Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Jumlah Inti Terhadap Pertumbuhan Dan Ketebalan Lapisan Mutiara Pada Kerang Pteria penguin

Jurnal Media Akuatika · Vol. 4 No. 1 (2019)

DOI
10.33772/jma.v4i1.6372
ISSN
2503-4324
Published
2019-04-30
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah inti terhadap pertumbuhan dan ketebalan lapisan mutiara pada kerang Pteria penguin menggunakan metode tali gantung pada rakit apung. Penelitian ini dilaksanakan selama empat bulan yakni bulan Agustus-Desember 2018 di Perairan Palabusa Kecamatan Lea-Lea Kabupaten Buton, menggunakan Rancangan Acak lengkap yang terdiri dari tiga perlakuan yaitu perlakuan A (satu inti kiri), perlakuan B(dua inti kiri) dan perlakuan C(2 inti kiri + 1 inti kanan) dengan 5 ulangan individu setiap perlakuan. Parameter yang diamati pertumbuhan dan ketebalan lapisan mutiara pada kerang P. penguin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pertumbuhan mutlak lebarcangkang tertinggi pada perlakuan A yaitu 18,76 mm, pertumbuhan mutlak tinggi cangkang tertinggi pada perlakuan C yaitu 14,25 mm dan pertumbuhan mutlak tebal cangkang tertinggi pada perlakuan A yaitu 1,52 mm. Ketebalan lapisan Base (dasar) mutiara tertinggi pada perlakuan A yaitu 0,29 mm dan ketebalan lapisan Top (kuba) mutiara tertinggi pada perlakuan A yaitu 0,16 mm. Penambahan jumlah inti mutiara tidak memberikan pengaruh sifnifikan terhadap pertumbuhan dimensicangkang dan ketebalan lapisan mutiara.Penelitian ini menyimpulkan bahwa jumlah inti yang dapat diimplantasikan pada kerang P. penguin minimal 3 inti per individu kerang.Kata kunci: Jumlah inti, Pertumbuhan, Ketebalan lapisan mutiara, Pteria penguin

Collaboration network of the authors

40 authors · 92 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Papua
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo15
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo11
Oce AstutiAffiliation unknown4
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo2
. MustakimAffiliation unknown2
Wahidin AkbarAffiliation unknown2
Muhammad RamliAffiliation unknown1
Muh. RivaldyAffiliation unknown1
Baru SadarunAffiliation unknown1
. DeniroAffiliation unknown1
Irwan J. EffendyAffiliation unknown1
Tri S.P. BaneAffiliation unknown1
La SuriadiAffiliation unknown1
Nurfati BaaluAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo1
Edi EdiAffiliation unknown1
Hamzan WadiAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Anci LawaoAffiliation unknown1
Abdul M. BalubiAffiliation unknown1
Muhammad YonnoAffiliation unknown1
Eka SaputraUniversitas Papua1
Wa Ode Mutia IndahAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
. RahmadaniAffiliation unknown1
. AsranAffiliation unknown1
. FaridaAffiliation unknown1
Ruslaini RuslainiAffiliation unknown1
Tiyana TiyanaAffiliation unknown1
Ahmad RiyadiUniversitas Sulawesi Tenggara1
Muhammad HaikalAffiliation unknown1
Hasbin RivaiAffiliation unknown1
Irdayanti MusairAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Jarfin JarfinAffiliation unknown1
Ainul HakAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Jumlah Inti Terhadap Pertumbuhan Dan Ketebalan Lapisan Mutiara Pada Kerang Pteria penguin</dc:title>
	<dc:creator>Satria, .</dc:creator>
	<dc:creator>Muskita, Wellem H.</dc:creator>
	<dc:creator>Yusnaini, .</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah inti terhadap pertumbuhan dan ketebalan lapisan mutiara pada kerang Pteria penguin menggunakan metode tali gantung pada rakit apung. Penelitian ini dilaksanakan selama empat bulan yakni bulan Agustus-Desember 2018 di Perairan Palabusa Kecamatan Lea-Lea Kabupaten Buton, menggunakan Rancangan Acak lengkap yang terdiri dari tiga perlakuan yaitu perlakuan A (satu inti kiri), perlakuan B(dua inti kiri) dan perlakuan C(2 inti kiri + 1 inti kanan) dengan 5 ulangan individu setiap perlakuan. Parameter yang diamati pertumbuhan dan ketebalan lapisan mutiara pada kerang P. penguin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pertumbuhan mutlak lebarcangkang tertinggi pada perlakuan A yaitu 18,76 mm, pertumbuhan mutlak tinggi cangkang tertinggi pada perlakuan C yaitu 14,25 mm dan pertumbuhan mutlak tebal cangkang tertinggi pada perlakuan A yaitu 1,52 mm. Ketebalan lapisan Base (dasar) mutiara tertinggi pada perlakuan A yaitu 0,29 mm dan ketebalan lapisan Top (kuba) mutiara tertinggi pada perlakuan A yaitu 0,16 mm. Penambahan jumlah inti mutiara tidak memberikan pengaruh sifnifikan terhadap pertumbuhan dimensicangkang dan ketebalan lapisan mutiara.Penelitian ini menyimpulkan bahwa jumlah inti yang dapat diimplantasikan pada kerang P. penguin minimal 3 inti per individu kerang.Kata kunci : Jumlah inti, Pertumbuhan, Ketebalan lapisan mutiara, Pteria penguin</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/6372</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v4i1.6372</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 4, No 1: Januari</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/6372/4662</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>