Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Inventarisasi Parasit Serta Akumulasi Logam Berat Nikel (Ni) Terhadap Ikan Bandeng (Chanos chanos) yang Dibudidayakan di Tambak

Jurnal Media Akuatika · Vol. 4 No. 1 (2019)

DOI
10.33772/jma.v4i1.6379
ISSN
2503-4324
Published
2019-01-30
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis parasit pada ikan bandeng sertaakumulasi logam berat nikel (Ni) pada ikan bandeng yang dipelihara di Tambak Desa Tapunggaya Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara. Jumlah sampel ikan bandeng (Chanos chanos) yang dibudidayakan di tambak dalam waktu pemeliharaan 2 bulan. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga (3) kali masing-masing (5) ekor tiap minggu selama (1) minggu persampling (total 15 ekor ikan bandeng untuk pengamatan parasit yang menyerang tubuh organisme). Pemeriksaan parasit dilakukan pada organ insang dan kulit (ektoparasit) dan organ usus dan hati (endoparasit) sedangkan pemeriksaan nikel dilakukan pada air. Hasil penelitian ditemukan dua jenis ektoparasit yaitu Ergasilus sp. dan dua jenis endoparasit yaitu Ergasilus dan Nematoda. Jenis parasit dengan intensitas tertinggi terdapat pada nematoda dengan nilai intensitas 8,8ind/ekor dan yang terendah Ergasilus sp. 0 ind/ekor atau tidak ditemukan. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat serangan parasit pada nematoda masih tergolong infeksi parasit sedang dan Ergasilus sp. tergolong infeksi parasit ringan. Nilai prevalensi tertinggi terdapat pada parasit jenisNematodayang memperoleh nilai prevalensi yaitu 100% pada sampling II yang termasuk dalam kategori “sedang” sedangkan nilai prevalensi terendah terdapat pada parasit jenis Ergasilus sp. 0% pada sampling I yang tidak ditemukannya parasit. Faktor kondisi menunjukan ikan kurang gemuk dengan nilai berkisar antara 1,173-1,525. Kandungan logam berat Nipada air menunjukkan hasil meningkat tiap samplingnya dengan perolehan nilai yaitu 0.263, 0.271 dan 0.280 ppm.Kata kunci:Chanos chanos, Parasit, Prevalensi, Intensitas, Nikel (Ni).

Collaboration network of the authors

40 authors · 92 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo7
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo6
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo4
La Ode Alirman AfuAffiliation unknown3
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown3
Wa IbaUniversitas Halu Oleo2
Alrum ArmidAffiliation unknown2
Wa NurgayahAffiliation unknown2
Ira .Affiliation unknown2
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown2
Oce AstutiAffiliation unknown2
Kadir SabiluAffiliation unknown2
. YusnainiAffiliation unknown2
Abdul H. SaritaAffiliation unknown2
Bahtiar .Affiliation unknown2
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo2
Mulyadi MulyadiAffiliation unknown1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Khaidhar Ma’rufUniversitas Halu Oleo1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
Utama K. PangerangAffiliation unknown1
Rahmad S. PatadjaiAffiliation unknown1
Emand Syapriawan TolanamyUniversitas Halu Oleo1
Rahmad Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Waode MushaffaAffiliation unknown1
Ismi Musdalifah DarsanUniversitas Halu Oleo1
Santi SantiAffiliation unknown1
Linianti LiniantiAffiliation unknown1
Maulidiyah MaulidiyahAffiliation unknown1
Erick Arjuna ArisUniversitas Halu Oleo1
Putu ArimbawaAffiliation unknown1
Weka Gusmiarty AbdullahUniversitas Halu Oleo1
La Ode Santiaji BandeUniversitas Halu Oleo1
Mursalim MursalimAffiliation unknown1
Muhammad ArbaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Inventarisasi Parasit Serta Akumulasi Logam Berat Nikel (Ni) Terhadap Ikan Bandeng (Chanos chanos) yang Dibudidayakan di Tambak</dc:title>
	<dc:creator>Kumala, Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Nur, Indriyani</dc:creator>
	<dc:creator>Emiyarti, .</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis parasit pada ikan bandeng sertaakumulasi logam berat nikel (Ni) pada ikan bandeng yang dipelihara di Tambak Desa Tapunggaya Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara. Jumlah sampel ikan bandeng (Chanos chanos) yang dibudidayakan di tambak dalam waktu pemeliharaan 2 bulan. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga (3) kali masing-masing (5) ekor tiap minggu selama (1) minggu persampling (total 15 ekor ikan bandeng untuk pengamatan parasit yang menyerang tubuh organisme). Pemeriksaan parasit dilakukan pada organ insang dan kulit (ektoparasit) dan organ usus dan hati (endoparasit) sedangkan pemeriksaan nikel dilakukan pada air . Hasil penelitian ditemukan dua jenis ektoparasit yaitu Ergasilus sp. dan dua jenis endoparasit yaitu Ergasilus dan Nematoda. Jenis parasit dengan intensitas tertinggi terdapat pada nematoda dengan nilai intensitas 8,8ind/ekor dan yang terendah Ergasilus sp. 0 ind/ekor atau tidak ditemukan. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat serangan parasit pada nematoda masih tergolong infeksi parasit sedang dan Ergasilus sp. tergolong infeksi parasit ringan. Nilai prevalensi tertinggi terdapat pada parasit jenisNematodayang memperoleh nilai prevalensi yaitu 100% pada sampling II yang termasuk dalam kategori “sedang” sedangkan nilai prevalensi terendah terdapat pada parasit jenis Ergasilus sp. 0% pada sampling I yang tidak ditemukannya parasit. Faktor kondisi menunjukan ikan kurang gemuk dengan nilai berkisar antara 1,173-1,525. Kandungan logam berat Nipada air menunjukkan hasil meningkat tiap samplingnya dengan perolehan nilai yaitu 0.263, 0.271 dan 0.280 ppm.Kata kunci :Chanos chanos, Parasit, Prevalensi, Intensitas, Nikel (Ni).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-01-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/6379</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v4i1.6379</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 4, No 1: Januari</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/6379/4666</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>