Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Substitusi Lansy dengan Pakan Mikro Berbasis Tepung Cumi dan Tepung Tahu untuk Meningkatkan Performa dan Sintasan Pasca Larva Udang Windu (Penaeus monodon Fabricius)

Jurnal Media Akuatika · Vol. 1 No. 1 (2016)

DOI
10.33772/jma.v1i1.4274
ISSN
2503-4324
Published
2016-03-16
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan berapa besar pakan buatan bisa menggantikan pakan impor (lansy) pada pemeliharaan larva udang windu (P. monodon). Penelitian dilaksanakan selama 42 hari yaitu pada bulan Oktober sampai November 2014. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah: A (40% lansy: 60% pakan buatan), B (30% lansy: 70% pakan buatan), C (20% lansy: 80% pakan buatan), D (10% lansy: 90% pakan buatan), dan E (100% pakan buatan). Parameter yang diamati yaitu pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, sintasan, dan performa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik, tetapi memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap sintasan udang windu. Pertumbuhan mutlak tertinggi didapatkan pada perlakuan 100% pakan buatan yaitu 4,63 g, laju pertumbuhan spesifik tertinggi didapatkan pada perlakuan 100% pakan buatan, yaitu 48,15%, dan sintasan tertinggi (80,67%) didapatkan pada perlakuan 100% pakan buatan. Performa udang terbaik juga didapatkan pada pemberian 100% pakan bauatan. Kata Kunci: Larva Udang Windu, Penaeus monodon Fabricius, Pakan Buatan, Pertumbuhan, Sintasan

Collaboration network of the authors

40 authors · 109 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Papua
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo18
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown9
Oce AstutiAffiliation unknown5
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo5
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo4
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo4
Wa IbaUniversitas Halu Oleo4
. YusnainiAffiliation unknown3
Irwan J. EffendyAffiliation unknown2
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown2
Sitti RukmanaAffiliation unknown2
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Jon DahlanUniversitas Halu Oleo1
Waode MushaffaAffiliation unknown1
Wellem Henrik MuskitaUniversitas Halu Oleo1
Anshar AnsharAffiliation unknown1
Sulastri IlyasUniversitas Halu Oleo1
Erick Arjuna ArisUniversitas Halu Oleo1
Ayub M. PadangaranAffiliation unknown1
Musarlin MusarlinAffiliation unknown1
Azuka B. YuukannaAffiliation unknown1
. HendraAffiliation unknown1
Armin .Affiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Edi EdiAffiliation unknown1
Siti ManfusAffiliation unknown1
Putri AndrianiAffiliation unknown1
Saswinta A. LestariAffiliation unknown1
Yulina YulinaAffiliation unknown1
Muhammad YonnoAffiliation unknown1
Rani RaniAffiliation unknown1
Wellem Hendrik MuskitaAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Eka SaputraUniversitas Papua1
. SarniatiAffiliation unknown1
. FaridaAffiliation unknown1
Ahmad RiyadiUniversitas Sulawesi Tenggara1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Substitusi Lansy dengan Pakan Mikro Berbasis Tepung Cumi dan Tepung Tahu untuk Meningkatkan Performa dan Sintasan Pasca Larva Udang Windu (Penaeus monodon Fabricius)</dc:title>
	<dc:creator>Rusmina, .</dc:creator>
	<dc:creator>Hamzah, Muhaimin</dc:creator>
	<dc:creator>Balubi, Abdul M.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan berapa besar pakan buatan bisa menggantikan pakan impor (lansy) pada pemeliharaan larva udang windu (P. monodon). Penelitian dilaksanakan selama 42 hari yaitu pada bulan Oktober sampai November 2014. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah : A (40% lansy : 60% pakan buatan), B (30% lansy : 70% pakan buatan), C (20% lansy : 80% pakan buatan), D (10% lansy : 90% pakan buatan), dan E (100% pakan buatan). Parameter yang diamati yaitu pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, sintasan, dan performa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik, tetapi memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap sintasan udang windu. Pertumbuhan mutlak tertinggi didapatkan pada perlakuan 100% pakan buatan yaitu 4,63 g, laju pertumbuhan spesifik tertinggi didapatkan pada perlakuan 100% pakan buatan, yaitu  48,15%, dan sintasan tertinggi (80,67%) didapatkan pada perlakuan 100% pakan buatan. Performa udang terbaik juga didapatkan pada pemberian 100% pakan bauatan. Kata Kunci: Larva Udang Windu, Penaeus monodon Fabricius, Pakan Buatan, Pertumbuhan, Sintasan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2016-03-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/4274</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v1i1.4274</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 1, No 1: Januari</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/4274/3311</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>