Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Pemberian Pakan Buatan Berbasis Tepung Lamun Dan Fermentasi Ampas Kelapa Pada Kombinasi Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Sintasan Teripang Pasir (Holothuria scabra Jaeger)

Jurnal Media Akuatika · Vol. 6 No. 1 (2021) · pp. 10–18

DOI
10.33772/jma.v6i1.15261
ISSN
2503-4324
Published
2021-01-20
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi beberapa formula pakan berbasis tepung lamun dan fermentasi ampas kelapa terhadap pertumbuhan mutlak dan tingkat kelangsungan hidup teripang pasir. Tiga jenis pakan diujicobakan, yaitu pakan dengan kombinasi beberapa dosis tepung lamun dan fermentasi ampas kelapa, sedangkan pakan kontrol adalah bersumber dari kompos. Pakan kontrol adalah bentik yang dirangsang pertumbuhannya dengan kompos kotoran ayam. Teripang pasir yang digunakan berbobot 7-60 g sebanyak 60 ekor, 5 ekor per wadah pemeliharaan. Benih teripang diberi pakan uji sekali dalam sehari pada sore hari. Percobaan dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok terdiri atas empat perlakuan pakan dan tiga ulangan. Percobaan berlangsung selama 45 hari. Variabel yang diamati pada penelitian ini yaitu pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, tingkat kelangsungan hidup dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukan pemberian pakan buatan berbasis tepung lamun dan fermentasi ampas kelapa memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan hari ke-45, namun memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik pada hari ke-15 dan 30 serta tingkat kelangsungan hidup. Benih teripang pasir yang diberi pakan kontrol menghasilkan pertumbuhan mutlak tertinggi (6,90 g). Laju pertumbuhan spesifik berkisar antara 0,13-0,71%. Sementara tingkat kelangsungan hidup berkisar antara 66,67-93,33%. Kesimpulan yang daat ditarik pada penelitian ini bahwa diduga teripang pasir tidak dapat memanfaatkan pakan buatan dengan baik dibanding dengan pakan kontrol berupa bentik.Kata kunci: pertumbuhan, lamun, fermentasi ampas kelapa, teripang pasir, Holothuria scabra.

Collaboration network of the authors

40 authors · 102 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Makassar
  • Jordan University of Science and Technology
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo8
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo7
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo4
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown3
Wa IbaUniversitas Halu Oleo2
Irdam RianiUniversitas Halu Oleo2
Ruslaini RuslainiAffiliation unknown2
Oce AstutiAffiliation unknown2
Kadir SabiluAffiliation unknown2
. YusnainiAffiliation unknown2
Abdul H. SaritaAffiliation unknown2
Rahmad Sofyan PatadjaiAffiliation unknown2
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo2
Mulyadi MulyadiAffiliation unknown1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Khaidhar Ma’rufUniversitas Halu Oleo1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
Utama K. PangerangAffiliation unknown1
Rahmad S. PatadjaiAffiliation unknown1
Emand Syapriawan TolanamyUniversitas Halu Oleo1
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Wardha JalilAffiliation unknown1
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Waode MushaffaAffiliation unknown1
Ismi Musdalifah DarsanUniversitas Halu Oleo1
Santi SantiAffiliation unknown1
Linianti LiniantiAffiliation unknown1
Maulidiyah MaulidiyahAffiliation unknown1
Erick Arjuna ArisUniversitas Halu Oleo1
Ngadiyo NgadiyoAffiliation unknown1
Rosmawati RosmawatiUniversitas Halu Oleo1
Putu ArimbawaAffiliation unknown1
Weka Gusmiarty AbdullahUniversitas Halu Oleo1
La Ode Santiaji BandeUniversitas Halu Oleo1
Mursalim MursalimAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Pemberian Pakan Buatan Berbasis Tepung Lamun Dan Fermentasi Ampas Kelapa Pada Kombinasi Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Sintasan Teripang Pasir (Holothuria scabra Jaeger)</dc:title>
	<dc:creator>Saputra, Muh. Ari</dc:creator>
	<dc:creator>Nur, Indriyani</dc:creator>
	<dc:creator>Balubi, Abdul Muis</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi beberapa formula pakan berbasis tepung lamun dan fermentasi ampas kelapa terhadap pertumbuhan mutlak dan tingkat kelangsungan hidup teripang pasir. Tiga jenis pakan diujicobakan, yaitu pakan dengan kombinasi beberapa dosis tepung lamun dan fermentasi ampas kelapa, sedangkan pakan kontrol adalah bersumber dari kompos. Pakan kontrol adalah bentik yang dirangsang pertumbuhannya dengan kompos kotoran ayam. Teripang pasir yang digunakan berbobot 7-60 g sebanyak 60 ekor, 5 ekor per wadah pemeliharaan. Benih teripang diberi pakan uji sekali dalam sehari pada sore hari. Percobaan dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok terdiri atas empat perlakuan pakan dan tiga ulangan. Percobaan berlangsung selama 45 hari. Variabel yang diamati pada penelitian ini yaitu pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, tingkat kelangsungan hidup dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukan pemberian pakan buatan berbasis tepung lamun dan fermentasi ampas kelapa memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan hari ke-45, namun memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik pada hari ke-15 dan 30 serta tingkat kelangsungan hidup. Benih teripang pasir yang diberi pakan kontrol menghasilkan pertumbuhan mutlak tertinggi (6,90 g). Laju pertumbuhan spesifik berkisar antara 0,13-0,71%. Sementara tingkat kelangsungan hidup berkisar antara 66,67-93,33%. Kesimpulan yang daat ditarik pada penelitian ini bahwa diduga teripang pasir tidak dapat memanfaatkan pakan buatan dengan baik dibanding dengan pakan kontrol berupa bentik.Kata kunci: pertumbuhan, lamun, fermentasi ampas kelapa, teripang pasir, Holothuria scabra.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-01-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/15261</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v6i1.15261</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 6, No 1 (2021): Januari; 10-18</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/15261/14281</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>