Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KONSERVASI DAN PENGEMBANGAN HUTAN MANGROVE SEBAGAI TEMPAT EKOWISATA DI PESISIR DESA TANJUNG PINANG, KABUPATEN MUNA BARAT

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) · Vol. 7 No. 4 (2023) · pp. 167–176

DOI
10.33772/jsl.v7i4.29579
ISSN
2503-0396
Published
2023-01-07
Publisher
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Language
eng

Abstract

Hutan mangrove didefinisikan sebagai suatu tipe hutan yang tumbuh di daerah pasang surut terutama di pantai yang terlindung, laguna, muara sungai yang tergenang pada saat pasang dan bebas dari genangan pada saat surut.Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kondisi hutan mangrove di pesisir Desa Tanjung Pinang, Kabupaten Muna Barat, Untuk mengetahui Konservasi Hutan Mangrove di pesisir Desa Tanjung Pinang, Kabupaten Muna Barat, dan Untuk mengetahui Pengembagan ekowisata hutan mangrove di pesisir Desa Tanjung Pinang, Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan September 2022 di Desa Tanjung Pinang, Kabupaten Muna Barat. Metode yang digunakan untuk menentukan stasiun dalam penelitian ini adalah metode purposife sampling setiap stasiun ditentukan transek tegak lurus dari Laut ke darat hingga terdapat 3 sub stasiun. Masing-masing sub stasiun dibagi menjadi 5 plot. Menggunakan tali rafia yang telah ditentukan ukurannya (10m x 10m), tali rafia ukuran ini digunakan untuk menentukan luas area pengamatan. Dalam plot 10x10m2, diamati dan diidentifikasi jenis serta ukuran diameter batang kategori pohon, dimana ukuran vegetasi mangrove tersebut adalah tinggi 1,5m, diameter 10cm. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kondisi hutan mangrove di Desa Tanjung Pinang dalam kriteria baku kerapatan mangrove dalam kategori padat. Indeks kesesuaian Wisata (IKW) pada kawasan konservasi mangrove di Desa Tanjung Pinang “ cukup sesuai” untuk kegiatan ekowisata. pengembangan kawasan ekowisata hutan mangrove di Desa Tanjung Pinang, sudah sesuai dengan presepsi masyarakat untuk memanfaatkan hutan mangrove sebagai kawasan wisata dan sebagai fungsi penyangga kestabilan hutan mangrove.Kata kunci: Kerapatan Mangrove, Konservasi dan indeks kesesuaian wisata.

Collaboration network of the authors

40 authors · 90 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Wa NurgayahAffiliation unknown7
. RahmadaniAffiliation unknown6
Akhmad MansyurUniversitas Halu Oleo3
Roslindah Daeng SiangUniversitas Halu Oleo2
Nurdiana A.Affiliation unknown2
Ratna Diyah PalupiUniversitas Halu Oleo2
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown2
A. Ginong PratikinoUniversitas Halu Oleo2
. YusnainiAffiliation unknown2
Subhan SubhanState University of Semarang2
Asriyana AsriyanaUniversitas Halu Oleo1
Endang Rahmi HuteAffiliation unknown1
Ishak IskandarUniversitas Halu Oleo1
Andi Irwan NurAffiliation unknown1
Ari Sandy MuchtarUniversitas Halu Oleo1
Azwar SidiqUniversitas Halu Oleo1
Nurhuda AnnaastasiaUniversitas Halu Oleo1
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown1
Aldiansyah Hari FriatnoAffiliation unknown1
Hasbullah SyafAffiliation unknown1
Adiyanto AdiyantoAffiliation unknown1
Muslim TadjuddahAffiliation unknown1
Asep AsepAffiliation unknown1
S SahidinAffiliation unknown1
W WahyuniAffiliation unknown1
Muhammad Hajrul MalakaAffiliation unknown1
. FirmansyahAffiliation unknown1
Muh. RivaldyAffiliation unknown1
Faisal FaisalAffiliation unknown1
. FitriAffiliation unknown1
Siti HasmaAffiliation unknown1
. AyuAffiliation unknown1
Muhammad Fajrin OdeAffiliation unknown1
. SahidinAffiliation unknown1
Arwan Arif RahmanAffiliation unknown1
Rusham MuhuAffiliation unknown1
Agus SupriyadiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KONSERVASI DAN PENGEMBANGAN HUTAN MANGROVE SEBAGAI TEMPAT EKOWISATA DI PESISIR DESA TANJUNG PINANG, KABUPATEN MUNA BARAT</dc:title>
	<dc:creator>Iskandar, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Ramli, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Sadarun, Baru</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Hutan mangrove didefinisikan sebagai suatu tipe hutan yang tumbuh di daerah pasang surut terutama di pantai yang terlindung, laguna, muara sungai yang tergenang pada saat pasang dan bebas dari genangan pada saat surut.Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kondisi hutan mangrove di pesisir Desa Tanjung Pinang, Kabupaten Muna Barat, Untuk mengetahui Konservasi Hutan Mangrove di pesisir Desa Tanjung Pinang, Kabupaten Muna Barat, dan Untuk mengetahui Pengembagan ekowisata hutan mangrove di pesisir Desa Tanjung Pinang, Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan September  2022 di Desa Tanjung Pinang , Kabupaten Muna Barat. Metode yang digunakan untuk menentukan stasiun dalam penelitian ini adalah metode purposife sampling setiap stasiun ditentukan transek tegak lurus dari Laut ke darat hingga terdapat 3 sub stasiun. Masing-masing sub stasiun dibagi menjadi 5 plot. Menggunakan tali rafia yang telah ditentukan ukurannya (10m x 10m), tali rafia ukuran ini digunakan untuk menentukan luas area pengamatan. Dalam plot 10x10m2, diamati dan diidentifikasi jenis serta ukuran diameter batang kategori pohon, dimana ukuran vegetasi mangrove tersebut adalah tinggi 1,5m, diameter 10cm. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kondisi hutan mangrove di Desa Tanjung Pinang dalam kriteria baku kerapatan mangrove dalam kategori padat. Indeks kesesuaian Wisata (IKW) pada kawasan konservasi mangrove di Desa Tanjung Pinang “ cukup sesuai” untuk kegiatan ekowisata. pengembangan kawasan ekowisata hutan mangrove di Desa Tanjung Pinang, sudah sesuai dengan presepsi masyarakat untuk memanfaatkan hutan mangrove sebagai kawasan wisata dan sebagai fungsi penyangga kestabilan hutan mangrove.Kata kunci : Kerapatan Mangrove, Konservasi dan indeks kesesuaian wisata.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-01-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/29579</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsl.v7i4.29579</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan); Vol 7, No 4: November 2022; 167-176</dc:source>
	<dc:source>2503-0396</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsl.v7i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/29579/17106</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)</dc:rights>
</oai_dc:dc>