Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pertumbuhan Eucheuma denticulatum Berdasarkan Kedalaman Yang Dipelihara Dengan Metode Vertinet

Jurnal Media Akuatika · Vol. 7 No. 1 (2022) · pp. 7–16

DOI
10.33772/jma.v7i1.17479
ISSN
2503-4324
Published
2022-01-15
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan E. denticulatum terhadap kedalaman berbeda yang dibudidayakan dengan metode vertinet dan pengaruh parameter kualitas air terhadap pertumbuhan E. denticulatum yang dipelihara dengan kedalaman yang berbeda. Penelitin ini dilaksanakan pada bulan November-Desember 2019 yang bertempat di perairan Pantai Lakeba Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) di mana terdiri dari 3 perlakuan dan 27 ulangan individu yakni perlakuan A (kedalaman 30 cm), perlakuan B (kedalaman 40 cm) dan perlakuan C (kedalaman 50 cm) dengan berat awal rumput laut 20 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan spesifik perlakuan A 3,74% perhari, perlakuan B 3,71% perhari dan perlakuan C 3,94% perhari. Hasil pengukuran parameter kualitas air menunjukkan bahwa kualitas air di lokasi penelitian masih dalam kisaran toleransi untuk pertumbuhan rumput laut E. denticulatum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa E. denticulatum yang dipelihara dengan metode vertinet memiliki laju pertumbuhan spesifik yang baik yaitu lebih dari 3% perhari. Semakin dalam bibit E. denticulatum diletakkan dalam perairan maka pertumbuhan E. denticulatum semakin rendah. Kualitas air dapat mempengaruhi pertumbuhan E. denticulatum terutama pada parameter fosfat, nitrat dan salinitas. Kata Kunci: Kedalaman air laut, Vertinet, pertumbuhan rumput laut Eucheuma denticulatum

Collaboration network of the authors

40 authors · 92 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Jordan University of Science and Technology
  • Ministry of Marine Affairs and Fisheries
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo5
Nur IrawatiAffiliation unknown4
- NurdianaAffiliation unknown3
Andi Irwan NurAffiliation unknown3
Halili HaliliUniversitas Halu Oleo3
Salwiyah SalwiyahAffiliation unknown3
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown3
La Onu La OlaAffiliation unknown2
Salwiyah SAffiliation unknown2
Taswin MunierAffiliation unknown2
Dita Pramesti Chayani RAffiliation unknown2
La Ode Kadir HusainAffiliation unknown2
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Wardha JalilAffiliation unknown1
Rahmad Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
Isman Septian IsmailMinistry of Marine Affairs and Fisheries1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Wilda Purnama SariAffiliation unknown1
Agus RianoAffiliation unknown1
Wa IbaUniversitas Halu Oleo1
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown1
Nova IndrianaAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
La Ode Muhammad AslanAffiliation unknown1
Mardin MardinAffiliation unknown1
Marsella Rifiana Vean HasanAffiliation unknown1
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo1
Dodi Efendi BuamonaAffiliation unknown1
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown1
Tiyana TiyanaAffiliation unknown1
Ariskanti AriskantiAffiliation unknown1
Wanti WantiAffiliation unknown1
Faisal Idul DarhinAffiliation unknown1
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo1
Oce AstutiAffiliation unknown1
Dania DaniaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pertumbuhan Eucheuma denticulatum Berdasarkan Kedalaman Yang Dipelihara Dengan Metode Vertinet</dc:title>
	<dc:creator>Mursalim, Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Ruslaini, Ruslaini</dc:creator>
	<dc:creator>Kasim, Ma’ruf</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan E. denticulatum terhadap kedalaman berbeda yang dibudidayakan dengan metode vertinet dan pengaruh parameter kualitas air terhadap pertumbuhan E. denticulatum yang dipelihara dengan kedalaman yang berbeda. Penelitin ini dilaksanakan pada bulan November-Desember 2019 yang bertempat di perairan Pantai Lakeba Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) di mana terdiri dari 3 perlakuan dan 27 ulangan individu yakni perlakuan A (kedalaman 30 cm), perlakuan B (kedalaman 40 cm) dan perlakuan C (kedalaman 50 cm) dengan berat awal rumput laut 20 gram.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan spesifik perlakuan A 3,74% perhari, perlakuan B 3,71% perhari dan perlakuan C 3,94% perhari. Hasil pengukuran parameter kualitas air menunjukkan bahwa kualitas air di lokasi penelitian masih dalam kisaran toleransi untuk pertumbuhan rumput laut E. denticulatum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa E. denticulatum yang dipelihara dengan metode vertinet memiliki laju pertumbuhan spesifik yang baik yaitu lebih dari 3% perhari. Semakin dalam bibit E. denticulatum diletakkan dalam perairan maka pertumbuhan E. denticulatum semakin rendah. Kualitas air dapat mempengaruhi pertumbuhan E. denticulatum terutama pada parameter fosfat, nitrat dan salinitas. Kata Kunci : Kedalaman air laut, Vertinet, pertumbuhan rumput laut Eucheuma denticulatum</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-01-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/17479</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v7i1.17479</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 7, No 1 (2022): Januari; 7-16</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/17479/13884</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>