Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Perbandingan Laju Pertumbuhan Kappaphycus alvarezii yang Dipelihara pada Media Horinet dan Media Longnet

Jurnal Media Akuatika · Vol. 6 No. 1 (2021) · pp. 19–30

DOI
10.33772/jma.v6i1.15562
ISSN
2503-4324
Published
2021-01-27
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan komoditas ekspor yang saat ini banyak dibudidayakan oleh masyarakat pesisir, namun dalam kegiatan budidayanya menghadapi permasalahan dalam hasil pertumbuhan produksi bibit yang diperoleh. Olehnya, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan laju pertumbuhan K. alvarezii yang dipelihara dengan menggunakan media berbeda yaitu horinet dan longnet, di Perairan Pantai Lakeba, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan yaitu metode ikat dengan menggunakan media horinet dan media longnet. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan spesifik tiap minggu mengalami penurunan baik pada media horinet maupun longnet, nilai rata-rata diperoleh tertinggi pada pemeliharaan dalam media horinet 3,77% dan terendah pada longnet sebesar 3,30%. Sedangkan pertumbuhan mutlak dalam setiap minggu rata-rata tertinggi diperoleh untuk media horinet 74,95 g dan terendah pada media longnet diperoleh 58,3 g. Parameter yang berpengaruh secara signifikan terhadap pertunbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik rumput laut K. alvarezii yang dipelihara pada media horinet dan longnet adalah kecepatan arus. Sedangkan parameter yang tidak berpengaruh secara signifikan adalah suhu, salinitas, pH, fosfat, nitrat.Kata Kunci: Kappaphycus alvarezii, Metode Horinet, Metode Longnet, Pertumbuhan, Laju Pertumbuhan Spesifik

Collaboration network of the authors

40 authors · 92 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Jordan University of Science and Technology
  • Ministry of Marine Affairs and Fisheries
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo5
Nur IrawatiAffiliation unknown4
- NurdianaAffiliation unknown3
Andi Irwan NurAffiliation unknown3
Halili HaliliUniversitas Halu Oleo3
Salwiyah SalwiyahAffiliation unknown3
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown3
La Onu La OlaAffiliation unknown2
Salwiyah SAffiliation unknown2
Taswin MunierAffiliation unknown2
Ode MursalimAffiliation unknown2
La Ode Kadir HusainAffiliation unknown2
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Wardha JalilAffiliation unknown1
Rahmad Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
Isman Septian IsmailMinistry of Marine Affairs and Fisheries1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Wilda Purnama SariAffiliation unknown1
Agus RianoAffiliation unknown1
Wa IbaUniversitas Halu Oleo1
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown1
Nova IndrianaAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
La Ode Muhammad AslanAffiliation unknown1
Mardin MardinAffiliation unknown1
Marsella Rifiana Vean HasanAffiliation unknown1
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo1
Dodi Efendi BuamonaAffiliation unknown1
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown1
Tiyana TiyanaAffiliation unknown1
Ariskanti AriskantiAffiliation unknown1
Wanti WantiAffiliation unknown1
Faisal Idul DarhinAffiliation unknown1
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo1
Oce AstutiAffiliation unknown1
Dania DaniaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perbandingan Laju Pertumbuhan Kappaphycus alvarezii yang Dipelihara pada Media Horinet dan Media Longnet</dc:title>
	<dc:creator>Chayani R, Dita Pramesti</dc:creator>
	<dc:creator>Ruslaini, Ruslaini</dc:creator>
	<dc:creator>Kasim, Ma’ruf</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan komoditas ekspor yang saat ini banyak dibudidayakan oleh masyarakat pesisir, namun dalam kegiatan budidayanya menghadapi permasalahan dalam hasil pertumbuhan produksi bibit yang diperoleh. Olehnya, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan laju pertumbuhan K. alvarezii yang dipelihara dengan menggunakan media berbeda yaitu horinet dan longnet, di Perairan Pantai Lakeba, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan yaitu metode ikat dengan menggunakan media horinet dan media longnet. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan spesifik tiap minggu mengalami penurunan baik pada media horinet maupun longnet, nilai rata-rata diperoleh tertinggi pada pemeliharaan dalam media horinet 3,77% dan terendah pada longnet sebesar 3,30%. Sedangkan pertumbuhan mutlak dalam setiap minggu rata-rata tertinggi diperoleh untuk media horinet 74,95 g dan terendah pada media longnet diperoleh 58,3 g. Parameter yang berpengaruh secara signifikan terhadap pertunbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik rumput laut  K. alvarezii yang dipelihara pada media horinet dan longnet adalah kecepatan arus. Sedangkan parameter yang tidak berpengaruh secara signifikan adalah suhu, salinitas, pH, fosfat, nitrat.Kata Kunci: Kappaphycus alvarezii, Metode Horinet, Metode Longnet, Pertumbuhan, Laju Pertumbuhan Spesifik</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US">JURUSAN BUDIDAYA PERAIRAN, FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN,UNIVERSITAS HALU OLEO</dc:contributor>
	<dc:date>2021-01-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/15562</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v6i1.15562</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 6, No 1 (2021): Januari; 19-30</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/15562/14282</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/downloadSuppFile/15562/2221</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>