Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Regulasi Emosi terhadap Kecemasan Tahanan

Jurnal Sublimapsi · Vol. 2 No. 3 (2021) · pp. 179–188

DOI
10.36709/sublimapsi.v2i3.17898
ISSN
2716-1854, 2720-930X
Published
2021-09-02
Publisher
Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Hidup dalam Rutan dapat menimbulkan kecemasan bagi tahanan. Kecemasan merupakan bentuk emosi negatif. Kondisi ini merupakan hal yang dapat berdampak buruk bagi tahanan sehingga diperlukan alternatif atau cara dalam mengatur emosi negatif tersebut. Dengan regulasi emosi, tahanan mampu untuk mengatur serta mengelola emosi negatif menjadi emosi positif. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peran regulasi emosi terhadap kecemasan tahanan Rutan Kelas IIA Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif ex-post facto dengan teknik purpossive sampling dengan kriteria subjek dengan usia 20-50 tahun sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 107 subjek. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran skala regulasi emosi dan skala kecemasan. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis regresi untuk melihat peran variabel X terhadap variabel Y. Hasil penelitian menunjukkan regulasi emosi paling banyak dialami pada kategori sedang sebanyak 65% sedangkan kecemasan sebanyak 64%. Koefisien determinasi R square sebesar 17,7% dimana regulasi emosi menyumbang nilai efektif sebesar 17,7%. Koefisien korelasi menunjukan nilai negatif negatif dimana hal ini menjelaskan semakin tinggi regulasi emosi maka semakin rendah kecemasan sehingga pengajuan hipotesis diterima.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 76 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Telkom University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Aspin AspinAffiliation unknown6
Muhammad YasinUniversitas Halu Oleo3
Izlan SentryoUniversitas Halu Oleo2
Rimba HamidUniversitas Halu Oleo2
La Ili La IliAffiliation unknown2
Muhammad AbasAffiliation unknown2
Barlian BarlianAffiliation unknown2
Satria DamayantiAffiliation unknown1
Asmiar BoloUniversitas Halu Oleo1
Rasmita RasmitaUniversitas Halu Oleo1
Mirna Desrina MuzriAffiliation unknown1
Rahmawati RahmawatiAffiliation unknown1
Asra WatiAffiliation unknown1
Hasmawati HasmawatiTelkom University1
Anwar AnwarAffiliation unknown1
Indarwati Suhariati NingsihAffiliation unknown1
Sabrin SabrinAffiliation unknown1
Darnawati DarnawatiAffiliation unknown1
Diana MarzukiAffiliation unknown1
Aris BadaraUniversitas Halu Oleo1
I Dewa Putu TriyasaAffiliation unknown1
Haerun AnaAffiliation unknown1
Sulastin SulastinAffiliation unknown1
Kamiluddin KamiluddinAffiliation unknown1
Gusti Ngurah Adhi WibawaAffiliation unknown1
Makkulau MakkulauAffiliation unknown1
Cici ImayantiAffiliation unknown1
Edi CahyonoUniversitas Halu Oleo1
Untung UntungAffiliation unknown1
Andi TenriawaruUniversitas Halu Oleo1
Fuji astutiAffiliation unknown1
Muhibi MuhibiAffiliation unknown1
Lisnawati LisnawatiAffiliation unknown1
La Ode KaimudinAffiliation unknown1
Izlan SentrioAffiliation unknown1
Nhiland Nur FauzciaAffiliation unknown1
Nurmuliati NurmuliatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/sublimapsi/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Regulasi Emosi terhadap Kecemasan Tahanan</dc:title>
	<dc:creator>Sari, Silmi Sagita</dc:creator>
	<dc:creator>Sumarna, Nana</dc:creator>
	<dc:creator>Kaimuddin, Sitti Mikarna</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">kecemasan ; regulasi emosi ; tahanan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Hidup dalam Rutan dapat menimbulkan kecemasan bagi tahanan. Kecemasan merupakan bentuk emosi negatif. Kondisi ini merupakan hal yang dapat berdampak buruk bagi tahanan sehingga diperlukan alternatif atau cara dalam mengatur emosi negatif tersebut. Dengan regulasi emosi, tahanan mampu untuk mengatur serta mengelola emosi negatif menjadi emosi positif. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peran regulasi emosi terhadap kecemasan tahanan Rutan Kelas IIA Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah  kuantitatif ex-post facto dengan teknik purpossive sampling dengan kriteria subjek dengan usia 20-50 tahun sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 107 subjek. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran skala regulasi emosi dan skala kecemasan. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis regresi untuk melihat peran variabel X terhadap variabel Y. Hasil penelitian menunjukkan regulasi emosi paling banyak dialami pada kategori sedang sebanyak 65% sedangkan kecemasan sebanyak 64%. Koefisien determinasi R square sebesar 17,7%  dimana regulasi emosi menyumbang nilai efektif sebesar 17,7%. Koefisien korelasi menunjukan nilai negatif negatif dimana hal ini menjelaskan semakin tinggi regulasi emosi maka semakin rendah kecemasan sehingga pengajuan hipotesis diterima.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-09-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/sublimapsi/article/view/17898</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/sublimapsi.v2i3.17898</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sublimapsi; Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Sublimapsi; 179-188</dc:source>
	<dc:source>2716-1854</dc:source>
	<dc:source>2720-930X</dc:source>
	<dc:source>10.36709/sublimapsi.v2i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/sublimapsi/article/view/17898/12255</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/sublimapsi/article/downloadSuppFile/17898/2773</dc:relation>
	<dc:relation>10.36709/sublimapsi.v2i3.17898.s2773</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Sublimapsi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>