Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

STUDI KANDUNGAN KARBON PADA MANGROVE DI KELURAHAN LALOWARU, KABUPATEN KONAWE SELATAN

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) · Vol. 8 No. 1 (2023) · pp. 33–41

DOI
10.33772/jsl.v8i1.43183
ISSN
2503-0396
Published
2023-08-18
Publisher
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Language
eng

Abstract

Pemanasan global terjadi karena peningkatan konsentrasi gas rumah kaca di lapisan atmosfer bumi yang secara tidak langsung, akan mempengaruhi penyimpanan karbon di lautan. Sebagai salah satu sumber daya alam di kawasan pesisir, komunitas mangrove memiliki manfaat yang sangat luas salah satu fungsi ekologis mangrove yang saat ini tengah diperbincangkan adalah mangrove sebagai penyimpan karbon. Kelurahan Lalowaru merupakan kawasan yang terletak di wilayah pesisir penggunaan lahan utama pesisir Kelurahan Lalowaru pemukiman, pariwisata dan tambak yang mengakibatkan berkurangnya ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi ekosistem mangrove dan untuk mengetahui biomassa dan kandungan karbon pada ekosistem mangrove di Kelurahan Lalowaru, Konawe Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Juli 2022, bertempat di Kelurahan Lalowaru, Konawe Selatan. Ada 5 jenis mangrove yang ditemukan yaitu, Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Ceriops tagal, Sonneratia alba dan Bruguiera gymnorrhiza. Kerapatan Mangrove tertinggi dari semua stasiun terdapat pada Stasiun III dengan nilai 1233 ind/ha. Biomassa dan karbon di atas permukaan tanah pada tingkat pohon tertinggi terdapat pada stasiun III dengan nilai 9,617 ton C/ha. Stok karbon pada semai yang tertinggi ditemukan pada Stasiun III yaitu sebesar 0.64 ton C/ha. Stok karbon pada serasah terbesar terdapat pada stasiun III dengan nilai 0,305 ton C/ha. Stok karbon total pada setiap stasiun dari hasil penjumlahan nilai stok karbon pada pohon, semai dan serasah tertinggi terdapat pada stasiun III dengan nilai 10,562 ton C/ha. Tingginya stok karbon dikarenakan kerapatan tegakan mangrove pada stasiun berbeda-beda sehingga akan mempengaruhi nilai biomassa pada mangrove. Kata Kunci: Mangrove, Kerapatan Mangrove, Stok Karbon

Collaboration network of the authors

40 authors · 114 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agusrawati AgusrawatiAffiliation unknown3
Makkulau MakkulauAffiliation unknown3
Alrum ArmidAffiliation unknown3
. AsmadinAffiliation unknown3
IndraAffiliation unknown3
Lambertus LambertusAffiliation unknown2
Irma YahyaUniversitas Halu Oleo2
Lilis LaomeAffiliation unknown2
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo2
Asmadin AsmadinAffiliation unknown2
. EmiyartiAffiliation unknown2
Andi PatombongiAffiliation unknown1
La AnadiUniversitas Halu Oleo1
Dahniar DahniarUniversitas Halu Oleo1
Amiruddin BAffiliation unknown1
Busnawir BusnawirUniversitas Halu Oleo1
Sitti Kurnia Purnama AksanAffiliation unknown1
Jafar JafarAffiliation unknown1
Deti Sri RahayuAffiliation unknown1
Faisal AAffiliation unknown1
Diah Nur HastutiAffiliation unknown1
Marliani MarlianiAffiliation unknown1
Bahriddin AbapihiAffiliation unknown1
Gusti Ngurah Adhi WibawaUniversitas Halu Oleo1
Budiono RahmanAffiliation unknown1
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown1
Haslianti HasliantiAffiliation unknown1
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown1
Rahmadani RahmadaniAffiliation unknown1
Andi TenriawaruUniversitas Halu Oleo1
Ruslan RuslanAffiliation unknown1
Mukhsar MukhsarAffiliation unknown1
Ida UsmanAffiliation unknown1
Rahmalia SahupalaAffiliation unknown1
Gusti N.A. WibawaAffiliation unknown1
Fitra MidaAffiliation unknown1
. ArjunaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STUDI KANDUNGAN KARBON PADA MANGROVE DI KELURAHAN LALOWARU, KABUPATEN KONAWE SELATAN</dc:title>
	<dc:creator>Baharuddin, Baharuddin</dc:creator>
	<dc:creator>Haya, La Ode Muhammad Yasir</dc:creator>
	<dc:creator>Takwir, Amadhan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pemanasan global terjadi karena peningkatan konsentrasi gas rumah kaca di lapisan atmosfer bumi yang secara tidak langsung, akan mempengaruhi penyimpanan karbon di lautan. Sebagai salah satu sumber daya alam di kawasan pesisir, komunitas mangrove memiliki manfaat yang sangat luas salah satu fungsi ekologis mangrove yang saat ini tengah diperbincangkan adalah mangrove sebagai penyimpan karbon. Kelurahan Lalowaru merupakan kawasan yang terletak di wilayah pesisir penggunaan lahan utama pesisir Kelurahan Lalowaru pemukiman, pariwisata dan tambak yang mengakibatkan berkurangnya ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi ekosistem mangrove dan untuk mengetahui biomassa dan kandungan karbon pada ekosistem mangrove di Kelurahan Lalowaru, Konawe Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Juli 2022, bertempat di Kelurahan Lalowaru, Konawe Selatan. Ada 5 jenis mangrove yang ditemukan yaitu, Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Ceriops tagal, Sonneratia alba dan Bruguiera gymnorrhiza. Kerapatan Mangrove tertinggi dari semua stasiun terdapat pada Stasiun III dengan nilai 1233 ind/ha. Biomassa dan karbon di atas permukaan tanah pada tingkat pohon tertinggi terdapat pada stasiun III dengan nilai 9,617 ton C/ha. Stok karbon pada semai yang tertinggi ditemukan pada Stasiun III yaitu sebesar 0.64 ton C/ha. Stok karbon pada serasah terbesar terdapat pada stasiun III dengan nilai 0,305 ton C/ha. Stok karbon total pada setiap stasiun dari hasil penjumlahan nilai stok karbon pada pohon, semai dan serasah tertinggi terdapat pada stasiun III dengan nilai 10,562 ton C/ha. Tingginya stok karbon dikarenakan kerapatan tegakan mangrove pada stasiun berbeda-beda sehingga akan mempengaruhi nilai biomassa pada mangrove.
Kata Kunci: Mangrove, Kerapatan Mangrove, Stok Karbon</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-08-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/43183</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsl.v8i1.43183</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan); Vol 8, No 1: Februari 2023; 33-41</dc:source>
	<dc:source>2503-0396</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsl.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/43183/18864</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)</dc:rights>
</oai_dc:dc>