Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Perbandingan Waktu Pemulihan Rumput Laut Kappaphycus alvarezii, (Doty 1985) yang Mengalami Kerusakan Akibat Gigitan Ikan Herbivora yang Dipelihara dalam Jaring Kotak dan Dinding Jaring

Jurnal Media Akuatika · Vol. 6 No. 4 (2021) · pp. 154–165

DOI
10.33772/jma.v6i4.18382
ISSN
2503-4324
Published
2021-10-18
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Salah satu kendala budidaya rumput laut adalah tingginya pemangsaan hama, maka media yang digunakan diharapkan dapat meningkatkan produksi rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan waktu pemulihan thallus rumput laut yang mengalami kerusakan akibat gigitan ikan herbivora pada jenis K. alvarezii dan mengetahui laju pertumbuhan spesifik rumput laut yang dipelihara pada jaring kotak dan dinding jaring. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November-Desember 2019, bertempat di perairan Pantai Lakeba Kota Bau-Bau, Provinsi Sulawesi Tenggara. Rancangan penelitian ini terdiri atas 2 perlakuan yaitu menggunakan jaring kotak dan dinding jaring serta 10 ulangan.Sampel yang digunakan yaitu bibit thallus rumput laut K. alvarezii, diamati menggunakan mikroskop digital dan dianalisis menggunakan uji-t (Independent sample t-test) dengan bantuan SPSS versi. 24 dengan taraf kepercayaan 95%. Parameter yang diamati adalah pemulihan thallus rumput laut,(LPS), parameter kualitas air dan hubungan antara LPS dan parameter kualitas air. Hasil yang diperoleh pemulihan thallus rumput laut pada jaring kotak lebih cepat yaitu (11 hari) masa pemeliharaan dibandingkan dinding jaring yaitu (15 hari) masa pemeliharaan. LPS tertinggi pada jaring kotak yaitu pekan ke-1 sebesar 7,00% dan terendah pekan ke-6 sebesar 3,13% sedangkan LPS tertinggi pada dinding jaring yaitu pekan ke-1 sebesar 6,61% dan terendah pekan ke-6 sebesar 2.95%. Hasil analisis menunjukan bahwa (LPS) berbeda nyata antara kedua perlakuan.Kata Kunci: K. alvarezii, pemulihan, pertumbuhan, jaring kotak, dinding jaring

Collaboration network of the authors

40 authors · 100 co-authorship links · 5 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Makassar
  • Jordan University of Science and Technology
  • Ministry of Marine Affairs and Fisheries
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo7
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo6
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo4
Nur IrawatiAffiliation unknown4
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown3
Ruslaini RuslainiAffiliation unknown3
- NurdianaAffiliation unknown3
Andi Irwan NurAffiliation unknown3
Halili HaliliUniversitas Halu Oleo3
Salwiyah SalwiyahAffiliation unknown3
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown3
Wa IbaUniversitas Halu Oleo2
Oce AstutiAffiliation unknown2
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo2
Kadir SabiluAffiliation unknown2
. YusnainiAffiliation unknown2
Abdul H. SaritaAffiliation unknown2
La Onu La OlaAffiliation unknown2
Salwiyah SAffiliation unknown2
Taswin MunierAffiliation unknown2
Rahmad Sofyan PatadjaiAffiliation unknown2
. EmiyartiAffiliation unknown2
Mulyadi MulyadiAffiliation unknown1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Khaidhar Ma’rufUniversitas Halu Oleo1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
Utama K. PangerangAffiliation unknown1
Rahmad S. PatadjaiAffiliation unknown1
Emand Syapriawan TolanamyUniversitas Halu Oleo1
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Wardha JalilAffiliation unknown1
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Isman Septian IsmailMinistry of Marine Affairs and Fisheries1
Waode MushaffaAffiliation unknown1
Ismi Musdalifah DarsanUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perbandingan Waktu Pemulihan Rumput Laut Kappaphycus alvarezii, (Doty 1985) yang Mengalami Kerusakan Akibat Gigitan Ikan Herbivora yang Dipelihara dalam Jaring Kotak dan Dinding Jaring</dc:title>
	<dc:creator>Buamona, Dodi Efendi</dc:creator>
	<dc:creator>Nur, Indriyani</dc:creator>
	<dc:creator>Kasim, Ma'ruf</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Salah satu kendala budidaya rumput laut adalah tingginya pemangsaan hama, maka media yang digunakan diharapkan dapat meningkatkan produksi rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan waktu pemulihan thallus rumput laut yang mengalami kerusakan akibat gigitan ikan herbivora pada jenis K. alvarezii dan mengetahui laju pertumbuhan spesifik rumput laut yang dipelihara pada jaring kotak dan dinding jaring. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November-Desember 2019, bertempat di perairan Pantai Lakeba Kota Bau-Bau, Provinsi Sulawesi Tenggara. Rancangan penelitian ini terdiri atas 2 perlakuan yaitu menggunakan jaring kotak dan dinding jaring serta 10 ulangan.Sampel yang digunakan yaitu bibit thallus rumput laut K. alvarezii, diamati menggunakan mikroskop digital dan dianalisis menggunakan uji-t (Independent sample t-test) dengan bantuan SPSS versi. 24 dengan taraf kepercayaan 95%. Parameter yang diamati adalah pemulihan thallus rumput laut,(LPS), parameter kualitas air dan hubungan antara LPS dan parameter kualitas air. Hasil yang diperoleh pemulihan thallus rumput laut pada jaring kotak lebih cepat yaitu (11 hari) masa pemeliharaan dibandingkan dinding jaring yaitu (15 hari) masa pemeliharaan. LPS tertinggi pada jaring kotak yaitu pekan ke-1 sebesar 7,00% dan terendah pekan ke-6 sebesar 3,13% sedangkan LPS tertinggi pada dinding jaring yaitu pekan ke-1 sebesar 6,61% dan terendah pekan ke-6 sebesar 2.95%. Hasil analisis menunjukan bahwa (LPS) berbeda nyata antara kedua perlakuan.Kata Kunci: K. alvarezii, pemulihan, pertumbuhan, jaring kotak, dinding jaring</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/18382</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v6i4.18382</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 6, No 4 (2021): Oktober; 154-165</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v6i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/18382/13085</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>