Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KANDUNGAN NITRAT DAN FOSFAT SEDIMEN PADA KAWASAN PADANG LAMUN DI PERAIRAN KOLESE KOTA BAUBAU

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) · Vol. 7 No. 4 (2023) · pp. 193–199

DOI
10.33772/jsl.v7i4.29561
ISSN
2503-0396
Published
2023-01-06
Publisher
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Language
eng

Abstract

Nutrien seperti nitrat dan fosfat penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan sumber daya hayati laut. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2021 di Perairan Kelurahan Kolese, Kota Baubau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persentase tutupan lamun, kandungan nitrat dan fosfat dalam sedimem, serta hubungan kandungan nitrat dan fosfat dalam sedimen terhadap tutupan lamun. Tutupan lamun pada tiga stasiun pengamatan diambil menggunakan transek kuadrat. Pengambilan data lamun sebanyak 3 kali ulangan pada setiap stasiun pengamatan. Sampel sedimen untuk mengukur nitrat dan fosfat sedimen diambil disemua stasiun pengamatan. Hubungan kandungan nitrat dan fosfat pada sedimen terhadap persentase tutupan lamun diuji menggunakan analisis regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan kandungan nitrat dalam sedimen pada stasiun pengamatan berkisar 1,22-1,41 mg/L, sedangkan kandungan fosfat disedimen berkisar 0,052-0,067 mg/L. Tutupan lamun tertinggi ditemukan pada Stasiun I yaitu 64,1%, sedangkan tutupan lamun terendah pada stasiun II yaitu 22,8%. Terdapat hubungan yang kuat antara kandungan nitrat dan fosfat terhadap persentase tutupan lamun, dengan nilai korelasi 0,800. Nilai determinasi regresi (R) sebesar 0,639 menunjukkan kandungan nitrat dan fosfat memberikan pengaruh sebesar 63,9% terhadap persentase tutupan lamun dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lingkungan perairan lainnya.Kata kunci: Padang lamun,Fosfat, Nitrat, Sedimen, Kelurahan Kolese.

Collaboration network of the authors

40 authors · 74 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad RamliAffiliation unknown7
Ira .Affiliation unknown5
Nur IrawatiAffiliation unknown2
. EmiyartiAffiliation unknown2
Diva Safa IndiraAffiliation unknown2
Asriyana AsriyanaUniversitas Halu Oleo1
Ratna Diyah PalupiUniversitas Halu Oleo1
. FirmansyahAffiliation unknown1
Hasnia AramiAffiliation unknown1
Wa Ode Era NurcayaAffiliation unknown1
Subhan SubhanState University of Semarang1
Hardiana HardianaAffiliation unknown1
Rusham MuhuAffiliation unknown1
. IrmanAffiliation unknown1
Harnia HusenAffiliation unknown1
. ArianiAffiliation unknown1
La Ode Alirman AfuAffiliation unknown1
Ricky RickyAffiliation unknown1
Muhammad RuslinAffiliation unknown1
Abdur Muh. RifsaldiAffiliation unknown1
Akbar AlifAffiliation unknown1
Khusnul FatimahAffiliation unknown1
. RahmadaniAffiliation unknown1
. AnitaAffiliation unknown1
Reny W.A Lolo PadangAffiliation unknown1
Asmadin AsmadinAffiliation unknown1
Roni AlfrediansyahAffiliation unknown1
Muh. Abu SofyanAffiliation unknown1
. JaludinAffiliation unknown1
. YusrianaAffiliation unknown1
Esti RahayuAffiliation unknown1
Salwiah SAffiliation unknown1
. RosdianaAffiliation unknown1
. AlimitoAffiliation unknown1
. NurlelaAffiliation unknown1
. SalwiyahAffiliation unknown1
La Ode SiroAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KANDUNGAN NITRAT DAN FOSFAT SEDIMEN PADA KAWASAN PADANG LAMUN DI PERAIRAN KOLESE KOTA BAUBAU</dc:title>
	<dc:creator>Indriyani, Rinda</dc:creator>
	<dc:creator>Nurgayah, Wa</dc:creator>
	<dc:creator>Ira, Ira</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Nutrien seperti nitrat dan fosfat penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan sumber daya hayati laut. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2021 di Perairan Kelurahan Kolese, Kota Baubau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persentase tutupan lamun,  kandungan nitrat dan fosfat dalam sedimem, serta hubungan kandungan nitrat dan fosfat dalam sedimen terhadap tutupan lamun. Tutupan lamun pada tiga stasiun pengamatan diambil menggunakan transek kuadrat.  Pengambilan data lamun sebanyak 3 kali ulangan pada setiap stasiun pengamatan. Sampel sedimen untuk mengukur nitrat dan fosfat sedimen diambil disemua  stasiun pengamatan. Hubungan kandungan nitrat dan fosfat pada sedimen terhadap persentase tutupan lamun diuji menggunakan analisis regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan kandungan nitrat dalam sedimen pada stasiun pengamatan berkisar 1,22-1,41 mg/L, sedangkan kandungan fosfat disedimen berkisar  0,052-0,067 mg/L. Tutupan lamun tertinggi ditemukan pada Stasiun I yaitu 64,1%, sedangkan tutupan lamun terendah pada stasiun II yaitu 22,8%. Terdapat hubungan yang kuat antara  kandungan nitrat dan fosfat terhadap persentase tutupan lamun, dengan nilai korelasi 0,800. Nilai determinasi regresi (R) sebesar 0,639 menunjukkan  kandungan nitrat dan fosfat memberikan pengaruh sebesar 63,9% terhadap persentase tutupan lamun dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lingkungan perairan lainnya.Kata kunci: Padang lamun,Fosfat, Nitrat, Sedimen, Kelurahan Kolese.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-01-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/29561</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsl.v7i4.29561</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan); Vol 7, No 4: November 2022; 193-199</dc:source>
	<dc:source>2503-0396</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsl.v7i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/29561/17098</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)</dc:rights>
</oai_dc:dc>