Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pemberdayaan Petani Nilam Desa Puasana Kabupaten Konawe Selatan Melalui Intervensi Teknologi Penyulingan Nilam Sederhana

Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan · Vol. 4 No. 2 (2022) · pp. 122–129

DOI
10.33772/jpmit.v4i2.28889
ISSN
2686-2921
Published
2022-10-31
Publisher
Vokasi Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Desa Puasana adalah salah satu desa di Provinsi Sulawesi Tenggara yang terletak di daerah pesisir pantai. Sebagian besar masyarakat desa membudidayakan tanaman nilam untuk diolah menjadi minyak atsiri yang cukup mahal di pasaran. Permasalahan yang dihadapi oleh petani nilam saat ini yaitu adanya ketergantungan pada pemilik alat penyulingan yang jaraknya hampir 10 km dari lokasi desa, sehingga petani membutuhkan biaya tambahan untuk membawa hasil panen nilam agar di suling menjadi minyak atsiri. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan membuat teknologi penyulingan nilam sederhana serta menyelenggarakan penyuluhan dan pelatihan tentang alat penyulingan sederhana tersebut, sehingga para petani memiliki pengetahuan cara membuat dan mengoperasikan alat penyulingan nilam sederhana secara mandiri. Tujuan program pengabdian ini adalah memberdayakan masyarakat petani nilam desan Puasana dalam memanfaatkan teknologi tepat guna untuk mengurangi ketergantungan pada alat penyulingan dilapangan serta menekan biaya transportasi pada proses penyulingan nilam menjadi minyak atsiri. Metode pemberdayaan petani nilam menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan pada keterlibatan masyarakat petani nilam dalam keseluruhan kegiatan dari proses pembuatan alat penyulingan sederhana sampai dengan penggunaannya. Dari program yang telah dilaksanakan, diperoleh hasil bahwa 90% petani nilam desa Puasana telah mengetahui cara membuat dan memproduksi minyak atsiri dari alat penyulingan nilam sederhana. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa minyak atsiri dapat diproduksi dari alat penyulingan nilam sederhana meskipun pemisahan minyak dan air masih dilakukan secara manual. Petani mengharapkan adanya keberlanjutai program pengadian untuk penyempurnaan alat dan pemeliharaannya.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 186 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Syiah Kuala
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Budiman SudiaAffiliation unknown12
Samhuddin SamhuddinAffiliation unknown11
Aminur AminurUniversitas Halu Oleo11
Nanang EndriatnoAffiliation unknown10
Yuspian GunawanAffiliation unknown9
Abd KadirUniversitas Halu Oleo8
Adris Ade PutraAffiliation unknown7
Rudi BalakaUniversitas Halu Oleo7
Salimin SaliminAffiliation unknown6
Muhammad HasbiUniversitas Syiah Kuala6
Al Ichlas ImranAffiliation unknown6
La WelendoAffiliation unknown5
La HasanudinUniversitas Halu Oleo5
Jaka Seru Dwi SaputraAffiliation unknown4
Sitti Nurjannah AhmadAffiliation unknown4
Ridway BalakaAffiliation unknown3
Ahmad Syarif SukriUniversitas Halu Oleo3
Anafi MinmahddunUniversitas Halu Oleo3
Laode M Golok JayaAffiliation unknown3
La Ode Ahmad BarataAffiliation unknown3
Abdul KadirUniversitas Halu Oleo2
Thahir AzikinAffiliation unknown2
Basrami Dwi PutraAffiliation unknown2
Siti Nurjanah AhmadUniversitas Halu Oleo2
Rini SriyaniAffiliation unknown2
Nita Zelfia Dinianti Luzi MulyawatiAffiliation unknown2
Latif Budi SuparmaAffiliation unknown2
Kadir KadirAffiliation unknown2
Uniadi MangidiAffiliation unknown2
LM. Fid AksaraUniversitas Halu Oleo1
Nur Fajriah MuchlisUniversitas Halu Oleo1
Muh. SholehAffiliation unknown1
Ilham Julian EfendiUniversitas Halu Oleo1
Laode Muhammad Golok JayaAffiliation unknown1
Uniadi MangidiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPMIT/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pemberdayaan Petani Nilam Desa Puasana Kabupaten Konawe Selatan Melalui Intervensi Teknologi Penyulingan Nilam Sederhana</dc:title>
	<dc:creator>Ngii, Edward</dc:creator>
	<dc:creator>Sudarsono, Sudarsono</dc:creator>
	<dc:creator>Aksar, Prinob</dc:creator>
	<dc:creator>Agustan, Agustan</dc:creator>
	<dc:creator>Aliansyah, Achmad Nur</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">penyulingan, nilam,  pemberdayaan.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Desa Puasana adalah salah satu desa di Provinsi Sulawesi Tenggara yang terletak di daerah pesisir pantai. Sebagian besar masyarakat desa membudidayakan tanaman nilam untuk diolah menjadi minyak atsiri yang cukup mahal di pasaran. Permasalahan yang dihadapi oleh petani nilam saat ini yaitu adanya ketergantungan pada pemilik alat penyulingan yang jaraknya hampir 10 km dari lokasi desa, sehingga petani membutuhkan biaya tambahan untuk membawa hasil panen nilam agar di suling menjadi minyak atsiri. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan membuat teknologi penyulingan nilam sederhana serta menyelenggarakan penyuluhan dan pelatihan tentang alat penyulingan sederhana tersebut, sehingga para petani memiliki pengetahuan cara membuat dan mengoperasikan alat penyulingan nilam sederhana secara mandiri. Tujuan program pengabdian ini adalah memberdayakan masyarakat petani nilam desan Puasana dalam memanfaatkan teknologi tepat guna untuk mengurangi ketergantungan pada alat penyulingan dilapangan serta menekan biaya transportasi pada proses penyulingan nilam menjadi minyak atsiri. Metode pemberdayaan petani nilam menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan pada keterlibatan masyarakat petani nilam dalam keseluruhan kegiatan dari proses pembuatan alat penyulingan sederhana sampai dengan penggunaannya. Dari program yang telah dilaksanakan, diperoleh hasil bahwa 90% petani nilam desa Puasana telah mengetahui cara membuat dan memproduksi minyak atsiri dari alat penyulingan nilam sederhana. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa minyak atsiri dapat diproduksi dari alat penyulingan nilam sederhana meskipun pemisahan minyak dan air masih dilakukan secara manual. Petani mengharapkan adanya keberlanjutai program pengadian untuk penyempurnaan alat dan pemeliharaannya. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Vokasi Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPMIT/article/view/28889</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jpmit.v4i2.28889</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan; Vol 4, No 2 (2022); 122-129</dc:source>
	<dc:source>2686-2921</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jpmit.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPMIT/article/view/28889/16864</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan</dc:rights>
</oai_dc:dc>