Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Penambahaan Tepung Spirulina dalam Pakan Terhadap Performa Warna Ikan Hias Komet (Carassius auratus)

Jurnal Media Akuatika · Vol. 6 No. 1 (2021) · pp. 1–9

DOI
10.33772/jma.v6i1.14864
ISSN
2503-4324
Published
2021-01-29
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan tepung Spirulina dalam pakan terhadap performa warna ikan hias komet (C. auratus). Empat jenis pakan uji dibuat berdasarkan dosis penambahan tepung Spirulina dalam pakan yakni pakan komersil tanpa penambahan tepung Spirulina (pakan A), penambahan 1% tepung Spirulina dalam pakan (pakan B), penambahan 3% tepung Spirulina dalam pakan (pakan C), dan penambahan 5% tepung Spirulina dalam pakan (pakan D). Penelitian ini dilaksanakan selama 40 hari. Sebanyak 60 ekor ikan komet dengan bobot rata-rata awal8.02±1,02 g yang ditempatkan ke dalam 12 akuarium (5 ekor/akuarium). Tingkat kecerahan warna ikan ditentukan dengan menggunakan metode score sheet dengan melibatkan 10 orang panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecerahan warna orange tertinggi didapatkan pada ikan komet yang diberi pakan D sebesar 3.60, kemudian diikutipakan C, B dan A masing-masing sebesar 3.16, 2.62 dan 1.96. Tingkat kecerahan warna putih tertinggi juga didapatkan pada ikan komet yang diberi pakan D sebesar 2.94, kemudian diikuti pakan C, B dan A masing-masing sebesar 2.60, 1.92 dan 1.78, pertumbuhan mutlak ikan komet berkisar antara57.85-.32.7 dan kelangsungan hidup ikan komet selama penelitian adalah100%.Penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan 5% tepung Spirulina dalam pakan dapat meningkatkan kecerahan warna ikan hias komet.Kata kunci: ikan komet, kecerahan warna, tepung spirulina, pakan komersial

Collaboration network of the authors

40 authors · 102 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo19
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo14
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown10
Oce AstutiAffiliation unknown10
. YusnainiAffiliation unknown7
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown5
Wa IbaUniversitas Halu Oleo4
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo3
Abdul M. BalubiAffiliation unknown3
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown3
Muliha HalimUniversitas Halu Oleo2
Kadir SabiluAffiliation unknown2
Irwan J. EffendyAffiliation unknown2
Abdul H. SaritaAffiliation unknown2
Santi SantiAffiliation unknown2
Adrianus AdrianusAffiliation unknown1
Yosehi MekiuwAffiliation unknown1
Abdul RizalAffiliation unknown1
Paul Adryani MoentoAffiliation unknown1
Mani YusufAffiliation unknown1
Mulyadi MulyadiAffiliation unknown1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Khaidhar Ma’rufUniversitas Halu Oleo1
Abdul MajidUniversitas Halu Oleo1
Muhammad IdrisUniversitas Halu Oleo1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
Utama K. PangerangAffiliation unknown1
Rahmad S. PatadjaiAffiliation unknown1
Emand Syapriawan TolanamyUniversitas Halu Oleo1
Rahmad Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Jon DahlanUniversitas Halu Oleo1
Waode MushaffaAffiliation unknown1
Wellem Henrik MuskitaUniversitas Halu Oleo1
Anshar AnsharAffiliation unknown1
Ismi Musdalifah DarsanUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penambahaan Tepung Spirulina dalam Pakan Terhadap Performa Warna  Ikan Hias Komet (Carassius auratus)</dc:title>
	<dc:creator>Anwar, Anwar</dc:creator>
	<dc:creator>Kurnia, Agus</dc:creator>
	<dc:creator>Nur, Indriyani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan tepung Spirulina dalam pakan terhadap performa warna  ikan hias komet (C. auratus). Empat jenis pakan uji dibuat berdasarkan dosis penambahan tepung Spirulina dalam pakan yakni pakan komersil tanpa penambahan tepung Spirulina (pakan A), penambahan 1% tepung Spirulina dalam pakan (pakan B), penambahan 3% tepung Spirulina dalam pakan (pakan C), dan penambahan 5% tepung Spirulina dalam pakan (pakan D). Penelitian ini dilaksanakan selama 40 hari. Sebanyak 60 ekor ikan komet dengan bobot rata-rata awal8.02±1,02 g yang ditempatkan ke dalam 12 akuarium (5 ekor/akuarium). Tingkat kecerahan warna ikan ditentukan dengan menggunakan metode score sheet dengan melibatkan 10 orang panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecerahan warna orange tertinggi didapatkan pada ikan komet yang diberi pakan D sebesar 3.60, kemudian diikutipakan C, B dan A masing-masing sebesar 3.16, 2.62 dan 1.96. Tingkat kecerahan warna putih tertinggi juga didapatkan pada ikan komet  yang diberi pakan D sebesar 2.94, kemudian diikuti pakan C, B dan A masing-masing sebesar 2.60, 1.92 dan 1.78, pertumbuhan mutlak ikan komet berkisar antara57.85-.32.7 dan kelangsungan hidup ikan komet selama penelitian adalah100%.Penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan 5% tepung Spirulina dalam pakan dapat meningkatkan kecerahan warna ikan hias komet.Kata kunci : ikan komet, kecerahan warna, tepung spirulina, pakan komersial</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-01-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/14864</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v6i1.14864</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 6, No 1 (2021): Januari; 1-9</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/14864/18509</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>