Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Perbandingan Pertumbuhan dan Sintasan Populasi Abalon yang Dipelihara Bersama Sponge dan Rumput Laut

Jurnal Media Akuatika · Vol. 1 No. 2 (2016)

DOI
10.33772/jma.v1i2.4280
ISSN
2503-4324
Published
2016-06-22
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Pemeliharaan tentang perbandingan pertumbuhan dan sintasan populasi abalon yang dipelihara bersama sponge dan rumput laut telah dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh sponge dan rumput laut terhadap laju pertumbuhan dan sintasan populasi abalon dengan pemberian pakan makroalga jenis G. verrucosa. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Sumber Laut Sejahtera Desa Tapulaga Kecamatan Soropia selama 60 hari. Hewan uji yang digunakan sebanyak 150 individu pada tiap populasi. Pada populasi A dipelihara bersama sponge, populasi B dipelihara bersama sponge dan rumput laut, dan populasi C dipelihara bersama rumput laut. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi untuk mengetahui perubahan panjang dan bobot ketiga populasi hewan uji. Hasil analisis regresi pada populasi menunjukkan persamaan populasi A; Panjang (mm) = 35,774 +,45609 * Berat (g) = -41,87 + 1,3627 *, populasi B; Panjang (mm) = 34,314 +,53727 * Berat (g) = -31,82 + 1,1335 *, dan populasi C Panjang (mm) = 33,892 +,55849 * Berat (g) = -29,01+ 1,0592 *. Berdasarkan persamaan tersebut, maka dapat diketahui bahwa pertambahan panjang cangkang tertinggi yaitu pada populasi A kemudian pada populasi B dan yang terendah yaitu pada populasi C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama penelitian, ketiga populasi tersebut mengalami pertambahan panjang cangkang setiap meningkatnya pertambahan bobot tubuh. Hal ini menggambarkan bahwa pemeliharaan abalon bersama sponge dan rumput laut baik untuk menunjangpertumbuhan dan sintasannya.Selanjutnya hasil pengukuran parameter kualitas air selama penelitian memiliki kisaran masing-masing suhu berkisar antara 29–31°C, salinitas 34–36 ppt, serta pH 7–8.Kata Kunci: Abalon, Pertumbuhan, Sponge, Rumput Laut

Collaboration network of the authors

32 authors · 71 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi B. PatadjaiAffiliation unknown7
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo4
Ermayanti IshakAffiliation unknown3
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo2
Abdul M. BalubiAffiliation unknown2
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo2
Evy S. SyahrinAffiliation unknown2
. YusnainiAffiliation unknown1
Tri S.P. BaneAffiliation unknown1
. NahrullahAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
. SrianiAffiliation unknown1
Wa EkoAffiliation unknown1
. SarniatiAffiliation unknown1
Nur AsiaAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
. IsrawatiAffiliation unknown1
Waode SafitriAffiliation unknown1
Laode M. AslanAffiliation unknown1
muhammad idrisAffiliation unknown1
. MusdianAffiliation unknown1
. MasitaAffiliation unknown1
Ferianto HamidAffiliation unknown1
Devy PrimaningsihAffiliation unknown1
. NasrullahAffiliation unknown1
Karimatul FajriahAffiliation unknown1
Akram KarimAffiliation unknown1
. GusriyantiAffiliation unknown1
. SamsidarAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perbandingan Pertumbuhan dan Sintasan Populasi Abalon yang Dipelihara Bersama Sponge dan Rumput Laut</dc:title>
	<dc:creator>Sukti, Andi N.</dc:creator>
	<dc:creator>Effendy, Irwan J.</dc:creator>
	<dc:creator>Sarita, Abdul H.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pemeliharaan tentang perbandingan pertumbuhan dan sintasan populasi abalon yang dipelihara bersama sponge dan rumput laut telah dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh sponge dan rumput laut terhadap laju pertumbuhan dan sintasan populasi abalon dengan pemberian pakan makroalga jenis G. verrucosa. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Sumber Laut Sejahtera Desa Tapulaga Kecamatan Soropia selama 60 hari. Hewan uji yang digunakan sebanyak 150 individu pada tiap populasi. Pada populasi A dipelihara bersama sponge, populasi B dipelihara bersama sponge dan rumput laut, dan populasi C dipelihara bersama rumput laut. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi untuk mengetahui perubahan panjang dan bobot ketiga populasi hewan uji. Hasil analisis regresi pada populasi menunjukkan persamaan populasi A ; Panjang (mm) = 35,774 + ,45609 * Berat (g) = -41,87 + 1,3627 *, populasi B ; Panjang (mm) = 34,314 + ,53727 * Berat (g) = -31,82 + 1,1335 *, dan populasi C Panjang (mm) = 33,892 + ,55849 * Berat (g) = -29,01+ 1,0592 *. Berdasarkan persamaan tersebut, maka dapat diketahui bahwa pertambahan panjang cangkang tertinggi yaitu pada populasi A kemudian pada populasi B dan yang terendah yaitu pada populasi C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama penelitian, ketiga populasi tersebut mengalami pertambahan panjang cangkang setiap meningkatnya pertambahan bobot tubuh. Hal ini menggambarkan bahwa pemeliharaan abalon bersama sponge dan rumput laut baik untuk menunjangpertumbuhan dan sintasannya.Selanjutnya hasil pengukuran parameter kualitas air selama penelitian memiliki kisaran masing-masing suhu berkisar antara 29–31°C, salinitas 34–36 ppt, serta pH 7–8.Kata Kunci : Abalon, Pertumbuhan, Sponge, Rumput Laut</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2016-06-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/4280</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v1i2.4280</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 1, No 2: April</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/4280/3316</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>