Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Deteksi Megalocytivirus Pada Ikan Capungan (Pterapogon kauderni) Di Perairan Teluk Kota Kendari Menggunakan Metode Polymerase Chain Reaction Berdasarkan Gen Major Capsid Protein

Jurnal Media Akuatika · Vol. 4 No. 3 (2019)

DOI
10.33772/jma.v4i3.9751
ISSN
2503-4324
Published
2019-07-25
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Megalocytivirus adalah salah satu kelompok dalam Iridoviridae yang dapat menyebabkan infeksi sistemik pada berbagai spesies ikan air tawar dan laut baik dari hasil budidaya maupun hasil tangkapan alam. Salah satu metode terkini yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan virus tersebut pada ikan adalah metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan infeksi Megalocytivirus pada ikan capungan (P. kauderni) hasil tangkapan alam, salah satu ikan hias air laut yang sangat diperdagangkan, berasal dari perairan Teluk Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Sampel ikan dikumpulkan dari tiga lokasi berbeda yaitu Desa Bungkotoko (B), Tapulaga (T) dan Tanjung Tiram (R). Deteksi virus dilakukan dengan pengambilan organ target pada sampel ikan yaitu ginjal, hati, dan insang selanjutnya dilakukan amplifikasi sekuen target gen MCP sepanjang 1360 base pair (bp). Pada gel elektroforesis menunjukkan hasil negatif pada keseluruhan sampel uji yang ditandai dengan tidak munculnya pita DNA sepanjang 1360 bp, kecuali pada kontrol positif. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa ikan capungan (P. kauderni) hasil tangkapan alam dalam penelitian ini terbebas dari infeksi Megalocytivirus.Kata kunci: Ikan capungan, Deteksi Megalocytivirus, PCR, gen MCP

Collaboration network of the authors

40 authors · 100 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo9
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo8
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo4
Wa IbaUniversitas Halu Oleo3
Muhammad RamliAffiliation unknown2
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown2
Oce AstutiAffiliation unknown2
Kadir SabiluAffiliation unknown2
. YusnainiAffiliation unknown2
Abdul H. SaritaAffiliation unknown2
Mulyadi MulyadiAffiliation unknown1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Khaidhar Ma’rufUniversitas Halu Oleo1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
Utama K. PangerangAffiliation unknown1
Rahmad S. PatadjaiAffiliation unknown1
Emand Syapriawan TolanamyUniversitas Halu Oleo1
Rahmad Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Waode MushaffaAffiliation unknown1
Ismi Musdalifah DarsanUniversitas Halu Oleo1
Santi SantiAffiliation unknown1
Linianti LiniantiAffiliation unknown1
Maulidiyah MaulidiyahAffiliation unknown1
Erick Arjuna ArisUniversitas Halu Oleo1
Putu ArimbawaAffiliation unknown1
Weka Gusmiarty AbdullahUniversitas Halu Oleo1
La Ode Santiaji BandeUniversitas Halu Oleo1
Mursalim MursalimAffiliation unknown1
Muhammad ArbaAffiliation unknown1
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown1
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown1
Haslianti HasliantiAffiliation unknown1
Rahmadani RahmadaniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Deteksi Megalocytivirus Pada Ikan Capungan (Pterapogon kauderni) Di Perairan Teluk Kota Kendari Menggunakan Metode Polymerase Chain Reaction Berdasarkan Gen Major Capsid Protein</dc:title>
	<dc:creator>., Yusliansyah</dc:creator>
	<dc:creator>Nur, Indriyani</dc:creator>
	<dc:creator>Abidin, La Ode Baytul</dc:creator>
	<dc:creator>., Megawati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Megalocytivirus adalah salah satu kelompok dalam Iridoviridae yang dapat menyebabkan infeksi sistemik pada berbagai spesies ikan air tawar dan laut baik dari hasil budidaya maupun hasil tangkapan alam. Salah satu metode terkini yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan virus tersebut pada ikan adalah metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan infeksi Megalocytivirus pada ikan capungan (P. kauderni) hasil tangkapan alam, salah satu ikan hias air laut yang sangat diperdagangkan, berasal dari perairan Teluk Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Sampel ikan dikumpulkan dari tiga lokasi berbeda yaitu Desa Bungkotoko (B), Tapulaga (T) dan Tanjung Tiram (R). Deteksi virus dilakukan dengan pengambilan organ target pada sampel ikan yaitu ginjal, hati, dan insang selanjutnya dilakukan amplifikasi sekuen target gen MCP sepanjang 1360 base pair (bp). Pada gel elektroforesis menunjukkan hasil negatif pada keseluruhan sampel uji yang ditandai dengan tidak munculnya pita DNA sepanjang 1360 bp, kecuali pada kontrol positif. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa ikan capungan (P. kauderni) hasil tangkapan alam dalam penelitian ini terbebas dari infeksi Megalocytivirus.Kata kunci : Ikan capungan, Deteksi Megalocytivirus, PCR, gen MCP</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-07-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/9751</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v4i3.9751</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 4, No 3: Juli</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/9751/6891</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>