Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KARAKTERISTIK HABITAT, KEPADATAN DAN KOMPOSISI JENIS BIVALVIA DI ZONA INTERTIDAL PERAIRAN DESA WAWATU KECAMATAN MORAMO UTARA KABUPATEN KONAWE SELATAN

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) · Vol. 5 No. 4 (2020) · pp. 349–356

DOI
10.33772/jsl.v5i4.15498
ISSN
2503-0396
Published
2020-12-12
Publisher
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Language
eng

Abstract

Zona Intertidal merupakan wilayah peralihan antara ekosistem laut dan ekosistem daratan (terestrial). Bivalvia merupakan salah satu kelompok organisme invertebrata yang banyak ditemukan dan hidup di daerah intertidal. Penelitian ini berujuan untuk mengetahui karakteristik habitat bivalvia, kepadatan dan komposisi jenis Bivalvia serta hubungan kepadatan dan komposisi jenis Bivalvia terhadap parameter perairan di Perairan Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. Pengambilan data dilakukan pada Bulan Juni - Desember 2019 di Perairan Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara. Metode pengambilan data bivalvi menggunakan metode Transek Kuadrat. Karakteristik substrat pasir dan lempung berpasir. Kepadatan bivalvia berkisar 2,8-4,3 ind/m2. Kepadatan tertinggi bivalvi ditemukan daerah substrat lempung berpasir yang berasosiasi dengan padang lamun. Terdapat 7 jenis bivalvia yang ditemukan pada lokasi pengamatan. Komposisi jenis tertinggi bivalvia pada Tachycardium subrugosum dan Anadara granosa, sedangkan komposisi jenis terendah Pinna Muricata. Kepadatan jenis bivalvia memiliki hubungan korelasi positif yang sangat kuat dengan pH, BO dan kedalaman. Kata kunci: Bivalvia, Kepadatan, Komposisi Jenis, Intertidal, Wawatu

Collaboration network of the authors

40 authors · 83 co-authorship links · 9 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Semarang
  • Universitas Papua
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Wa NurgayahAffiliation unknown7
Arwan Arif RahmanUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown2
. AsmadinAffiliation unknown2
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown2
Subhan SubhanState University of Semarang2
Arwan Arif RahmanAffiliation unknown2
Muhammad Trial Fiar ErawanUniversitas Halu Oleo1
Duaitd KolibongsoUniversitas Papua1
Adi Imam WahyudiUniversitas Halu Oleo1
Asriyana AsriyanaUniversitas Halu Oleo1
Endang Rahmi HuteAffiliation unknown1
Azwar SidiqUniversitas Halu Oleo1
Nurhuda AnnaastasiaUniversitas Halu Oleo1
Akhmad MansyurUniversitas Halu Oleo1
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown1
Hasbullah SyafAffiliation unknown1
Adiyanto AdiyantoAffiliation unknown1
Muslim TadjuddahAffiliation unknown1
Asep AsepAffiliation unknown1
Muhammad SaifulAffiliation unknown1
. FirmansyahAffiliation unknown1
Muh. RivaldyAffiliation unknown1
. YusnainiAffiliation unknown1
Ratna Diyah PalupiUniversitas Halu Oleo1
Asria Agustina AnsaAffiliation unknown1
. FitriAffiliation unknown1
. RahmadaniAffiliation unknown1
La Ode Ibnu HartomoAffiliation unknown1
. AyuAffiliation unknown1
Muhammad Fajrin OdeAffiliation unknown1
. SahidinAffiliation unknown1
Rusham MuhuAffiliation unknown1
Agus SupriyadiAffiliation unknown1
Ricky RickyAffiliation unknown1
Muhammad RuslinAffiliation unknown1
Popi AmeliaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KARAKTERISTIK HABITAT, KEPADATAN DAN KOMPOSISI JENIS BIVALVIA DI  ZONA INTERTIDAL PERAIRAN DESA WAWATU  KECAMATAN MORAMO UTARA KABUPATEN KONAWE SELATAN</dc:title>
	<dc:creator>Desmari, Tti</dc:creator>
	<dc:creator>Ramli, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Pratikino, A. Ginong</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Zona Intertidal merupakan wilayah peralihan antara ekosistem laut dan ekosistem daratan (terestrial). Bivalvia merupakan salah satu kelompok organisme invertebrata yang banyak ditemukan dan  hidup di daerah intertidal. Penelitian ini berujuan untuk mengetahui karakteristik habitat bivalvia, kepadatan dan komposisi jenis Bivalvia serta hubungan kepadatan dan komposisi jenis Bivalvia terhadap parameter perairan di Perairan Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan.  Pengambilan data dilakukan pada Bulan Juni - Desember 2019 di Perairan Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara.  Metode pengambilan data bivalvi menggunakan metode Transek Kuadrat. Karakteristik substrat pasir dan lempung berpasir.  Kepadatan bivalvia berkisar 2,8-4,3 ind/m2.  Kepadatan tertinggi bivalvi ditemukan  daerah substrat lempung berpasir yang berasosiasi dengan padang lamun.  Terdapat 7 jenis bivalvia yang ditemukan  pada lokasi pengamatan.  Komposisi jenis tertinggi bivalvia pada Tachycardium subrugosum dan Anadara granosa, sedangkan komposisi jenis terendah  Pinna Muricata.  Kepadatan jenis bivalvia memiliki hubungan korelasi positif yang sangat kuat dengan pH, BO dan  kedalaman. Kata kunci:  Bivalvia,  Kepadatan, Komposisi Jenis, Intertidal, Wawatu</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-12-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/15498</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsl.v5i4.15498</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan); Vol 5, No 4: November 2020; 349-356</dc:source>
	<dc:source>2503-0396</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsl.v5i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/15498/10498</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)</dc:rights>
</oai_dc:dc>