Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram Dengan Kecenderungan Perilaku Narsistik Pada Remaja

Jurnal Sublimapsi · Vol. 4 No. 3 (2023) · pp. 382–390

DOI
10.36709/sublimapsi.v4i3.36488
ISSN
2716-1854, 2720-930X
Published
2023-09-19
Publisher
Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Kecenderungan narsistik merupakan rasa cinta pada diri sendiri yang berlebihan atau dapat juga diartikan sebagai perhatian yang sangat berlebihan pada diri sendiri. Individu narsistik memanfaatkan hubungan interpersonal hanya untuk memdapatkan perhatian, mencapai popularitas, serta melakukan segala hal yang menyenangkan untuk dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial instagram dengan kecenderungan perilaku narsistik pada remaja SMAN 4 Kendari. Jenis penelitian adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain korelasional. Populasi berjumlah 376 siswa/siswi yang telah di screening dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling atau pengambilan jumlah sampel yang dilakukan menggunakan angket dari 376 siswa/siswi dan didapat yang sesuai kriteria dengan jumlah 89 orang. Teknik pengumpulan data adalah skala Narcissistic Personality Inventory (NPI) dan skala intensitas penggunaan media sosial (SIPMS). Analisis data dilakukan dengan cara menguji persyaratan dan mengunakan uji hipotesis Uji korelasi Product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara intensitas penggunaan media sosial instagram dengan kecenderungan perilaku narsistik pada remaja di SMAN 4 Kendari.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 86 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Aspin AspinAffiliation unknown6
Yuliastri Ambar PambudhiUniversitas Halu Oleo5
Citra MarhanUniversitas Halu Oleo3
Nana SumarnaUniversitas Halu Oleo2
Ida Sriwaty SunarjoAffiliation unknown2
Linda FajriahAffiliation unknown1
Juheani JuheaniAffiliation unknown1
I Ketut SuardikaUniversitas Halu Oleo1
Sri Ayu NingsihAffiliation unknown1
Nur AuliaAffiliation unknown1
Tri WahyuniAffiliation unknown1
Silkiyah Rif'ah Nur JamalAffiliation unknown1
Wiwied Tri DayantiAffiliation unknown1
Achmad Agin RasyidiAffiliation unknown1
Nayla AndreasariAffiliation unknown1
Fitriani FitrianiAffiliation unknown1
Karsadi KarsadiAffiliation unknown1
Wa Ode Susi AnggrainiAffiliation unknown1
Eva HerikUniversitas Halu Oleo1
Andi Muhammad KhairAffiliation unknown1
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo1
Murfika MurfikaAffiliation unknown1
Andi AsniarAffiliation unknown1
Muhammad Bhayu AjiAffiliation unknown1
Muhamad AbasUniversitas Halu Oleo1
Nurlin SahabAffiliation unknown1
Irdha HusnayaAffiliation unknown1
Taufik Al Hakim SuhardiAffiliation unknown1
Nani Restati SiregarAffiliation unknown1
Suci Risky PraciliaAffiliation unknown1
Masnia MasniaAffiliation unknown1
Silmi Sagita SariAffiliation unknown1
Annisa Maulidya AkibAffiliation unknown1
Sinarwaty SunarjoAffiliation unknown1
Fikriyyah Islamic ArmanAffiliation unknown1
Sarina SarinaAffiliation unknown1
Barlian BarlianAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/sublimapsi/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram Dengan Kecenderungan Perilaku Narsistik Pada Remaja</dc:title>
	<dc:creator>Zariah, Ainun</dc:creator>
	<dc:creator>Abas, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Kaimuddin, Sitti Mikarna</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Intensitas, Penggunaan Media Sosial Instagram, Kecenderungan, Perilaku Narsistik, Remaja.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kecenderungan narsistik merupakan rasa cinta pada diri sendiri yang berlebihan atau dapat juga diartikan sebagai perhatian yang sangat berlebihan pada diri sendiri. Individu narsistik memanfaatkan hubungan interpersonal hanya untuk memdapatkan perhatian, mencapai popularitas, serta melakukan segala hal yang menyenangkan untuk dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial  instagram dengan kecenderungan perilaku narsistik pada remaja SMAN 4 Kendari. Jenis penelitian adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain korelasional. Populasi berjumlah 376 siswa/siswi yang telah di screening dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling atau pengambilan jumlah sampel yang dilakukan menggunakan angket dari 376 siswa/siswi dan didapat yang sesuai kriteria dengan jumlah 89 orang. Teknik pengumpulan data adalah  skala  Narcissistic Personality Inventory  (NPI) dan  skala  intensitas penggunaan media sosial (SIPMS). Analisis data dilakukan dengan cara menguji persyaratan dan mengunakan uji hipotesis Uji korelasi Product moment.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara intensitas penggunaan media sosial instagram dengan kecenderungan perilaku narsistik pada remaja di SMAN 4 Kendari.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-09-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/sublimapsi/article/view/36488</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/sublimapsi.v4i3.36488</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sublimapsi; Vol 4, No 3 (2023): Jurnal Sublimapsi; 382-390</dc:source>
	<dc:source>2716-1854</dc:source>
	<dc:source>2720-930X</dc:source>
	<dc:source>10.36709/sublimapsi.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/sublimapsi/article/view/36488/19076</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Sublimapsi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>