Jurnal
Perbandingan Pemeliharaan Menggunakan Shelter Transparan Dan Shelter Gelap Dalam Sistem Kompartemen Individu (Ski) Terhadap Performa Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Lobster Batik (Panulirus longipes)
Jurnal Media Akuatika · Vol. 9 No. 3 (2024) · pp. 116–131
- ISSN
- 2503-4324
- Published
- 2024-07-06
- Publisher
- Universitas Halu Oleo
- Language
- eng
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh metode pemeliharaan sistem kompartemen individu (SKI) menggunakan wadah selter transparan dan selter gelap serta kontrol (tidak menggunakan selter)terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup lobster batik (Panulirus longipes). Tiga jenis perlakuan dalam penelitian ini yakni lobster yang dipelihara menggunakan kompartemen terang (Perlakuan A), lobster yang dipelihara menggunakan kompartemen gelap (Perlakuan B) dan lobster yang dipelihara tidak menggunakan kompartemen (Perlakuan C). Sebanyak 36 ekor lobster batik (bobot awal rata-rata 60,9 ± 9,96 g) dimasukkan ke dalam sembilan unit waring (tiga perlakuan dan tiga ulangan) berukuran 1 × 1× 1 m3 dengan masing-masing unit percobaan berisi 4 ekor lobster yang dipeliharan selama 60 hari. Selama pemeliharaan lobster uji diberi pakan dua kali sehari (jam 17.00 dan 22.00 WITA) dengan dosis 20% bobot total lobster. Rancangan penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK). dengan 3 perlakuan dan 3 kelompok (ulangan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan mutlak rata-rata tertinggi didapat pada lobster yang dipelihara menggunakan kompartemen selter transparan sebesar 35,41 g, sedangkan pertumbuhan lobster yang menggunakan kompartemen/selter gelap dan tanpa selter masing masing sebesar 7.85 g dan 14,17 g. Panjang total lobster yang dipelihara pada kompartemen selter transparan, selter gelap dan tanpa selter masing-masing sebesar 4.65 cm, 2.52 cm g dan 3.77 cm. Panjang karapas lobster batik yang dipelihara dalam selter transparan, selter gelap dan tanpa selter masing-masing sebesar 0.76 cm, 0,53 cm dan 0.61 cm. Laju pertumbuhan harian lobster batik yang dipeliharan dalam selter transparan, selter gelap dan tanpa selter masing-masing sebesar 0.29 %, 0.12% dan 0.14 %. Kelangsungan hidup lobster yang dipelihara tanpa selter sebesar 100% sedangkan kelangsungan hdup lobster yang dipelihara dalam selter hanya 58.33%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan selter transparan dan selter gelap dalam pemeliharaan lobster tidak memberi pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan lobster, demikian juga jika dibandingkan dengan tanpa menggunakan selter (kontrol). Kata Kunci: Lobster batik, selter, pertumbuhan mutlak dan kelangsungan hidup
Collaboration network of the authors
40 authors · 105 co-authorship links · 6 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Universitas Bina Sarana Informatika
- State University of Makassar
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Muhaimin Hamzah | Universitas Halu Oleo | 19 |
| Indriyani Nur | Universitas Halu Oleo | 13 |
| Wellem H. Muskita | Affiliation unknown | 11 |
| Oce Astuti | Affiliation unknown | 10 |
| . Yusnaini | Affiliation unknown | 5 |
| Wa Iba | Universitas Halu Oleo | 4 |
| La Ode Baytul Abidin | Affiliation unknown | 4 |
| La Sara | Universitas Halu Oleo | 3 |
| ABDUL RAHMAN | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Abdul M. Balubi | Affiliation unknown | 3 |
| Irwan J. Effendy | Affiliation unknown | 2 |
| Muhammad Natsir Nessa | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Iqbal Djawad | Affiliation unknown | 1 |
| Dody Dharmawan Trijuno | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Irfan Basri | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Abdul Hamid | Universitas Bina Sarana Informatika | 1 |
| Kangkuso Analuddin | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La Syahrir | Universitas Halu Oleo | 1 |
| LD Muhammad Yasir Haya | Affiliation unknown | 1 |
| Abdul Majid | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muhammad Idris | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Asnani Asnani | Affiliation unknown | 1 |
| Yustika Intan Permatahati | Affiliation unknown | 1 |
| Indrayani Indrayani | State University of Makassar | 1 |
| Utama K. Pangerang | Affiliation unknown | 1 |
| Rahmad S. Patadjai | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Ramli | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Zainuddin Saenong | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muhammad Idris | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muzuni Muzuni | Affiliation unknown | 1 |
| Muh Yamin Effendie | Affiliation unknown | 1 |
| Jon Dahlan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Wellem Henrik Muskita | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Anshar Anshar | Affiliation unknown | 1 |
| Santi Santi | Affiliation unknown | 1 |
| Rosmiati Rosmiati | Affiliation unknown | 1 |
| Sulastri Ilyas | Universitas Halu Oleo | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.