Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KONSENTRASI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA SEDIMEN DAN KERANG (Pollymesoda erosa) DI DESA TOTOBO SULAWESI TENGGARA

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) · Vol. 6 No. 4 (2021) · pp. 297–303

DOI
10.33772/jsl.v6i4.21854
ISSN
2503-0396
Published
2021-11-24
Publisher
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Language
eng

Abstract

Logam berat merupakan salah satu bahan kimia yang beracun yang dapat memasuki ekosistem bahari. Logam berat seringkali memasuki rantai makanan di laut dan berpengaruh pada beberapa biota laut tertentu yang memiliki kemampuan untuk mengakumulasi zat kimia yang bersifat toksik. Salah satu organisme laut yang berpotensi mengakumulasi logam berat adalah kerang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat (Pb) pada sedimen dan kandungan logam berat (Pb) pada Kalandue (Polymesoda erosa) di Perairan Desa Totobo serta untuk mengetahui hubungan fraksi sedimen dengan kadar logam berat timbal (Pb) pada kerang (pollymesoda erosa) dan kadar logam berat timbal (Pb) pada sedimen. Metode penelitian menggunakan metode purposive sampling dan analisa logam berat Pb menggunakan metode Atomic Absorbtion Spectrophotometry (AAS). Hasil dari penelitian ini, konsentrasi logam berat timbal (Pb) pada sedimen berkisar antara 7,481-92,477 mg/kg dan kerang jenis Pollymesoda erosa berkisar antara 0,096-0,389 mg/l. Berdasarkan standar baku mutu oleh Kepmen LH No 51 Tahun 2004, BPOM dan SEPA dinyatakan kandungan timbal pada sedimen dan kerang (Pollymesoda erosa) sudah melewati ambang batas baku mutu dan kerang masih layak dikonsumsi namun dalam jumlah yang sedikit. Penelitian lanjutan sebaiknya menguji kadar logam berat Timbal (Pb) pada Kerang Kalandue pada organ tertentu seperti gonad dan insang. Sehingga dapat diketahui bagian organ mana yang paling banyak terakumulasi logam berat selain daging.Kata Kunci: Atomic Absorbtion Spectrophotometry, Perairan Totobo, Pollymesoda erosa, Sedimen, Timbal.

Collaboration network of the authors

40 authors · 88 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Alrum ArmidAffiliation unknown5
. AsmadinAffiliation unknown4
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown4
La Ode Alirman AfuAffiliation unknown3
IndraAffiliation unknown2
Wa NurgayahAffiliation unknown2
Ira .Affiliation unknown2
Bahtiar .Affiliation unknown2
Icang EfendiAffiliation unknown1
Fitra MidaAffiliation unknown1
Asmadin AsmadinAffiliation unknown1
. ArjunaAffiliation unknown1
Mohamad Fitrah FaisalAffiliation unknown1
Ado WaliAffiliation unknown1
Abdur Muh. RifsaldiAffiliation unknown1
La SaraUniversitas Halu Oleo1
Wardha IsjayantiAffiliation unknown1
Windarsin WaliAffiliation unknown1
A. Ginong PratikinoUniversitas Halu Oleo1
Wa FitrianiAffiliation unknown1
. DarmisaAffiliation unknown1
. NurlinAffiliation unknown1
Fera Meilani SaputriAffiliation unknown1
. MukriminAffiliation unknown1
Baharuddin BaharuddinAffiliation unknown1
Ria Amelia Safitri WalyanseAffiliation unknown1
Emiyarti EmiyartiUniversitas Halu Oleo1
Firman TasariAffiliation unknown1
Syamsul AnwarAffiliation unknown1
Yusran YahyaAffiliation unknown1
La Ode SadamAffiliation unknown1
. NurlelaAffiliation unknown1
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo1
La Baco SudiaAffiliation unknown1
Uniadi MangidiAffiliation unknown1
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown1
Reni Ulfa MarianiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KONSENTRASI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA SEDIMEN DAN KERANG (Pollymesoda erosa) DI DESA TOTOBO SULAWESI TENGGARA</dc:title>
	<dc:creator>Balqis, .</dc:creator>
	<dc:creator>Emiyarti, .</dc:creator>
	<dc:creator>Takwir, Amadhan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Logam berat  merupakan salah satu bahan kimia yang beracun yang dapat memasuki ekosistem bahari. Logam berat seringkali memasuki rantai makanan di laut dan berpengaruh pada beberapa biota laut tertentu yang memiliki kemampuan untuk mengakumulasi zat kimia yang bersifat toksik. Salah satu organisme laut yang berpotensi mengakumulasi logam berat adalah kerang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat (Pb) pada sedimen dan  kandungan logam berat (Pb) pada Kalandue (Polymesoda erosa) di Perairan Desa Totobo serta untuk mengetahui hubungan fraksi sedimen dengan kadar logam berat timbal (Pb) pada kerang (pollymesoda erosa) dan kadar logam berat timbal (Pb) pada sedimen. Metode penelitian menggunakan metode purposive sampling dan analisa logam berat Pb menggunakan metode Atomic Absorbtion Spectrophotometry (AAS). Hasil dari penelitian ini, konsentrasi logam berat timbal (Pb) pada sedimen berkisar antara 7,481-92,477 mg/kg dan kerang jenis Pollymesoda erosa berkisar antara 0,096-0,389 mg/l. Berdasarkan standar baku mutu oleh Kepmen LH No 51 Tahun 2004, BPOM dan SEPA dinyatakan kandungan timbal pada sedimen dan kerang (Pollymesoda erosa) sudah melewati ambang batas baku mutu dan kerang masih layak dikonsumsi namun dalam jumlah yang sedikit. Penelitian lanjutan sebaiknya menguji kadar logam berat Timbal (Pb) pada Kerang Kalandue pada organ tertentu seperti gonad dan insang. Sehingga dapat diketahui bagian organ mana yang paling banyak terakumulasi logam berat selain daging.Kata Kunci: Atomic Absorbtion Spectrophotometry, Perairan Totobo, Pollymesoda erosa, Sedimen, Timbal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-11-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/21854</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsl.v6i4.21854</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan); Vol 6, No 4: November 2021; 297-303</dc:source>
	<dc:source>2503-0396</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsl.v6i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/21854/13295</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)</dc:rights>
</oai_dc:dc>