Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Studi Kombinasi Tepung Kepala Ikan Peperek, Tepung Burungo, dan Tepung Kepala Udang terhadap Pertumbuhan Post Larva Udang Windu (Penaeus monodon)

Jurnal Media Akuatika · Vol. 2 No. 1 (2017)

DOI
10.33772/jma.v2i1.4322
ISSN
2503-4324
Published
2017-03-09
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian tentang studi kombinasi tepung kepala ikan peperek, tepung burungo, dan tepung udang terhadap pertumbuhan post larva udang windu telah dilakukan selama 42 hari di Balai Benih Perikanan (BBP) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi tepung kepala ikan peperek, tepung burungo, dan tepung kepala udang terhadap pertumbuhan post larva udang windu (Penaeus monodon).Penelitian didesain dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan.Perlakuan yang diterapkan adalah perlakuan A (25% TI + 15 % TKU); perlakuan B (25 % TI + 15 % TB); perlakuan; C (25 % TI + 15 % TIKP); perlakuan D (25 % TI + 5% TKU + 5% TB +5 % TIKP). Hewan uji yang digunakan adalah post larva udang windu dengan bobot rata-rata 0,044 g. wadah perlakuan adalah stirofoam berukuran 27x40x46 cm. Post larva dipelihara selama 42 hari. Selama pemelihraan post larava udang windu diberi pakan sesuai perlakuan dengan frekuensi lima kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi tepung kepala ikan peperek, tepung burungo, dan tepung kepala udang tidak memberikan pengaruh yang berbeda terhadap Pertumbuhan Mutlak (PM), Laju Pertumbuhan Spesifik (LPS), Rasio Konversi Pakan (FCR), Retensi Protein (RP), Retensi Lemak (RL) serta Kelangsungan Hidup (KH). Nilai PM pada penelitian ini berkisar antara 0,01-0,24g, LPS berkisar antara 2,51-3,81%, FCR berkisar antara 3,02-4,79, RP berkisar antara 10,72-19,28%, RL berkisar antara 11,21-15,90%, dan KH berkisar antara 60-73,33%.Kata kunci: Kepala ikan peperek, Tepung Burungo, Tepung Kepala Udang, Pertumbuhan, Panaeus monodon

Collaboration network of the authors

40 authors · 96 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo20
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown14
Oce AstutiAffiliation unknown6
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo6
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo4
Wa IbaUniversitas Halu Oleo3
Abdul M. BalubiAffiliation unknown3
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown2
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Jon DahlanUniversitas Halu Oleo1
Waode MushaffaAffiliation unknown1
Wellem Henrik MuskitaUniversitas Halu Oleo1
Anshar AnsharAffiliation unknown1
Sulastri IlyasUniversitas Halu Oleo1
Erick Arjuna ArisUniversitas Halu Oleo1
Ayub M. PadangaranAffiliation unknown1
Musarlin MusarlinAffiliation unknown1
Muhammad RamliAffiliation unknown1
Muh. RivaldyAffiliation unknown1
Baru SadarunAffiliation unknown1
. DeniroAffiliation unknown1
Irwan J. EffendyAffiliation unknown1
Tri S.P. BaneAffiliation unknown1
Armin .Affiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
. RusminaAffiliation unknown1
La SuriadiAffiliation unknown1
Nurfati BaaluAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
. MustakimAffiliation unknown1
Edi EdiAffiliation unknown1
Siti ManfusAffiliation unknown1
Putri AndrianiAffiliation unknown1
Hamzan WadiAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Anci LawaoAffiliation unknown1
. SatriaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi Kombinasi Tepung Kepala Ikan Peperek, Tepung Burungo, dan Tepung Kepala Udang terhadap Pertumbuhan Post Larva Udang Windu  (Penaeus monodon)</dc:title>
	<dc:creator>Farida, .</dc:creator>
	<dc:creator>Hamzah, Muhaimin</dc:creator>
	<dc:creator>Yusnaini, .</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian tentang studi kombinasi tepung kepala ikan peperek, tepung burungo, dan tepung udang terhadap pertumbuhan post larva udang windu telah dilakukan selama 42 hari di Balai Benih Perikanan (BBP) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi tepung kepala ikan peperek, tepung burungo, dan tepung kepala udang terhadap pertumbuhan post larva udang windu (Penaeus monodon).Penelitian didesain dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan.Perlakuan yang diterapkan adalah perlakuan A (25% TI + 15 % TKU); perlakuan B (25 % TI + 15 % TB); perlakuan; C (25 % TI + 15 % TIKP); perlakuan D (25 % TI + 5% TKU + 5% TB +5 % TIKP). Hewan uji yang digunakan adalah post larva udang windu dengan bobot rata-rata 0,044 g. wadah perlakuan adalah stirofoam berukuran 27x40x46 cm. Post larva dipelihara selama 42 hari. Selama pemelihraan post larava udang windu diberi pakan sesuai perlakuan dengan frekuensi lima kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi tepung kepala ikan peperek, tepung burungo, dan tepung kepala udang tidak memberikan pengaruh yang berbeda terhadap Pertumbuhan Mutlak (PM), Laju Pertumbuhan Spesifik (LPS), Rasio Konversi Pakan (FCR), Retensi Protein (RP), Retensi Lemak (RL) serta Kelangsungan Hidup (KH). Nilai PM pada penelitian ini berkisar antara 0,01-0,24g, LPS berkisar antara 2,51-3,81%, FCR berkisar antara 3,02-4,79, RP berkisar antara 10,72-19,28%, RL berkisar antara 11,21-15,90%, dan KH berkisar antara 60-73,33%.Kata kunci: Kepala ikan peperek, Tepung Burungo, Tepung Kepala Udang, Pertumbuhan, Panaeus monodon</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-03-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/4322</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v2i1.4322</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 2, No 1: Januari</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/4322/3344</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>