Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Dari Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Kandungan Protein Chlorella vulgaris

Jurnal Media Akuatika · Vol. 5 No. 1 (2020)

DOI
10.33772/jma.v5i1.12729
ISSN
2503-4324
Published
2020-01-20
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik cair dari eceng gondok (POC EG) terhadap pertumbuhan sel dan kandungan protein C. vulgaris. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Volume media kultur 300 ml pada masing-masing media f/2, 5%, 10%, 15% dan 20% POC EG dengan stok awal 10x10⁴ sel/ml C. vulgaris. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu kepadatan sel, laju pembelahan sel, SGR, yield dan kandungan protein C. vulgaris. Hasil penelitian ini kepadatan sel tertinggi C. vulgaris pada hari ke-4 didapatkan pada perlakuan 15% POC EG yaitu 10,62x10⁵ sel/ml bila dibandingkan dengan media f/2 yaitu 4,66x10⁵ sel/ml dengan nilai statistik berbeda nyata (P0,001). SGR tertinggi pada perlakuan 15% POC EG yaitu 0,95 sel/hari bila dibandingkan dengan media f/2 yaitu 0,20 sel/hari nilai statistik berbeda nyata (P0,001). Laju pembelahan sel per hari tertinggi pada perlakuan 15% POC EG yaitu 1,37 kali bila dibandingkan dengan media f/2 yaitu 0,29 kali nilai statistik berbeda nyata (P0,001). Pada hari ke-4 yield tertinggi C. vulgaris didapatkan pada perlakuan 15% POC EG yaitu 5,81x10⁵ sel/ml bila dibandingkan dengan media f/2 yaitu 3,33x10⁵ sel/ml nilai statistik berbeda nyata (P0,001). Kandungan protein C. vulgaris tertinggi didapatkan pada konsentrasi 15% POC EG yaitu 4,4% bila dibandingkan dengan konsentrasi 20% POC EG yaitu 3,4%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsentrasi 15% POC EG dapat digunakan sebagai alternatif pupuk organik dalam kultivasi C. vulgaris.Kata Kunci: Chlorella vulgaris, media organik, pertumbuhan, protein.

Collaboration network of the authors

40 authors · 114 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Bina Sarana Informatika
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo17
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown10
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo6
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo6
Oce AstutiAffiliation unknown5
Abdul M. BalubiAffiliation unknown3
. YusnainiAffiliation unknown2
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown2
Ruslaini RuslainiAffiliation unknown2
Mulyadi MulyadiAffiliation unknown1
Abdul HamidUniversitas Bina Sarana Informatika1
Kangkuso AnaluddinUniversitas Halu Oleo1
La SyahrirUniversitas Halu Oleo1
LD Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown1
Muhammad RamliUniversitas Halu Oleo1
Zainuddin SaenongUniversitas Halu Oleo1
Muhammad IdrisUniversitas Halu Oleo1
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Wa Ode Linda Rahayu AnggrainiUniversitas Halu Oleo1
Sri AmbardiniUniversitas Halu Oleo1
Jon DahlanUniversitas Halu Oleo1
Waode MushaffaAffiliation unknown1
Wellem Henrik MuskitaUniversitas Halu Oleo1
Anshar AnsharAffiliation unknown1
Ismi Musdalifah DarsanUniversitas Halu Oleo1
Sulastri IlyasUniversitas Halu Oleo1
Erick Arjuna ArisUniversitas Halu Oleo1
Ayub M. PadangaranAffiliation unknown1
Musarlin MusarlinAffiliation unknown1
Armin .Affiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
. RusminaAffiliation unknown1
Edi EdiAffiliation unknown1
Siti ManfusAffiliation unknown1
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown1
Nova IndrianaAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Konsentrasi  Pupuk Organik Cair Dari Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Kandungan Protein Chlorella vulgaris</dc:title>
	<dc:creator>Yulina, Yulina</dc:creator>
	<dc:creator>Iba, Wa</dc:creator>
	<dc:creator>Hamzah, Muhaimin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik cair dari eceng gondok (POC EG) terhadap pertumbuhan sel dan kandungan protein C. vulgaris. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Volume media kultur 300 ml pada masing-masing media f/2, 5%, 10%, 15% dan 20% POC EG dengan stok awal 10x10⁴ sel/ml C. vulgaris. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu kepadatan sel, laju pembelahan sel, SGR, yield dan kandungan protein C. vulgaris. Hasil penelitian ini kepadatan sel tertinggi C. vulgaris pada hari ke-4 didapatkan pada perlakuan 15%  POC EG yaitu 10,62x10⁵ sel/ml bila dibandingkan dengan media f/2 yaitu 4,66x10⁵ sel/ml dengan nilai statistik berbeda nyata (P0,001). SGR tertinggi pada perlakuan 15%  POC EG yaitu 0,95 sel/hari bila dibandingkan dengan media f/2 yaitu 0,20 sel/hari nilai statistik berbeda nyata (P0,001). Laju pembelahan sel per hari tertinggi pada perlakuan 15% POC EG yaitu 1,37 kali bila dibandingkan dengan media f/2 yaitu 0,29 kali nilai statistik berbeda nyata (P0,001). Pada hari ke-4 yield tertinggi C. vulgaris didapatkan pada perlakuan 15% POC EG yaitu 5,81x10⁵ sel/ml bila dibandingkan dengan media f/2 yaitu 3,33x10⁵ sel/ml nilai statistik berbeda nyata (P0,001). Kandungan protein C. vulgaris tertinggi didapatkan pada konsentrasi 15% POC EG yaitu 4,4% bila dibandingkan dengan konsentrasi 20% POC EG yaitu 3,4%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsentrasi 15% POC EG dapat digunakan sebagai alternatif pupuk organik dalam kultivasi C. vulgaris.Kata Kunci : Chlorella vulgaris, media organik, pertumbuhan,  protein.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-01-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/12729</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v5i1.12729</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 5, No 1 (2020): Januari</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/12729/8919</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>