Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Studi Perkembangan Tingkat Kematngan Gonad (TKG) II ke III Induk Jantan dan Betina Abalon (Haliotis asinina) dengan Pemberian Pakan Makroalga Berbeda yang Dipelihara Pada Sistem Raceway

Jurnal Media Akuatika · Vol. 4 No. 1 (2019)

DOI
10.33772/jma.v4i1.6380
ISSN
2503-4324
Published
2019-01-30
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan Gracillaria verrucosa dan G. arcuata terhadap waktu matang gonad pada induk abalon jantan dan betina H. asinina yang dipelihara pada system Raceway. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November-Desember 2016 selama 48 hari bertempat di Hatchery Abalon PT. Sumber Laut Nusantara kerjasama LP2T-SPK, Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Faktorial. Faktor yang di uji yaitu: (1) induk abalon dengan jenis kelamin berbeda (ukuran 6-7cm), (2) jenis pakan berbeda, yakni G. verrucosa dan G. arcuata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu yang dibutuhkan induk abalon jantan dan betina (H. asinina) untuk mencapai matang gonad (dari TKG II hingga TKG III) pada perlakuan JA (induk jantan dengan pakan G. verrucosa) adalah 42 hari, pada perlakuan BA (induk betina dengan pakan G. verrucosa) adalah 42 hari, pada perlakuan JB (induk jantan dengan pakan G. arcuata) adalah 39 hari, dan pada perlakuan BB (induk betina dengan pakan G. arcuata) selama 40 hari. Sementara nilai rata-rata konsumsi pakan harian pada induk betina yang diberi pakan G. arcuata yaitu 16.67 g/hari dan induk abalon betina yang diberi pakan G. verrucosa yaitu 14.67 g/hari, lalu induk abalon jantan yang diberi pakan G. verrucosa 11.93 g/hari dan induk abalon jantan yang diberi pakan G. arcuata yaitu 8.48 g/hari. Pemberian pakan makroalga (G. verrucosa dan G. arcuata) tidak memberikan pengaruh yang berbeda terhadap waktu matang gonad induk jantan dan betina abalon (H. asinina) yang dipelihara pada sistem Raceway. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencapai TKG II ke III induk abalon jantan dan betina abalon, dapat diberikan pakan G. verrucosa dan G. arcuataKata kunci: Induk abalon, Konsumsi pakan, TKG, Sistem raceway

Collaboration network of the authors

40 authors · 107 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo15
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown10
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo8
Oce AstutiAffiliation unknown8
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo7
. YusnainiAffiliation unknown5
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo3
Abdul M. BalubiAffiliation unknown3
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown2
Irwan J. EffendyAffiliation unknown2
Wa IbaUniversitas Halu Oleo2
Ermayanthi IshakAffiliation unknown1
Muhtar PranotoAffiliation unknown1
Abdul MajidUniversitas Halu Oleo1
Muhammad IdrisUniversitas Halu Oleo1
Jon DahlanUniversitas Halu Oleo1
Wellem Henrik MuskitaUniversitas Halu Oleo1
Anshar AnsharAffiliation unknown1
Santi SantiAffiliation unknown1
Sulastri IlyasUniversitas Halu Oleo1
Azuka B. YuukannaAffiliation unknown1
Sukriawan SukriawanAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
La SuriadiAffiliation unknown1
Nurfati BaaluAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Kasrun IjalAffiliation unknown1
Husni Dilla AstariAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Waode MuliatiAffiliation unknown1
Edi EdiAffiliation unknown1
Siti ManfusAffiliation unknown1
Putri AndrianiAffiliation unknown1
Abdul khalikAffiliation unknown1
Anwar AnwarAffiliation unknown1
Anci LawaoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi Perkembangan Tingkat Kematngan Gonad (TKG) II ke III Induk Jantan dan Betina Abalon (Haliotis asinina) dengan Pemberian Pakan Makroalga Berbeda yang Dipelihara Pada Sistem Raceway</dc:title>
	<dc:creator>Mulki, Rasak</dc:creator>
	<dc:creator>Kurnia, Agus</dc:creator>
	<dc:creator>Idris, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Effendy, Irwan Junaidi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan Gracillaria verrucosa dan G. arcuata terhadap waktu matang gonad pada induk abalon jantan dan betina H. asinina yang dipelihara pada system Raceway. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November-Desember 2016 selama 48 hari bertempat di Hatchery Abalon PT. Sumber Laut Nusantara kerjasama LP2T-SPK, Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Faktorial. Faktor yang di uji yaitu: (1) induk abalon dengan jenis kelamin berbeda (ukuran 6-7cm), (2) jenis pakan berbeda, yakni G. verrucosa dan G. arcuata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu yang dibutuhkan induk abalon jantan dan betina (H. asinina) untuk mencapai matang gonad (dari TKG II hingga TKG III) pada perlakuan JA (induk jantan dengan pakan G. verrucosa) adalah 42 hari, pada perlakuan BA (induk betina dengan pakan G. verrucosa) adalah 42 hari, pada perlakuan JB (induk jantan dengan pakan G. arcuata) adalah 39 hari, dan pada perlakuan BB (induk betina dengan pakan G. arcuata) selama 40 hari. Sementara nilai rata-rata konsumsi pakan harian pada induk betina yang diberi pakan G. arcuata yaitu 16.67 g/hari dan induk abalon betina yang diberi pakan G. verrucosa yaitu 14.67 g/hari, lalu induk abalon jantan yang diberi pakan G. verrucosa 11.93 g/hari dan induk abalon jantan yang diberi pakan G. arcuata yaitu 8.48 g/hari. Pemberian pakan makroalga (G. verrucosa dan G. arcuata) tidak memberikan pengaruh yang berbeda terhadap waktu matang gonad induk jantan dan betina abalon (H. asinina) yang dipelihara pada sistem Raceway. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencapai TKG II ke III induk abalon jantan dan betina abalon, dapat diberikan pakan G. verrucosa dan G. arcuataKata kunci : Induk abalon, Konsumsi pakan, TKG, Sistem raceway</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-01-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/6380</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v4i1.6380</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 4, No 1: Januari</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/6380/18504</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>