Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS PERUBAHAN KERAPATAN MANGROVE TAHUN 1988 – 2016 DI TELUK KOLONO, KABUPATEN KONAWE SELATAN, SULAWESI TENGGARA

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) · Vol. 7 No. 3 (2023) · pp. 139–144

DOI
10.33772/jsl.v7i3.29959
ISSN
2503-0396
Published
2023-01-23
Publisher
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Language
eng

Abstract

Berkurangnya luasan Mangrove dapat menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem dengan terjadinya tekanan gelombang langsung ke daerah pantai dan penumpukan sedimen pada daerah pantai sehingga dapat mengubah topografi garis pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan luasan kerapatan Mangrove tahun 1988 – 2016 dan pengaruhnya terhadap perubahan garis pantai di Teluk Kolono, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara dengan menggunakan metode survei dan pengolahan data citra satelit landsat. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengalihan fungsi lahan oleh masyarakat mengakibatkan berkurangnya kerapatan dan luas vegetasi Mangrove di Teluk Kolono tahun 1988 - 2016. Selain itu, perubahan kondisi Mangrove ini juga mempengaruhi profil pantai Teluk Kolono yang tergolong dalam kategori landai dengan tipe pasang surut semi diurnal. Keadaan ini mengakibatkan gelombang pada muara sungai dapat mempengaruhi perubahan garis pantai di Desa Awunio dan Meltumbo dengan terjadinya transpor sedimen di daerah pantai. Perubahan kerapatan dan luas vegetasi Mangrove tahun 1988 – 2016, dinamika oseanografi utamanya transpor sedimen serta keberadaan sungai mempengaruhi perubahan garis pantai Teluk Kolono setiap tahunnya.Kata Kunci: Teluk Kolono, Kerapatan Mangrove, Luas Mangrove

Collaboration network of the authors

40 authors · 86 co-authorship links · 9 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Semarang
  • Universitas Papua
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Wa NurgayahAffiliation unknown7
Arwan Arif RahmanUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown2
. AsmadinAffiliation unknown2
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown2
Subhan SubhanState University of Semarang2
Muhammad Trial Fiar ErawanUniversitas Halu Oleo1
Duaitd KolibongsoUniversitas Papua1
Adi Imam WahyudiUniversitas Halu Oleo1
Asriyana AsriyanaUniversitas Halu Oleo1
Endang Rahmi HuteAffiliation unknown1
Azwar SidiqUniversitas Halu Oleo1
Nurhuda AnnaastasiaUniversitas Halu Oleo1
Akhmad MansyurUniversitas Halu Oleo1
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown1
Hasbullah SyafAffiliation unknown1
Adiyanto AdiyantoAffiliation unknown1
Muslim TadjuddahAffiliation unknown1
Asep AsepAffiliation unknown1
Muhammad SaifulAffiliation unknown1
. FirmansyahAffiliation unknown1
Muh. RivaldyAffiliation unknown1
. YusnainiAffiliation unknown1
Ratna Diyah PalupiUniversitas Halu Oleo1
Asria Agustina AnsaAffiliation unknown1
. FitriAffiliation unknown1
. RahmadaniAffiliation unknown1
La Ode Ibnu HartomoAffiliation unknown1
. AyuAffiliation unknown1
Muhammad Fajrin OdeAffiliation unknown1
. SahidinAffiliation unknown1
Rusham MuhuAffiliation unknown1
Agus SupriyadiAffiliation unknown1
Ricky RickyAffiliation unknown1
Muhammad RuslinAffiliation unknown1
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown1
Popi AmeliaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS PERUBAHAN KERAPATAN MANGROVE TAHUN 1988 – 2016 DI TELUK KOLONO, KABUPATEN KONAWE SELATAN, SULAWESI TENGGARA</dc:title>
	<dc:creator>Arif Rahman, Arwan</dc:creator>
	<dc:creator>Ramli, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Pratikino, A. Ginong</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Berkurangnya luasan Mangrove dapat menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem dengan terjadinya tekanan gelombang langsung ke daerah pantai dan penumpukan sedimen pada daerah pantai sehingga dapat mengubah topografi garis pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan luasan kerapatan Mangrove tahun 1988 – 2016 dan pengaruhnya terhadap perubahan garis pantai di Teluk Kolono, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara dengan menggunakan metode survei dan pengolahan data citra satelit landsat. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengalihan fungsi lahan oleh masyarakat mengakibatkan berkurangnya kerapatan dan luas vegetasi Mangrove di Teluk Kolono tahun 1988 - 2016. Selain itu, perubahan kondisi Mangrove ini juga mempengaruhi profil pantai Teluk Kolono yang tergolong dalam kategori landai dengan tipe pasang surut semi diurnal. Keadaan ini mengakibatkan gelombang pada muara sungai dapat mempengaruhi perubahan garis pantai di Desa Awunio dan Meltumbo dengan terjadinya transpor sedimen di daerah pantai. Perubahan kerapatan dan luas vegetasi Mangrove tahun 1988 – 2016, dinamika oseanografi utamanya transpor sedimen serta keberadaan sungai mempengaruhi perubahan garis pantai Teluk Kolono setiap tahunnya.Kata Kunci : Teluk Kolono, Kerapatan Mangrove, Luas Mangrove</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-01-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/29959</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsl.v7i3.29959</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan); Vol 7, No 3: Agustus 2022; 139-144</dc:source>
	<dc:source>2503-0396</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsl.v7i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/29959/17280</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)</dc:rights>
</oai_dc:dc>