Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KEANEKARAGAMAN JENIS DAN KEPADATAN KARANG LUNAK DI PERAIRAN LALANU KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) · Vol. 4 No. 4 (2020) · pp. 197–203

DOI
10.33772/jsl.v4i4.10765
ISSN
2503-0396
Published
2020-01-29
Publisher
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Language
eng

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi keanekaragaman jenis dan kepadatan karang lunak di Perairan Lalanu. Penelitian ini dilakukan melalui dua tahapan yakni pengambilan data lapangan dan analisis sampel. Pengambilan data lapangan yang dilaksanakan pada September 2018, bertempat di Perairan Lalanu, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Pengamatan keanekargaman dan kepadatan karang lunak menggunakan Metode Belt Transek pada tiap titik stasiun pengamatan. Lebar diameter Belt Transek yang digunakan yaitu 5 m dengan ukuran 2,5 m ke kanan dan 2,5 m ke kiri dengan panjang 70 m yang dibentangkan sejajar garis pantai dengan menggunakan meteran roll. Pada tiap stasiun dilakukan pengulangan sebanyak dua kali pengulangan. Berdasarkan hasil pengambilan data jenis karang lunak di perairan Lalanu yang ditemukan yaitu sebanyak 6 jenis yakni Sinularia, Asterospicularia Sp, Sarcophyton Sp, Xenia, Cavernularia, dan Cespitularia. Keanekaragaman tertinggi perairan Lalanu yakni pada stasiun III dimana pada stasiun tersebut didapatkan nilai kepadatan karang lunak sebesar 0,034 ind/m2, sedangkan Kepadatan karang lunak terendah pada stasiun I dengan jumlah 0,021 koloni/m2. Frekuensi kemunculan karang lunak yang ditemukan pada tiap stasiun menunjukkan bahwa dari 6 koloni karang lunak yang di temukan pada setiap stasiun, ada 2 jenis karang lunak yang memiliki frenkuensi kemunculan tertinggi (100 %) yaitu jenis Asterospicularia Sp. dan Sarcophyton Sp.Kata kunci: Keanekaragaman, Kepadatan, Karang Lunak, Perairan Lalanu

Collaboration network of the authors

40 authors · 79 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • STIKOM Tunas Bangsa
  • Islamic University of Indonesia
  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ratna Diyah PalupiUniversitas Halu Oleo3
Roslindah Daeng SiangUniversitas Halu Oleo2
Nurdiana A.Affiliation unknown2
Akhmad MansyurUniversitas Halu Oleo2
Muhammad RamliAffiliation unknown2
Erni WandaAffiliation unknown2
. YusnainiAffiliation unknown2
. KarmilaAffiliation unknown2
Muhammad Fadly AlqadriAffiliation unknown2
La Ode AnshariAffiliation unknown2
Muhammad IrfanIslamic University of Indonesia1
Agustian SinagaSTIKOM Tunas Bangsa1
Andri AndriSTIKOM Tunas Bangsa1
M Fajar IlhamSTIKOM Tunas Bangsa1
Ishak IskandarUniversitas Halu Oleo1
Andi Irwan NurAffiliation unknown1
Ari Sandy MuchtarUniversitas Halu Oleo1
Aldiansyah Hari FriatnoAffiliation unknown1
S SahidinAffiliation unknown1
W WahyuniAffiliation unknown1
Muhammad Hajrul MalakaAffiliation unknown1
Subhan SubhanState University of Semarang1
Faisal FaisalAffiliation unknown1
. FitriAffiliation unknown1
Siti HasmaAffiliation unknown1
La Ode Alirman AfuAffiliation unknown1
Esna NirwanaAffiliation unknown1
. DeniroAffiliation unknown1
Wa NurgayahAffiliation unknown1
. AnitaAffiliation unknown1
Asri Triyani WulandariAffiliation unknown1
. CillyAffiliation unknown1
Muhammad IskandarAffiliation unknown1
. AsranAffiliation unknown1
WindaAffiliation unknown1
. ArtunAffiliation unknown1
Wa Ode AnggriyaniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KEANEKARAGAMAN JENIS DAN KEPADATAN  KARANG LUNAK DI PERAIRAN LALANU  KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE</dc:title>
	<dc:creator>Fadly, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Sadarun, Baru</dc:creator>
	<dc:creator>Rahmadani, .</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi keanekaragaman jenis dan kepadatan karang lunak di Perairan Lalanu. Penelitian ini dilakukan melalui dua tahapan yakni pengambilan data lapangan dan analisis sampel. Pengambilan data lapangan yang dilaksanakan pada September 2018, bertempat di Perairan Lalanu,  Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Pengamatan keanekargaman dan kepadatan karang lunak menggunakan Metode Belt Transek  pada tiap titik stasiun pengamatan. Lebar diameter Belt Transek  yang digunakan yaitu 5 m dengan ukuran 2,5 m ke kanan dan 2,5 m ke kiri dengan panjang 70 m yang dibentangkan sejajar garis pantai dengan menggunakan meteran roll. Pada tiap stasiun dilakukan pengulangan sebanyak dua kali pengulangan. Berdasarkan hasil pengambilan data jenis karang lunak di perairan Lalanu yang ditemukan yaitu sebanyak 6 jenis yakni Sinularia, Asterospicularia Sp, Sarcophyton Sp, Xenia, Cavernularia, dan Cespitularia. Keanekaragaman tertinggi perairan Lalanu yakni pada stasiun III dimana pada stasiun tersebut didapatkan nilai kepadatan karang lunak sebesar 0,034 ind/m2, sedangkan Kepadatan karang lunak terendah pada stasiun I dengan jumlah 0,021 koloni/m2. Frekuensi kemunculan karang lunak yang ditemukan pada tiap stasiun menunjukkan bahwa dari 6 koloni karang lunak yang di temukan pada setiap stasiun, ada 2 jenis karang lunak yang memiliki  frenkuensi kemunculan tertinggi  (100 %) yaitu jenis Asterospicularia Sp. dan  Sarcophyton Sp.Kata kunci :  Keanekaragaman, Kepadatan, Karang Lunak, Perairan Lalanu</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-01-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/10765</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsl.v4i4.10765</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan); Vol 4, No 4: November 2019; 197-203</dc:source>
	<dc:source>2503-0396</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsl.v4i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/10765/7588</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)</dc:rights>
</oai_dc:dc>