Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Penambahan Tepung Daun Bayam Dalam Pakan Komersil Terhadap Pertumbuhan Kepiting Bakau (Scylla serrata) Yang Dipelihara Dengan Sistem Resirkulasi Tertutup

Jurnal Media Akuatika · Vol. 5 No. 1 (2020)

DOI
10.33772/jma.v5i1.13988
ISSN
2503-4324
Published
2020-01-27
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan buatan dengan tepung daun bayam (TB) dalam pakan komersial (PK) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup kepiting bakau (S. serrate) yang dipelihara dengan sistem resirkulasi tertutup. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Terdapat empat jenis pakan buatan dengan presentase yang berbeda PK 55% TB 40% B 5% (Pakan A), PK 50% TB 45% B 5%(Pakan B), PK 45% TB 50% B 5% (Pakan C) dan PK 40% TB 55% B 5% (Pakan D) diberikan kepada kepitng bakau selama 60 hari. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan mutlak (PM), laju pertumbuhan spesifik (LPS) dan kelangsungan hidup (SR.). Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata pertumbuhan mutlak berkisar antara 17,3 – 22,3 g sedangkan nilai rata-rata laju pertumbuhan spesifik pada kepiting bakau yang diberikan pakan uji berkisar antara 0,0025 – 0,0038 % dan nilai rata-rata kelangsungan hidup kepiting bakau yaitu 100%. Hasil analisa sidik ragam menunjukan pakan buatan dengan penambahan tepung bayam memberikan pengaruh yang tidak signifikan (P0,05) terhadap pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik dan kelangsungan hidup. Peneitian ini menyimpulkan bahwa tepung daun bayam dapat ditambahkan pada pakan buatan berkisar 40-50 %.Kata kunci: Pakan buatan komersial, tepung bayam, kepiting bakau, sistem resirkulasi tertutup.

Collaboration network of the authors

40 authors · 116 co-authorship links · 6 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Bina Sarana Informatika
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo20
. YusnainiAffiliation unknown14
Wa IbaUniversitas Halu Oleo8
Abdul M. BalubiAffiliation unknown5
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo4
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown4
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown4
Ruslaini RuslainiAffiliation unknown4
La SaraUniversitas Halu Oleo3
Irwan J. EffendyAffiliation unknown2
Jon DahlanUniversitas Halu Oleo2
Wellem MuskitaAffiliation unknown2
Irdam RianiUniversitas Halu Oleo2
Muhammad Natsir NessaAffiliation unknown1
Muhammad Iqbal DjawadAffiliation unknown1
Dody Dharmawan TrijunoAffiliation unknown1
Muhammad Irfan BasriUniversitas Halu Oleo1
Abdul HamidUniversitas Bina Sarana Informatika1
Kangkuso AnaluddinUniversitas Halu Oleo1
La SyahrirUniversitas Halu Oleo1
LD Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown1
Abdul MajidUniversitas Halu Oleo1
Muhammad IdrisUniversitas Halu Oleo1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Yustika Intan PermatahatiAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
Utama K. PangerangAffiliation unknown1
Rahmad S. PatadjaiAffiliation unknown1
Muhammad RamliUniversitas Halu Oleo1
Zainuddin SaenongUniversitas Halu Oleo1
Muhammad IdrisUniversitas Halu Oleo1
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Muh Yamin EffendieAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Penambahan Tepung Daun Bayam Dalam Pakan Komersil Terhadap Pertumbuhan Kepiting Bakau (Scylla serrata) Yang Dipelihara Dengan Sistem Resirkulasi Tertutup</dc:title>
	<dc:creator>Edi, Edi</dc:creator>
	<dc:creator>Muskita, Wellem H.</dc:creator>
	<dc:creator>Astuti, Oce</dc:creator>
	<dc:creator>Kurnia, Agus</dc:creator>
	<dc:creator>Hamzah, Muhaimin</dc:creator>
	<dc:creator>Yusnaini, Yusnaini</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan buatan dengan tepung daun bayam (TB) dalam pakan komersial (PK) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup kepiting bakau (S. serrate) yang dipelihara dengan sistem resirkulasi tertutup. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Terdapat empat jenis pakan buatan dengan presentase yang berbeda PK 55% TB 40% B 5% (Pakan A), PK 50% TB 45% B 5%(Pakan B), PK 45% TB 50% B 5% (Pakan C) dan PK 40% TB 55% B 5% (Pakan D) diberikan kepada kepitng bakau selama 60 hari. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan mutlak (PM), laju pertumbuhan spesifik (LPS) dan kelangsungan hidup (SR.). Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata pertumbuhan mutlak berkisar antara 17,3 – 22,3 g sedangkan nilai rata-rata laju pertumbuhan spesifik pada kepiting bakau yang diberikan pakan uji berkisar antara 0,0025 – 0,0038 % dan nilai rata-rata kelangsungan hidup kepiting bakau yaitu 100%. Hasil analisa sidik ragam menunjukan pakan buatan dengan penambahan tepung bayam memberikan pengaruh yang tidak signifikan (P0,05) terhadap pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik dan kelangsungan hidup. Peneitian ini menyimpulkan bahwa tepung daun bayam dapat ditambahkan pada pakan buatan berkisar 40-50 %.Kata kunci: Pakan buatan komersial, tepung bayam, kepiting bakau, sistem resirkulasi tertutup.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-01-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/13988</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v5i1.13988</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 5, No 1 (2020): Januari</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/13988/18482</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>