 132–140

DOI
10.33772/jpmit.v5i2.43414
ISSN
2686-2921
Published
2023-10-28
Publisher
Vokasi Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Kabupaten Konawe Selatan merupakan daerah pengembangan ternak sapi Bali. Populasi ternak sapi Bali di Konawe Selatan berjumlah 56.201 pada tahun 2019 dan meningkat pada tahun 2020 berjumlah 59.404 ekor (BPS, 2021). Menurut Yulianingsih (2019) bahwa kotoran ternak yang tidak diolah atau hanya ditumpuk mengemisikan secara langsung gas metana dan dinitrogen oksida ke udara. Pemanfaatan feses ternak sebagai pupuk kompos memiliki peran dan dampak yang sangat besar bagi bidang pertanian. Desa Kiaea Kabupaten Konawe Selatan merupakan daerah yang memiliki populasi ternak yang banyak dan juga lahan pertanian yang sangat besar. Daerah kabupaten Konawe Selatan juga merupakan daerah yang memiliki luas wilayah yaitu 5.779,47 km2 dan untuk luas lahan persawahan menurut kabupaten kota dari rentang tahun 2015-2017 yaitu 21.614,00 – 25.340,00 ha (BPS 2021). Metode pelaksanaan kegiatan meliputi bimbingan teknis dan penyuluhan. Hasil yang telah dicapai dalam KKN Tematik ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap pemanfatan limbah hasil pertanian dan peternakan dengan cara diolah menjadi pupuk kompos yang dapat diaplikasikan pada tanaman sehingga dapat mengurangi dampak pencemaran limbah hasil pertanian.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 354 co-authorship links · 17 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Gunadarma University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Takdir SailiAffiliation unknown39
Harapin HafidUniversitas Halu Oleo29
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo28
Rusli BadaruddinUniversitas Halu Oleo25
Restu LibrianiAffiliation unknown21
Hamdan HasUniversitas Halu Oleo20
La Ode SahabaUniversitas Halu Oleo17
Natsir SandiahUniversitas Halu Oleo15
Andi Murlina TasseUniversitas Halu Oleo14
La Ode Muh. MunadiAffiliation unknown14
Andini SulfitranaAffiliation unknown13
La Ode Arsad SaniAffiliation unknown13
Hairil A HadiniAffiliation unknown13
Wa Laili SalidoUniversitas Halu Oleo11
Rahim AkaUniversitas Halu Oleo11
Takdir SailiUniversitas Halu Oleo10
Widhi KurniawanUniversitas Halu Oleo8
Astriana NapirahUniversitas Halu Oleo8
Fitria DewiAffiliation unknown8
La Ode Ba’aUniversitas Halu Oleo7
Ali BainUniversitas Halu Oleo7
Nur Santy AsminayaUniversitas Halu Oleo7
La Ode Muhammad MunadiAffiliation unknown7
Adrian TawaiUniversitas Halu Oleo7
Asma Bio KimestriUniversitas Halu Oleo6
La MalesiUniversitas Halu Oleo5
Rina AstarikaAffiliation unknown5
La Ode MunadiAffiliation unknown4

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPMIT/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Bimbingan Teknis Pembuatan Pupuk Kompos Feses Ternak Sapi Bali Sebagai Sumber Pendapatan Peternak Pasca Covid-19 Di Desa Kiaea Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan</dc:title>
	<dc:creator>Sani, La Ode Arsad</dc:creator>
	<dc:creator>Abadi, Musram</dc:creator>
	<dc:creator>Syamsuddin, Syamsuddin</dc:creator>
	<dc:creator>Rusdin, Muh</dc:creator>
	<dc:creator>Pagala, Muhammad Amrullah</dc:creator>
	<dc:creator>Nafiu, La Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Aku, Achmad Selamet</dc:creator>
	<dc:creator>Auza, Fuji Astuty</dc:creator>
	<dc:creator>Fitrianingsih, Fitrianingsih</dc:creator>
	<dc:creator>La Sahaba, La Sahaba</dc:creator>
	<dc:creator>Surahmanto, Surahmanto</dc:creator>
	<dc:creator>Yaddi, Yamin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bimbingan Teknis, Pupuk Kompos, Sapi Bali, Pendapatan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kabupaten Konawe Selatan merupakan daerah pengembangan ternak sapi Bali. Populasi  ternak sapi Bali di Konawe Selatan berjumlah 56.201 pada tahun 2019 dan meningkat pada tahun 2020 berjumlah 59.404 ekor (BPS, 2021). Menurut Yulianingsih (2019) bahwa kotoran ternak yang tidak diolah atau hanya ditumpuk mengemisikan secara langsung gas metana dan dinitrogen oksida ke udara. Pemanfaatan feses ternak sebagai pupuk kompos memiliki peran dan dampak yang sangat besar bagi bidang pertanian. Desa Kiaea Kabupaten Konawe Selatan merupakan daerah yang memiliki populasi ternak yang banyak dan juga lahan pertanian yang sangat besar. Daerah kabupaten Konawe Selatan juga merupakan daerah yang memiliki luas wilayah yaitu 5.779,47 km2 dan untuk luas lahan persawahan menurut kabupaten kota dari rentang tahun 2015-2017 yaitu 21.614,00 – 25.340,00 ha (BPS 2021). Metode pelaksanaan kegiatan meliputi bimbingan teknis dan penyuluhan. Hasil yang telah dicapai dalam KKN Tematik ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap pemanfatan limbah hasil pertanian dan peternakan dengan cara diolah menjadi pupuk kompos yang dapat diaplikasikan pada tanaman sehingga dapat mengurangi dampak pencemaran limbah hasil pertanian.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Vokasi Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-10-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPMIT/article/view/43414</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jpmit.v5i2.43414</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan; Vol 5, No 2 (2023); 132-140</dc:source>
	<dc:source>2686-2921</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jpmit.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPMIT/article/view/43414/19342</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan</dc:rights>
</oai_dc:dc>