Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

STUDI PERUBAHAN GARIS PANTAI DENGAN PENDEKATAN PENGINDERAAN JAUH DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN SOROPIA

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) · Vol. 1 No. 1 (2016) · pp. 24–31

DOI
10.33772/jsl.v1i1.927
ISSN
2503-0396
Published
2016-05-03
Publisher
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Language
eng

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di sepanjang garis pantai Kecamatan Soropia selama satu bulan yaitu pada bulan Oktober 2014 dengan tujuan untuk mengetahui dan memetakan perubahan garis pantai di wilayah pesisir Kecamatan Soropia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tumpang susun citra satelit Landsat 5 TM tahun 1990, 7 ETM+ tahun 2002 dan 8 OLI/TIRS tahun 2014. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum perubahan garis pantai yang terjadi disepanjang wilayah pesisir Kecamatan Soropia pada tahun 1990 – 2014 (24 tahun) berupa akresi dan abrasi. Perubahan garis pantai tipe akresi terjadi di Desa Sorue Jaya, Tapulaga, Leppe, Bajo Indah, Mekar, Bajoe, Bokori, Telaga Biru, Atowatu, Sawapudo, Soropia, Waworaha dan Kelurahan Toronipa. Perubahan garis pantai tipe abrasi terjadi di Desa Sorue Jaya, Tapulaga, Bajoe, Bokori, Telaga Biru, Atowatu, Sawapudo, Soropia, Waworaha dan Kelurahan Toronipa. Perubahan garis pantai yang terjadi di Kecamatan Soropia diduga disebabkan oleh perbedaan karakteristik pantai (faktor alam) yang bersifat semi terbuka terhadap dinamika perairan yang mendapatkan pengaruh dari gelombang secara langsung. Disamping karakteristik pantai, perubahan garis pantai di Kecamatan Soropia juga diduga disebabkan oleh aktifitas manusia yang melakukan penimbunan pantai untuk keperluan pemukiman, pariwisata, pelabuhan dan pembuatan bangunan pelindung pantai (faktor antropogenik).

Collaboration network of the authors

40 authors · 112 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
ARMAN FASLIHAffiliation unknown6
Asriyana AsriyanaUniversitas Halu Oleo5
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown4
Resman ResmanAffiliation unknown3
. EmiyartiAffiliation unknown3
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo3
Jumadil NangiUniversitas Halu Oleo2
La Ode SafuanUniversitas Halu Oleo2
TERRY PAKKIUniversitas Halu Oleo2
Nini Mila RahniUniversitas Halu Oleo2
Zulkarnain ZulkarnainAffiliation unknown2
Ainussalbi Al IkhsanAffiliation unknown2
Ira .Affiliation unknown2
ABDUL MALIK MUSAFIRAffiliation unknown1
Natalis RansiUniversitas Halu Oleo1
Laode Muhamad TajidunUniversitas Halu Oleo1
F. S. RembonAffiliation unknown1
Muhammad Zakaria UmarUniversitas Halu Oleo1
Arman FaslihUniversitas Halu Oleo1
Ainussalbi Al IkhsanUniversitas Halu Oleo1
Nur IrawatiAffiliation unknown1
Abdul MadikiUniversitas Halu Oleo1
ASMAN BAffiliation unknown1
GUSTI AYU KADE SUTARIATIAffiliation unknown1
MIRZA ARSIATI ARSYADAffiliation unknown1
La Ode AfaUniversitas Halu Oleo1
IMRAN SUBAIRUniversitas Halu Oleo1
SOFYANTO SOFYANTOUniversitas Halu Oleo1
Waode Siti Anima HiseinUniversitas Halu Oleo1
La Ode Santiaji BandeUniversitas Halu Oleo1
Muhammad BotekUniversitas Halu Oleo1
Asniah AsniahUniversitas Halu Oleo1
Asdianti AsdiantiUniversitas Halu Oleo1
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo1
Suyati YahyaAffiliation unknown1
I Gusti Ray SadimantaraAffiliation unknown1
Husna HusnaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STUDI PERUBAHAN GARIS PANTAI DENGAN PENDEKATAN PENGINDERAAN JAUH DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN SOROPIA</dc:title>
	<dc:creator>Halim, Halim</dc:creator>
	<dc:creator>Halili, Halili</dc:creator>
	<dc:creator>Afu, La Ode Alirman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini dilaksanakan di sepanjang garis pantai Kecamatan Soropia selama satu bulan yaitu pada bulan Oktober 2014 dengan tujuan untuk mengetahui dan memetakan perubahan garis pantai  di  wilayah  pesisir Kecamatan  Soropia.  Metode  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini adalah metode tumpang susun citra satelit Landsat 5 TM tahun 1990, 7 ETM+ tahun 2002 dan 8 OLI/TIRS tahun 2014. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum perubahan garis pantai yang terjadi disepanjang wilayah pesisir Kecamatan Soropia pada tahun 1990 – 2014 (24 tahun) berupa akresi dan abrasi. Perubahan garis pantai tipe akresi terjadi di Desa Sorue Jaya, Tapulaga, Leppe, Bajo Indah, Mekar, Bajoe, Bokori, Telaga Biru, Atowatu, Sawapudo, Soropia, Waworaha dan Kelurahan Toronipa. Perubahan garis pantai tipe abrasi terjadi di Desa Sorue Jaya, Tapulaga, Bajoe, Bokori, Telaga Biru, Atowatu, Sawapudo, Soropia, Waworaha dan Kelurahan Toronipa. Perubahan garis pantai yang terjadi di Kecamatan Soropia diduga disebabkan oleh perbedaan karakteristik pantai (faktor alam) yang bersifat semi terbuka terhadap dinamika perairan yang mendapatkan pengaruh dari gelombang secara langsung. Disamping karakteristik pantai, perubahan garis pantai di Kecamatan Soropia juga diduga disebabkan oleh aktifitas manusia yang melakukan penimbunan pantai untuk keperluan pemukiman, pariwisata, pelabuhan dan pembuatan bangunan pelindung pantai (faktor antropogenik).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2016-05-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/927</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsl.v1i1.927</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan); Vol 1, No 1: Februari 2016; 24-31</dc:source>
	<dc:source>2503-0396</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsl.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/927/611</dc:relation>
</oai_dc:dc>