Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

STATUS EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI DALAM DAN DI LUAR DAERAH PERLINDUNGAN LAUT (DPL) TAMAN NASIONAL LAUT WAKATOBI

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) · Vol. 8 No. 1 (2023) · pp. 1–9

DOI
10.33772/jsl.v8i1.36501
ISSN
2503-0396
Published
2023-04-27
Publisher
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Language
eng

Abstract

Daerah Perlindungan Laut (DPL) adalah kawasan perairan laut dengan ekosistem terumbu karang yang dilindungi dan dikelola oleh masyarakat. Pembentukan DPL telah diinisasi sejak tahun 2008 melalui program Coral Reef Management Project (Coremap). Studi ini dilakukan untuk menginvestigasi status ekosistem terumbu karang di dalam dan di luar DPL dengan batas wilayah studi di Pulau Wangi-Wangi, Wakatobi. Pengamatan status ekosistem terumbu karang dan ikan karang dilakukan dengan metode transek garis (line intercept transect) sepanjang 50 m sejajar garis pantai pada 6 kawasan DPL dan 4 area di luar DPL. Data lapangan berupa foto tiap frame diidentifikasi dengan menggunakan perangkat CPCe untuk mengklasifikasikan lifeform karang, tutupan karang, dan biota lainnya. Hasil studi menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan terhadap status kondisi ekosistem terumbu karang di dalam dan luar DPL. Rata-rata persentase tutupan karang berada pada kategori baik, masing-masing sebesar 54,9% (di dalam DPL) dan 53,9% (di luar DPL). Kelimpahan ikan karang cenderung lebih tinggi pada kawasan DPL jika dibandingkan dengan di luar DPL. Hasil studi ini juga menunjukkan bahwa terdapat peningkatan persentase karang hidup pada area DPL jika dibandingkan dengan data pengamatan tahun 2016.Kata Kunci: DPL, luar DPL, terumbu karang, ikan karang, Pulau Wangi-Wangi

Collaboration network of the authors

40 authors · 123 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Ma Chung
  • Universitas Syiah Kuala
  • Universitas Jember
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Kahirun KahirunUniversitas Halu Oleo4
Bahtiar .Affiliation unknown4
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown4
. AsmadinAffiliation unknown3
. EmiyartiAffiliation unknown3
IndraAffiliation unknown3
Laode SabaruddinUniversitas Halu Oleo2
Sahindomi BanaAffiliation unknown2
La Ode Ahmad Nur RamadhanAffiliation unknown2
La Ode Muhammad ErifAffiliation unknown2
Azwar SidiqUniversitas Halu Oleo1
Ahmad MustafaUniversitas Halu Oleo1
Hariani HarianiAffiliation unknown1
Lukman YunusAffiliation unknown1
Asruddin AmAffiliation unknown1
Nathan PongkarambeAffiliation unknown1
Inal KarizalAffiliation unknown1
Asrul NasirAffiliation unknown1
Samuel SamuelUniversitas Ma Chung1
Nasaruddin NasaruddinUniversitas Syiah Kuala1
ABDUL MANANAffiliation unknown1
Ruslin RuslinUniversitas Halu Oleo1
Surya Cipta Ramadhan KeteAffiliation unknown1
La Ode MidiUniversitas Halu Oleo1
Vivi FitrianiUniversitas Jember1
Umar Ode HasaniAffiliation unknown1
Nur ArafahUniversitas Halu Oleo1
La GandriUniversitas Halu Oleo1
Herlan HidayatUniversitas Halu Oleo1
Muhamad Saleh QadriUniversitas Halu Oleo1
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown1
Haslianti HasliantiAffiliation unknown1
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown1
Rahmadani RahmadaniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STATUS EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI DALAM DAN DI LUAR DAERAH PERLINDUNGAN LAUT (DPL) TAMAN NASIONAL LAUT WAKATOBI</dc:title>
	<dc:creator>Armid, Alrum</dc:creator>
	<dc:creator>Takwir, Amadhan</dc:creator>
	<dc:creator>Oetama, Dedy</dc:creator>
	<dc:creator>Mangidi, Uniadi</dc:creator>
	<dc:creator>Sudia, La Baco</dc:creator>
	<dc:creator>Alam Lawelle, Sjamsu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Daerah Perlindungan Laut (DPL) adalah kawasan perairan laut dengan ekosistem terumbu karang yang dilindungi dan dikelola oleh masyarakat. Pembentukan DPL telah diinisasi sejak tahun 2008 melalui program Coral Reef Management Project (Coremap). Studi ini dilakukan  untuk menginvestigasi status ekosistem terumbu karang di dalam dan di luar DPL dengan batas wilayah studi di Pulau Wangi-Wangi, Wakatobi. Pengamatan status ekosistem terumbu karang dan ikan karang dilakukan dengan metode transek garis (line intercept transect) sepanjang 50 m sejajar garis pantai pada 6 kawasan DPL dan 4 area di luar DPL. Data lapangan berupa foto tiap frame diidentifikasi dengan menggunakan perangkat CPCe untuk mengklasifikasikan lifeform karang, tutupan karang, dan biota lainnya. Hasil studi menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan terhadap status kondisi ekosistem terumbu karang di dalam dan luar DPL. Rata-rata persentase tutupan karang berada pada kategori baik, masing-masing sebesar 54,9% (di dalam DPL) dan 53,9% (di luar DPL). Kelimpahan ikan karang cenderung lebih tinggi pada kawasan DPL jika dibandingkan dengan di luar DPL. Hasil studi ini juga menunjukkan bahwa terdapat peningkatan persentase karang hidup pada area DPL jika dibandingkan dengan data pengamatan tahun 2016.Kata Kunci: DPL, luar DPL, terumbu karang, ikan karang, Pulau Wangi-Wangi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-04-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/36501</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsl.v8i1.36501</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan); Vol 8, No 1: Februari 2023; 1-9</dc:source>
	<dc:source>2503-0396</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsl.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/36501/18105</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)</dc:rights>
</oai_dc:dc>