Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

AKUMULASI LOGAM TIMBAL (Pb) PADA SEDIMEN TELUK STARING SULAWESI TENGGARA

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) · Vol. 6 No. 3 (2021) · pp. 211–216

DOI
10.33772/jsl.v6i3.20988
ISSN
2503-0396
Published
2021-10-05
Publisher
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Language
eng

Abstract

Teluk Staring, terletak di Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, merupakan lingkungan perairan laut yang telah lama dijadikan penduduk setempat untuk kegiatan nelayan, pelayaran dan kegiatan wisata. Wilayah daratan dari teluk ini telah dikembangkan untuk kegiatan-kegiatan pertanian, tambak dan penambangan pasir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akumulasi logam timbal (Pb) pada sedimen Teluk Staring yang kemungkinan dihasilkan dari residu hasil aktivitas penduduk di sekitar teluk. Sampel sedimen dari 12 titik sampling dalam wilayah teluk dianalisis dengan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Indeks geoakumulasi digunakan untuk menentukan status pencemaran logam Pb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis sedimen berfluktuasi dari lempung berdebu dan debu. Konsentrasi logam Pb berada pada interval 5.21-11.68 ppm dengan konsentrasi tertinggi terdapat pada muara Sungai Laonti yang kemungkinan disebabkan oleh buangan limbah dari aktivitas antropogenik di darat yang terjerap pada sedimen dari badan perairan. Hasil perhitungan indeks geoakumulasi menyimpulkan bahwa sedimen dari perairan Teluk Staring belum mengalami pencemaran logam Pb. Monitoring terhadap kualitas perairan Teluk Staring penting dilakukan oleh pemerintah lokal untuk menjamin pemanfaatan kawasan teluk secara aman dan bebas polusi.Kata Kunci: Timbal (Pb), Sedimen, Teluk Staring

Collaboration network of the authors

39 authors · 84 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Bina Sarana Informatika
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Amadhan TakwirAffiliation unknown4
La Ode Alirman AfuAffiliation unknown3
Wa NurgayahAffiliation unknown2
Ira .Affiliation unknown2
Bahtiar .Affiliation unknown2
Syamsul AnwarAffiliation unknown2
. ArjunaAffiliation unknown1
Ado WaliAffiliation unknown1
Abdur Muh. RifsaldiAffiliation unknown1
La SaraUniversitas Halu Oleo1
Wardha IsjayantiAffiliation unknown1
Windarsin WaliAffiliation unknown1
A. Ginong PratikinoUniversitas Halu Oleo1
Wa FitrianiAffiliation unknown1
. DarmisaAffiliation unknown1
. BalqisAffiliation unknown1
IndraAffiliation unknown1
. AsmadinAffiliation unknown1
Ria Amelia Safitri WalyanseAffiliation unknown1
Yusran YahyaAffiliation unknown1
La Ode SadamAffiliation unknown1
. NurlelaAffiliation unknown1
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo1
La Baco SudiaAffiliation unknown1
Uniadi MangidiAffiliation unknown1
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown1
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown1
Reni Ulfa MarianiAffiliation unknown1
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo1
Sri KumalaAffiliation unknown1
Abdul HamidUniversitas Bina Sarana Informatika1
Ahmad ZakirAffiliation unknown1
Wanti Puspita SariAffiliation unknown1
Wa ode KasniAffiliation unknown1
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo1
La DiduAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">AKUMULASI LOGAM TIMBAL (Pb) PADA SEDIMEN TELUK STARING  SULAWESI TENGGARA</dc:title>
	<dc:creator>Efendi, Icang</dc:creator>
	<dc:creator>Armid, Alrum</dc:creator>
	<dc:creator>Emiyarti, .</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Teluk Staring, terletak di Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, merupakan lingkungan perairan laut yang telah lama dijadikan penduduk setempat untuk kegiatan nelayan, pelayaran dan kegiatan wisata. Wilayah daratan dari teluk ini telah dikembangkan untuk kegiatan-kegiatan pertanian, tambak dan penambangan pasir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akumulasi logam timbal (Pb) pada sedimen Teluk Staring yang kemungkinan dihasilkan dari residu hasil aktivitas penduduk di sekitar teluk. Sampel sedimen dari 12 titik sampling dalam wilayah teluk dianalisis dengan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Indeks geoakumulasi digunakan untuk menentukan status pencemaran logam Pb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis sedimen berfluktuasi dari lempung berdebu dan debu. Konsentrasi logam Pb berada pada interval 5.21-11.68 ppm dengan konsentrasi tertinggi terdapat pada muara Sungai Laonti yang kemungkinan disebabkan oleh buangan limbah dari aktivitas antropogenik di darat yang terjerap pada sedimen dari badan perairan. Hasil perhitungan indeks geoakumulasi menyimpulkan bahwa sedimen dari perairan Teluk Staring belum mengalami pencemaran logam Pb. Monitoring terhadap kualitas perairan Teluk Staring penting dilakukan oleh pemerintah lokal untuk menjamin pemanfaatan kawasan teluk secara aman dan bebas polusi.Kata Kunci: Timbal (Pb), Sedimen, Teluk Staring</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/20988</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsl.v6i3.20988</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan); Vol 6, No 3: Agustus 2021; 211-216</dc:source>
	<dc:source>2503-0396</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsl.v6i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/20988/13014</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)</dc:rights>
</oai_dc:dc>