Jurnal
Pengaruh Laju Pergantian Air Terhadap Perkembangan dan Kelangsungan Hidup Larva Kerang Mutiara (Pinctada maxima) pada Skala Laboratorium
Jurnal Media Akuatika · Vol. 5 No. 1 (2020)
- ISSN
- 2503-4324
- Published
- 2020-01-27
- Publisher
- Universitas Halu Oleo
- Language
- eng
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pergantian air yang optimal pada sistem sirkulasi air terhadap perkembangan dan kelangsungan hidup larva kerang mutiara (P. maxima) yang dipelihara pada skala laboratorium. Penelitian didesain dengan metode rancangan acak lengkap yang terdiri atas empat perlakuan dengan tiga ulangan, yaitu: K (kontrol), A (200 ml/menit), B (400 ml/menit), dan C (600 ml/menit). Hewan uji larva P. maxima stadia D-veliger ukuran 90 µm×70 µm, yang dipelihara selama 45 hari dengan kepadatan 2000 larva per wadah pemeliharaan. Parameter yang diukur antara lain: tingkat kelangsungan hidup, pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, kecepatan metamorfosis stadia, dan parameter kualitas air. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan 600 ml/menit yaitu 11,83%±0,20. Pertumbuhan mutlak AP dan DV tertinggi pada perlakuan 600 ml/menit dengan perolehan masing-masing hasil yaitu 1565µm±23,35 dan 1199µm±28,10. Hasil laju pertumbuhan spesifik AP dan DV tertinggi diperoleh perlakuan 600 ml/menit yaitu 6,93%±0,03 dan 6,90%±0,05. Kecepatan perkembangan stadia dari stadia D-veliger – Pediveliger tercepat, diperoleh perlakuan 200 ml/menit, dengan perolehan waktu metamorfosis 24 hari 21 jam. Hasil ANOVA menunjukan bahwa tidak ada pengaruh nyata untuk setiap parameter yang diukur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa laju pergantian air sebesar 200-600 ml/menit dapat meningkatkan perkembangan dan kelangsungan hidup larva kerang mutiara (P. maxima) yang dipelihara pada skala laboratorium.Kata Kunci: perkembangan larva kerang mutiara, laju pergantian air, P. maxima
Collaboration network of the authors
40 authors · 170 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Muhaimin Hamzah | Universitas Halu Oleo | 18 |
| Wellem H. Muskita | Affiliation unknown | 10 |
| Yusnaini Yusnaini | Universitas Halu Oleo | 8 |
| Oce Astuti | Affiliation unknown | 8 |
| Irwan J. Effendy | Affiliation unknown | 8 |
| Indriyani Nur | Universitas Halu Oleo | 7 |
| Andi Khaeruni | Universitas Halu Oleo | 7 |
| TERRY PAKKI | Universitas Halu Oleo | 6 |
| . Yusnaini | Affiliation unknown | 6 |
| Muhammad Botek | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Ruslaini Ruslaini | Affiliation unknown | 4 |
| Asniah Asniah | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Waode Siti Anima Hisein | Universitas Halu Oleo | 3 |
| NUR ISNAINI ULFA | Universitas Halu Oleo | 3 |
| AGUNG YUSWANA | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Wa Iba | Universitas Halu Oleo | 3 |
| MARIADI MARIADI | Universitas Halu Oleo | 2 |
| SYAIR SYAIR | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Vit Neru Satrah | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Asmar Hasan | Universitas Halu Oleo | 2 |
| La Ode Baytul Abidin | Affiliation unknown | 2 |
| Ma’ruf Kasim | Universitas Halu Oleo | 2 |
| La Ode Baytul Abidin | Affiliation unknown | 2 |
| Abdul Majid | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muhammad Idris | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Jon Dahlan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Wellem Henrik Muskita | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Anshar Anshar | Affiliation unknown | 1 |
| Santi Santi | Affiliation unknown | 1 |
| Sulastri Ilyas | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Halim Halim | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La Ode Santiaji Bande | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Asdianti Asdianti | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Hasriani Hasriani | Affiliation unknown | 1 |
| Gusnawaty HS | Universitas Halu Oleo | 1 |
| WAODE SITI ANIMA HISEIN | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.