Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Sumber Protein yang Berbeda Sebagai Bahan Pakan Buatan Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Rajungan (Portunus pelagicus)

Jurnal Media Akuatika · Vol. 4 No. 4 (2019)

DOI
10.33772/jma.v4i4.10546
ISSN
2503-4324
Published
2019-10-29
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan kelangsungan hidup rajungan yang diberi pakan buatan dengan sumber protein yang berbeda (tepung ikan (TI), tepung kepala udang (TKU), dan tepung keong bakau (TKB). Tiga jenis pakan buatan dengan perbedaan persentasi sumber protein yaitu 26% TI + 20% TKU + 20% (Perlakuan A); 20 % TI +26% TKU + 20% TKB (Perlakuan B) dan 20% TI +20% TKU + 26% TKB (Perlakuan C) diujikan pada 24 ekor rajungan (bobot awal ± 30-54 g) yang dipelihara pada kantung jaring apung. Pemeliharaan dilakukan selama 60 hari dengan frekuensi pemberian pakan sebanyak 2 kali sehari yaitu pada jam 5 sore dan jam 10 malam. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, panjang dan lebar karapaks serta tingkat kelangsungan hidup rajungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pertumbuhan bobot mutlak rajungan berkisar antara 5,91-17,11 g. Pertumbuhan panjang karapaks rajungan berkisar antara 0,37-0,52 cm dan lebar karapaks sebesar 0,32 cm. Tingkat kelangsungan hidup rajungan pada semua perlakuan adalah 100%. Hasil analisa anova menunjukkan bahwa kombinasi sumber protein TI, TKU dan TKB dalam pakan bautan memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik, tetapi tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap panjang dan lebar karapaks serta tingkat kelangsungan hidup rajungan.Kata kunci: Kombinasi sumber protein, pakan buatan, pertumbuhan dan kelangsungan hidup rajungan

Collaboration network of the authors

40 authors · 104 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Papua
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo25
Oce AstutiAffiliation unknown8
. YusnainiAffiliation unknown7
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo5
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo4
Wa IbaUniversitas Halu Oleo4
Abdul M. BalubiAffiliation unknown2
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown2
Edi EdiAffiliation unknown2
Ruslaini RuslainiAffiliation unknown2
Ahmad RiyadiUniversitas Sulawesi Tenggara2
Parma Hadi RantelinggiUniversitas Papua1
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Jon DahlanUniversitas Halu Oleo1
Waode MushaffaAffiliation unknown1
Wellem Henrik MuskitaUniversitas Halu Oleo1
Anshar AnsharAffiliation unknown1
Sulastri IlyasUniversitas Halu Oleo1
Erick Arjuna ArisUniversitas Halu Oleo1
Ayub M. PadangaranAffiliation unknown1
Musarlin MusarlinAffiliation unknown1
Armin .Affiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
. RusminaAffiliation unknown1
. MustakimAffiliation unknown1
Siti ManfusAffiliation unknown1
Putri AndrianiAffiliation unknown1
. SatriaAffiliation unknown1
Yulina YulinaAffiliation unknown1
Rani RaniAffiliation unknown1
Wellem Hendrik MuskitaAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Wa Ode Mutia IndahAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
. FaridaAffiliation unknown1
Wahidin AkbarAffiliation unknown1
Tiyana TiyanaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Sumber Protein yang Berbeda Sebagai Bahan Pakan Buatan Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Rajungan (Portunus pelagicus)</dc:title>
	<dc:creator>Saputra, Eka</dc:creator>
	<dc:creator>Hamzah, Muhaimin</dc:creator>
	<dc:creator>Muskita, Wellem H.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan kelangsungan hidup rajungan yang diberi pakan buatan dengan  sumber protein yang berbeda (tepung ikan (TI), tepung kepala udang (TKU), dan tepung  keong bakau (TKB). Tiga jenis pakan buatan dengan perbedaan persentasi sumber protein yaitu 26% TI + 20% TKU + 20% (Perlakuan A); 20 % TI +26% TKU + 20% TKB (Perlakuan B) dan 20% TI +20% TKU + 26% TKB (Perlakuan C) diujikan pada 24 ekor rajungan (bobot awal ± 30-54 g) yang dipelihara pada kantung jaring apung. Pemeliharaan dilakukan selama 60 hari dengan frekuensi pemberian pakan sebanyak 2 kali sehari yaitu pada jam 5 sore dan jam 10 malam. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, panjang dan lebar karapaks serta tingkat kelangsungan hidup rajungan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa  nilai rata-rata pertumbuhan bobot mutlak  rajungan berkisar antara 5,91-17,11 g.  Pertumbuhan panjang karapaks rajungan  berkisar antara 0,37-0,52 cm dan lebar karapaks sebesar 0,32 cm. Tingkat kelangsungan hidup rajungan pada semua perlakuan adalah 100%.  Hasil analisa anova menunjukkan bahwa kombinasi sumber protein TI, TKU dan TKB dalam pakan bautan  memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik, tetapi tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap panjang dan lebar karapaks serta tingkat kelangsungan hidup rajungan.Kata kunci: Kombinasi sumber protein, pakan buatan, pertumbuhan dan kelangsungan hidup rajungan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-10-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/10546</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v4i4.10546</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 4, No 4: Oktober</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v4i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/10546/7404</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>