Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

JENIS DAN KELIMPAHAN BENIH LOBSTER (PANULIRUS spp.) BERDASARKAN KEDALAMAN DI PERAIRAN DESA RANOOHA RAYA, KECAMATAN MORAMO, KABUPATEN KONAWE SELATAN

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) · Vol. 5 No. 2 (2020) · pp. 163–172

DOI
10.33772/jsl.v5i2.12171
ISSN
2503-0396
Published
2020-05-16
Publisher
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Language
eng

Abstract

Benih lobster merupakan stadia post larva yang bentuknya sudah menyerupai lobster dewasa namun belum memiliki pigmen dan rangka luar yang keras kemudian bersifat planktonis dan melayang-layang dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan benih lobster (Panulirus spp.), hubungan kelimpahan benih lobster dengan kedalaman serta parameter kualitas perairan. Pengambilan data dilakukan pada bulan Februari-September 2019, bertempat di Perairan Desa Ranooha Raya, Kabupaten Konawe Selatan. Pengambilan data dilakukan pada 3 titik stasiun pengamatan dengan menggunakan metode deskriptif eksploratif dan analisis data menggunakan analisis korelasi. Kelimpahan benih lobster (Panulirus spp.) diperoleh dengan menggunakan alat tangkap pocong (shelter) sedangkan pengambilan data kualitas perairan dilakukan secara in situ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan benih lobster tertinggi yaitu pada stasiun II (kedalaman 4 meter) berjumlah 221 individu dan kelimpahan terendah pada stasiun I (kedalaman 6 meter) berjumlah 155 individu. Jenis benih lobster yang ditemukan yaitu jenis benih lobster mutiara (Panulirus ornatus) dan jenis benih lobster pasir (Panulirus homarus). Persentase kelimpahan relatif tertinggi yaitu jenis benih lobster mutiara sebesar 75% dan persentase kelimpahan relatif terendah jenis benih lobster pasir sebesar 55,56%. Hasil analisis korelasi hubungan kelimpahan benih lobster berdasarkan kedalaman diperoleh nilai hubungan yang kuat. Parameter kualitas perairan masih mendukung untuk kehidupan benih lobster seperti arus, suhu, kedalaman, kecerahan, pH, salinitas dan DO (Dissolve Oxygen). Parameter kecepatan arus merupakan faktor yang sangat mempengaruhi keberadaan benih lobster (Panulirus spp.) di perairan.Kata Kunci: Benih Lobster (Panulirus spp.), Kelimpahan, Kedalaman Perairan, Parameter Perairan.

Collaboration network of the authors

40 authors · 77 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Wa NurgayahAffiliation unknown7
. AsriyanaAffiliation unknown3
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown2
A. Ginong PratikinoUniversitas Halu Oleo2
La Ode Alirman AfuAffiliation unknown2
Bahtiar .Affiliation unknown2
. MeldawatiAffiliation unknown2
Hasnia AramiAffiliation unknown2
Asriyana AsriyanaUniversitas Halu Oleo1
Endang Rahmi HuteAffiliation unknown1
Azwar SidiqUniversitas Halu Oleo1
Nurhuda AnnaastasiaUniversitas Halu Oleo1
Akhmad MansyurUniversitas Halu Oleo1
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown1
Hasbullah SyafAffiliation unknown1
Adiyanto AdiyantoAffiliation unknown1
Muslim TadjuddahAffiliation unknown1
Asep AsepAffiliation unknown1
. FirmansyahAffiliation unknown1
Muh. RivaldyAffiliation unknown1
. YusnainiAffiliation unknown1
. FitriAffiliation unknown1
. RahmadaniAffiliation unknown1
. AyuAffiliation unknown1
Muhammad Fajrin OdeAffiliation unknown1
. SahidinAffiliation unknown1
Arwan Arif RahmanAffiliation unknown1
Rusham MuhuAffiliation unknown1
Agus SupriyadiAffiliation unknown1
Ricky RickyAffiliation unknown1
Muhammad RuslinAffiliation unknown1
Tti DesmariAffiliation unknown1
Muhammad Fajar PurnamaAffiliation unknown1
Suparman .Affiliation unknown1
Akbar AlifAffiliation unknown1
Abdul GaniAffiliation unknown1
Yuslan YuslanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">JENIS DAN KELIMPAHAN BENIH LOBSTER (PANULIRUS spp.) BERDASARKAN KEDALAMAN DI PERAIRAN DESA RANOOHA RAYA, KECAMATAN MORAMO, KABUPATEN KONAWE SELATAN</dc:title>
	<dc:creator>Wandira, Ayu</dc:creator>
	<dc:creator>Ramli, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Halili, .</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Benih lobster merupakan stadia post larva yang bentuknya sudah menyerupai lobster dewasa namun belum memiliki pigmen dan rangka luar yang keras kemudian bersifat planktonis dan melayang-layang dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan benih lobster (Panulirus spp.), hubungan kelimpahan benih lobster dengan kedalaman serta parameter kualitas perairan. Pengambilan data dilakukan pada bulan Februari-September 2019, bertempat di Perairan Desa Ranooha Raya, Kabupaten Konawe Selatan. Pengambilan data dilakukan pada 3 titik stasiun pengamatan dengan menggunakan metode deskriptif eksploratif dan analisis data menggunakan analisis korelasi. Kelimpahan benih lobster (Panulirus spp.) diperoleh dengan menggunakan alat tangkap pocong (shelter) sedangkan pengambilan data kualitas perairan dilakukan secara in situ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan benih lobster tertinggi yaitu pada stasiun II (kedalaman 4 meter) berjumlah 221 individu dan kelimpahan terendah pada stasiun I (kedalaman 6 meter) berjumlah 155 individu. Jenis benih lobster yang ditemukan yaitu jenis benih lobster mutiara (Panulirus ornatus) dan jenis benih lobster pasir (Panulirus homarus). Persentase kelimpahan relatif tertinggi yaitu jenis benih lobster mutiara sebesar 75% dan persentase kelimpahan relatif terendah jenis benih lobster pasir sebesar 55,56%. Hasil analisis korelasi hubungan kelimpahan benih lobster berdasarkan kedalaman diperoleh nilai hubungan yang kuat. Parameter kualitas perairan masih mendukung untuk kehidupan benih lobster seperti arus, suhu, kedalaman, kecerahan, pH, salinitas dan DO (Dissolve Oxygen). Parameter kecepatan arus merupakan faktor yang sangat mempengaruhi keberadaan benih lobster (Panulirus spp.) di perairan.Kata Kunci: Benih Lobster (Panulirus spp.), Kelimpahan, Kedalaman Perairan, Parameter Perairan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-05-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/12171</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsl.v5i2.12171</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan); Vol 5, No 2: Mei 2020; 163-172</dc:source>
	<dc:source>2503-0396</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsl.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/12171/8568</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)</dc:rights>
</oai_dc:dc>