Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

HUBUNGAN KELIMPAHAN RELATIF KARANG HIDUP DENGAN KEPADATAN MEGABENTOS DI PERAIRAN WAWORAHA SULAWESI TENGGARA

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) · Vol. 5 No. 2 (2020) · pp. 131–138

DOI
10.33772/jsl.v5i2.12167
ISSN
2503-0396
Published
2020-05-16
Publisher
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Language
eng

Abstract

Terumbu karang merupakan ekosistem yang subur dan kaya akan makanan. Megabentos merupakan salah satu komunitas hewan bentik yang berasosiasi dengan terumbu karang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kepadatan megabentos (bulu babi, bintang laut, teripang, lola, kima, lobster, siput drupella, dan bintang laut berduri), mengetahui kelimpahan relatif karang hidup serta hubungan kelimpahan relatif karang hidup dengan kepadatan megabentos di Perairan Waworaha Provinsi Sulawesi Tenggara. Pengambilan data kondisi karang dan fauna megabentos dilakukan dengan menggunakan metode Belt Transect yang ditarik sejajar garis pantai dengan luasan 350 m². Hasil penelitian yang didapatkan pada tiap stasiun adalah persentase kelimpahan relatif karang hidup di perairan waworaha termasuk tinggi dengan rata-rata persentase kelimpahan relatif karang hidup sebesar 70,28%. Nilai rata-rata kepadatan megabentos adalah 0,070 ind/m² dengan kepadatan tertinggi terdapat pada stasiun 3 yaitu 0,096 ind/m², dan kepadatan megabentos terendah terdapat pada stasiun 1 yaitu 0,030 ind/m². Perhitungan nilai hubungan kelimpahan relatif karang hidup dengan kepadatan megabentos didapatkan nilai r sebesar 0.929 bernilai positif yang artinya kelimpahan relatif karang hidup dan kepadatan megabentos memiliki hubungan yang sangat kuat.Kata kunci: Karang, Kepadatan, Megabentos, Waworaha

Collaboration network of the authors

40 authors · 77 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Semarang
  • STIKOM Tunas Bangsa
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
. RahmadaniAffiliation unknown6
Roslindah Daeng SiangUniversitas Halu Oleo2
Nurdiana A.Affiliation unknown2
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown2
Akhmad MansyurUniversitas Halu Oleo2
Siti HasmaAffiliation unknown2
Rahmadani RahmadaniUniversitas Halu Oleo1
Ishak IskandarUniversitas Halu Oleo1
Andi Irwan NurAffiliation unknown1
Ari Sandy MuchtarUniversitas Halu Oleo1
Asriyana AsriyanaUniversitas Halu Oleo1
Ira IraAffiliation unknown1
Aldiansyah Hari FriatnoAffiliation unknown1
S SahidinAffiliation unknown1
W WahyuniAffiliation unknown1
Muhammad Hajrul MalakaAffiliation unknown1
A. Ginong PratikinoUniversitas Halu Oleo1
Asria Agustina AnsaAffiliation unknown1
Subhan SubhanState University of Semarang1
Faisal FaisalAffiliation unknown1
. LisnaAffiliation unknown1
. NurhayatiAffiliation unknown1
La Ode Alirman AfuAffiliation unknown1
Esna NirwanaAffiliation unknown1
Erni WandaAffiliation unknown1
. YusnainiAffiliation unknown1
. DeniroAffiliation unknown1
. KarmilaAffiliation unknown1
. AmirudinAffiliation unknown1
. SubhanAffiliation unknown1
. CillyAffiliation unknown1
Muhammad RamliAffiliation unknown1
Muhammad IskandarAffiliation unknown1
Muhammad FadlySTIKOM Tunas Bangsa1
Rahmadani RahmadaniAffiliation unknown1
Nurul IlmyAffiliation unknown1
Muhammad Fadly AlqadriAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN KELIMPAHAN RELATIF KARANG HIDUP DENGAN KEPADATAN MEGABENTOS DI PERAIRAN WAWORAHA SULAWESI TENGGARA</dc:title>
	<dc:creator>Wulandari, Asri Triyani</dc:creator>
	<dc:creator>Sadarun, Baru</dc:creator>
	<dc:creator>Palupi, Ratna Diyah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Terumbu karang merupakan ekosistem yang subur dan kaya akan makanan. Megabentos merupakan salah satu komunitas hewan bentik yang berasosiasi dengan terumbu karang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kepadatan megabentos (bulu babi, bintang laut, teripang, lola, kima, lobster, siput drupella, dan bintang laut berduri), mengetahui kelimpahan relatif karang hidup serta hubungan kelimpahan relatif karang hidup dengan kepadatan megabentos di Perairan Waworaha Provinsi Sulawesi Tenggara. Pengambilan data kondisi karang dan fauna megabentos dilakukan dengan menggunakan metode  Belt Transect yang ditarik sejajar garis pantai dengan luasan 350 m².  Hasil penelitian yang didapatkan pada tiap stasiun adalah persentase kelimpahan relatif karang hidup di perairan waworaha termasuk tinggi dengan rata-rata persentase kelimpahan relatif karang hidup sebesar 70,28%. Nilai rata-rata kepadatan megabentos adalah 0,070 ind/m² dengan kepadatan tertinggi terdapat pada stasiun 3 yaitu 0,096 ind/m², dan kepadatan megabentos terendah terdapat pada stasiun 1 yaitu 0,030 ind/m². Perhitungan nilai hubungan kelimpahan relatif karang hidup dengan kepadatan megabentos didapatkan nilai r sebesar 0.929 bernilai positif yang artinya kelimpahan relatif karang hidup dan kepadatan megabentos memiliki hubungan yang sangat kuat.Kata kunci: Karang, Kepadatan, Megabentos, Waworaha</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-05-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/12167</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsl.v5i2.12167</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan); Vol 5, No 2: Mei 2020; 131-138</dc:source>
	<dc:source>2503-0396</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsl.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/12167/8564</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)</dc:rights>
</oai_dc:dc>