Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

TINGKAT KONTAMINASI LOGAM BERAT Pb DAN Cu BERDASARKAN UKURAN SEDIMEN DI PERAIRAN POLEANG TIMUR

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) · Vol. 8 No. 3 (2024) · pp. 173–179

DOI
10.33772/jsl.v8i3.47260
ISSN
2503-0396
Published
2024-02-09
Publisher
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Language
eng

Abstract

Sedimen menjadi tempat akumulasi semua senyawa termasuk logam berat. Logam berat merupakan zat pencemar yang berbahaya karena memiliki sifat tidak dapat terdegradasi serta cenderung terakumulasi pada sedimen. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui ukuran sedimen dan tingkat kontaminasi logam Pb dan Cu berdasarkan ukuran sedimen di Perairan Poleang Timur. Untuk menentukan ukuran sedimen menggunakan metode ayakan dengan ukuran 0,5 mm dan 90 µm. Selanjutnya penentuan tingkat kontaminasi logam dalam sedimen menggunakan contamination factor (CF) dan geoacumulation index (I_geo). Berdasarkan penelitian ini diperoleh 3 ukuran sedimen yaitu >0,5mm (pasir kasar), 90 µm-0,5 mm (pasir halus), dan

Collaboration network of the authors

18 authors · 34 co-authorship links · 12 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Makassar
  • State University of Semarang
  • Universitas Papua
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
Fitrah FitrahUniversitas Halu Oleo1
Subhan SubhanState University of Semarang1
A. Ginong PratikinoUniversitas Halu Oleo1
Arwan Arif RahmanUniversitas Halu Oleo1
Duaitd KolibongsoUniversitas Papua1
Adi Imam WahyudiUniversitas Halu Oleo1
Winnarsih WinnarsihAffiliation unknown1
La Ode Alirman AfuAffiliation unknown1
Sakthyar SakthyarAffiliation unknown1
Armid AlrumAffiliation unknown1
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo1
Muhamad AzwarAffiliation unknown1
Amadhan TakwirAffiliation unknown1
Firman TasariAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">TINGKAT KONTAMINASI LOGAM BERAT Pb DAN Cu BERDASARKAN UKURAN SEDIMEN DI PERAIRAN POLEANG TIMUR</dc:title>
	<dc:creator>Savitri, Wa Ode Devilian</dc:creator>
	<dc:creator>Emiyarti, Emiyarti</dc:creator>
	<dc:creator>Erawan, Muhammad Trial Fiar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sedimen menjadi tempat akumulasi semua senyawa termasuk logam berat. Logam berat merupakan zat pencemar yang berbahaya karena memiliki sifat tidak dapat terdegradasi serta cenderung terakumulasi pada sedimen. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui ukuran sedimen dan tingkat kontaminasi logam Pb dan Cu berdasarkan ukuran sedimen di Perairan Poleang Timur. Untuk menentukan ukuran sedimen menggunakan metode ayakan dengan ukuran 0,5 mm dan 90 µm. Selanjutnya penentuan tingkat kontaminasi logam dalam sedimen menggunakan contamination factor (CF) dan geoacumulation index (I_geo). Berdasarkan penelitian ini diperoleh 3 ukuran sedimen yaitu &gt;0,5mm (pasir kasar), 90 µm-0,5 mm (pasir halus), dan </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-02-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/47260</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsl.v8i3.47260</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan); Vol 8, No 3: Agustus 2023; 173-179</dc:source>
	<dc:source>2503-0396</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsl.v8i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/47260/19837</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)</dc:rights>
</oai_dc:dc>