Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KONDISI LAMUN BERDASARKAN DISTRIBUSI SPASIAL TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) DI PERAIRAN DESA TANJUNG TIRAM KABUPATEN KONAWE SELATAN

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) · Vol. 4 No. 2 (2019) · pp. 61–68

DOI
10.33772/jsl.v4i2.8324
ISSN
2503-0396
Published
2019-08-06
Publisher
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Language
eng

Abstract

Perairan Desa Tanjung tiram mengalami perubahan yang sangat kompleks akibat perubahan pemanfaatan lahan di darat dan berdampak pada kondisi lamun. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi lamun berdasarkan distribusi spasial total Suspended Solid (TSS) di Perairan Desa Tanjung Tiram, Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2018 - April 2019. Penentuan titik stasiun penelitian menggunakan metode purposive sampling berdasarkan keberadaan ekosistem lamun. Jumlah stasiun sebanyak 3 stasiun dengan 4 titik sampling pada masing-masing staisun. Metode pengambilan data kerapatan lamun menggunakan transek kuadrat 1x1 m2 dengan transek garis sepanjang 100 m secara tegak lurus ke arah laut pada saat surut terendah. Analisis sampel TSS menggunakan metode gravimetri dan distribusi spasial TSS diperoleh melalui interpolasi menggunakan metode Inverse Distance Weighted (IDW). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lamun dengan kerapatan sangat jarang berada pada daerah dermaga (Stasiun II) dengan kandungan TSS memiliki nilai tertinggi dengan rata-rata 1,546 mg/L, sedangkan kondisi lamun dengan kerapatan agak rapat berada pada daerah yang dekat daratan (Stasiun III) dengan kandungan TSS terendah dengan nilai rata-rata 1,45 mg/L.Kata Kunci: KondisiLamun, TSS, Desa Tanjung Tiram

Collaboration network of the authors

40 authors · 74 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Bina Sarana Informatika
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ira .Affiliation unknown4
Alrum ArmidAffiliation unknown2
Wa NurgayahAffiliation unknown2
Bahtiar .Affiliation unknown2
Windarsin WaliAffiliation unknown2
. DarmisaAffiliation unknown2
Emiyarti EmiyartiUniversitas Halu Oleo1
Winnarsih WinnarsihAffiliation unknown1
Icang EfendiAffiliation unknown1
Baru SadarunAffiliation unknown1
Esna NirwanaAffiliation unknown1
Abdur Muh. RifsaldiAffiliation unknown1
La SaraUniversitas Halu Oleo1
Wardha IsjayantiAffiliation unknown1
A. Ginong PratikinoUniversitas Halu Oleo1
Wa FitrianiAffiliation unknown1
Amadhan TakwirAffiliation unknown1
. BalqisAffiliation unknown1
Nur Rahmy ArfiantyAffiliation unknown1
Halim HalimUniversitas Halu Oleo1
Halili HaliliUniversitas Halu Oleo1
Andi Muhammad SyawalAffiliation unknown1
. AsmadinAffiliation unknown1
Ria Amelia Safitri WalyanseAffiliation unknown1
Syamsul AnwarAffiliation unknown1
Yusran YahyaAffiliation unknown1
La Ode SadamAffiliation unknown1
. NurlelaAffiliation unknown1
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown1
Reni Ulfa MarianiAffiliation unknown1
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo1
Sri KumalaAffiliation unknown1
Abdul HamidUniversitas Bina Sarana Informatika1
Ahmad ZakirAffiliation unknown1
Wanti Puspita SariAffiliation unknown1
Wa ode KasniAffiliation unknown1
La DiduAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KONDISI LAMUN BERDASARKAN DISTRIBUSI SPASIAL TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) DI PERAIRAN DESA TANJUNG TIRAM KABUPATEN KONAWE SELATAN</dc:title>
	<dc:creator>Wali, Ado</dc:creator>
	<dc:creator>Afu, La Ode Alirman</dc:creator>
	<dc:creator>Emiyarti, .</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perairan Desa Tanjung tiram mengalami perubahan yang sangat kompleks akibat perubahan pemanfaatan lahan di darat dan berdampak pada kondisi lamun. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi lamun berdasarkan distribusi spasial total Suspended Solid (TSS) di Perairan Desa Tanjung Tiram, Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2018 - April 2019. Penentuan titik stasiun penelitian menggunakan metode purposive sampling berdasarkan keberadaan ekosistem lamun. Jumlah stasiun sebanyak 3 stasiun dengan 4 titik sampling pada masing-masing staisun. Metode pengambilan data kerapatan lamun menggunakan transek kuadrat 1x1 m2 dengan transek garis sepanjang 100 m secara tegak lurus ke arah laut pada saat surut terendah. Analisis sampel TSS menggunakan metode gravimetri dan distribusi spasial TSS diperoleh melalui interpolasi menggunakan metode Inverse Distance Weighted (IDW). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lamun dengan kerapatan sangat jarang berada pada daerah dermaga (Stasiun II) dengan kandungan TSS memiliki nilai tertinggi dengan rata-rata 1,546 mg/L, sedangkan kondisi lamun dengan kerapatan agak rapat berada pada daerah yang dekat daratan (Stasiun III) dengan kandungan TSS terendah dengan nilai rata-rata 1,45 mg/L.Kata Kunci: KondisiLamun, TSS, Desa Tanjung Tiram</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-08-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/8324</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsl.v4i2.8324</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan); Vol 4, No 2: Mei 2019; 61-68</dc:source>
	<dc:source>2503-0396</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsl.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/8324/6080</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)</dc:rights>
</oai_dc:dc>